Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari : Pengertian, Gerhana Bulan, Gerhana Matahari

Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari : Pengertian, Gerhana Bulan, Gerhana Matahari

Wislahcom / Referensi / : Pernahkan kalian melihat gerhana bulan dan gerhana matahari? Kapan gerhana bulan dan gerhana matahari terjadi? Mengapa terjadi gerhana bulan dan gerhana matahari.

Masih bingung.

Simak penjelasan berikut ini : Pengertian Gerhana, Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari.


Pengertian Gerhana

Gerhana adalah penggelapan pada benda langit. Artinya, ketika sebuah benda langit bergerak di depan benda langit lainnya, maka cahayanya terhalang. Pada waktu inilah terjadi gerhana. Ada dua macam gerhana, yaitu gerhana bulan dan gerhana matahari.

Gerhana Bulan

Gerhana bulan terjadi ketika posisi Matahari, Bumi, dan Bulan berada pada satu garis lurus. Posisi Bumi ada di antara Matahari dan Bulan. Akibatnya, Bulan tidak memperoleh sinar matahari, karena terhalang oleh Bumi. Gerhana bulan terjadi pada malam hari.

Sumber Gambar : idschool

Dalam peredarannya mengelilingi Bumi, suatu saat Bulan dapat terhalang oleh adanya bayangan bumi. Akibatnya, Bulan tidak memperoleh cahaya matahari. Ada dua jenis bayangan bumi, yaitu bayangan inti (umbra) dan bayangan kabur (penumbra). Bayangan inti (umbra) adalah bayangan yang sama sekali tidak dilalui cahaya. Daerah ini benar-benar gelap. Sementara itu, bayangan kabur (penumbra) adalah bayangan yang masih dilalui cahaya. Bayangan ini mengelilingi bayangan umbra. Ada dua macam gerhana bulan. Ketika seluruh permukaan bulan melintasi bayangan bumi, maka akan terjadi gerhana bulan total. Tetapi, ketika hanya sebagian Bulan melintasi bayangan bumi, maka akan terjadi gerhana bulan sebagian.


Gerhana Matahari

Gerhana matahari terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi berada dalam satu garis lurus. Kedudukan Bulan berada di tengah-tengah, di antara Matahari dan Bumi. Gerhana matahari terjadi pada siang hari. Posisi Bulan yang berada di tengah menyebabkan terhalangnya sinar matahari pada sebagian permukaan bumi untuk beberapa saat. Daerah yang tidak terkena sinar matahari ini menjadi gelap, dan dikatakan mengalami gerhana matahari.

Gerhana matahari terjadi ketika bulan sedang berada dalam fase bulan baru, ketika Bulan diapit oleh Matahari dan Bumi.

Sumber Gambar : idschool

Ketika Bulan menutupi pancaran sinar matahari ke Bumi akan menyebabkan terjadinya gerhana matahari. Ada tiga macam gerhana matahari, yaitu:

Gerhana Matahari Total

Gerhana matahari total terjadi ketika Bulan menutupi sepenuhnya cahaya dari matahari. Gerhana matahari total dapat berlangsung selama 7 menit, namun rata-rata hanya sekitar 2,5 menit.

Gerhana Matahari Sebagian

Gerhana matahari sebagian terjadi ketika bulan hanya menutupi sebagian dari matahari. Peristiwa ini dapat dialami oleh pengamat di Bumi yang berada di daerah penumbra.

Gerhana Matahari Cincin

Para astronom mengamati bahwa permukaan bulan menjadi sangat dingin selama gerhana matahari. Gerhana matahari cincin terjadi pada saat Bulan berada pada posisi terjauh dari Bumi ketika gerhana matahari total terjadi. Akibatnya, gerhana tersebut tampak seperti cincin. Bentuk cincin ini terlihat karena Bulan hanya menutup bagian tengah Matahari, sehingga sekeliling Matahari tampak kilauan cahaya yang melingkar.

Related posts