Asmaul Husna Al-Muhyi | Pengertian Asmaul Husna Al-Muhyi | Ayat Al-Qur’an Asmaul Husna Al-Muhyi |
Pengertian Asmaul Husna Al-Muhyi
Kata Al-Muhyi berasal dari kata hayya yang berarti hidup. Dengan memperkenalkan Dirinya sebagai Al-Muhyi, Allah ingin menegaskan bahwa Dia berkuasa penuh untuk menghidupkan segala sesuatu.
Allah Al-Muhyi yang menghidupkan janin dalam rahim ibu yang penuh dengan kegelapan. Dia-lah yang menghidupkan kembali tulang-belulang yang telah hancur, kelak di hari Kebangkitan. Dia-lah yang menghidupkan kembali manusia dari kesesatan dengan memberikan petunjuk. Dia-lah yang menghidupkan kembali hati-hati yang telah mati. Dia-lah yang memberikan kehidupan penuh berkah bagi hamba-hamba-Nya yang beriman.
Ayat Al-Qur’an Asmaul Husna Al-Muhyi
Sifat Al-Muhyi ini antara lain terdapat dalam Al-Qur’an:
- Surat Ar-Rum Ayat 50
فَانْظُرْ اِلٰٓى اٰثٰرِ رَحْمَتِ اللّٰهِ كَيْفَ يُحْيِ الْاَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَاۗ اِنَّ ذٰلِكَ لَمُحْيِ الْمَوْتٰىۚ وَهُوَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Artinya : Maka perhatikanlah bekas-bekas rahmat Allah, bagaimana Allah menghidupkan bumi setelah mati (kering). Sungguh, itu berarti Dia pasti (berkuasa) menghidupkan yang telah mati. Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.
Ayat ini Menjelaskan bahwa Demikianlah cara Allah menurunkan hujan. Maka, perhatikanlah bekas-bekas rahmat Allah, berupa hujan, bagaimana Allah melalui air hujan itu menghidupkan bumi setelah mati atau kering. Sungguh, jika Allah mampu menghidupkan bumi yang sudah kering dengan air hujan, itu berarti Dia pasti berkuasa juga untuk menghidupkan manusia yang telah mati. Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.
- Surat Fussilat Ayat 39
وَمِنْ اٰيٰتِهٖٓ اَنَّكَ تَرَى الْاَرْضَ خَاشِعَةً فَاِذَآ اَنْزَلْنَا عَلَيْهَا الْمَاۤءَ اهْتَزَّتْ وَرَبَتْۗ اِنَّ الَّذِيْٓ اَحْيَاهَا لَمُحْيِ الْمَوْتٰى ۗاِنَّهٗ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Artinya : Dan sebagian dari tanda-tanda (kebesaran)-Nya, engkau melihat bumi itu kering dan tandus, tetapi apabila Kami turunkan hujan di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur. Sesungguhnya (Allah) yang menghidupkannya pasti dapat menghidupkan yang mati; sesungguhnya Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.
Ayat ini Menjelaskan bahwa Dan sebagian dari tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan-Nya adalah engkau melihat dengan kasat mata atau dengan pemikiran bumi itu kering dan tandus juga gersang dan mati, tetapi apabila Kami turunkan hujan dari langit di atas tanah yang kering dan tandus itu, niscaya dengan air hujan ia bergerak dan subur memberikan kehidupan, sehingga dapat ditumbuhi oleh tanam-tanaman yang sangat diperlukan oleh manusia dalam kehidupan. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya Allah-lah yang menghidupkannya, dan dengan demikian pasti Allah dapat menghidupkan yang mati; sesungguhnya Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.






