Asmaul Husna Al-Hafiz | Pengertian Asmaul Husna Al-Hafiz | Ayat Al-Qur’an Asmaul Husna Al-Hafiz |
Pengertian Asmaul Husna Al-Hafiz
Kata Al-Hafiz terambil dari akar kata hafazha yang terdiri dari tiga huruf yang mengandung makna “memelihara”, “melestarikan” serta “mengawasi”. Dari makna ini kemudian lahir makna “menghafal” karena yang menghafal memelihara dengan baik ingatannya.
Allah Al-Hafiz artinya Allah Maha Pemelihara dan Penjaga segala sesuatu, sehingga tidak ada yang luput dari pengawasan- Nya. Dengan berbagai ketentuan-Nya (sunatullah), alam semesta terpelihara dari kehancuran sampai waktu yang Allah tentukan. Allah memelihara dan menjaga makhluk-Nya untuk tetap berkembang biak dan memberikan sarana untuk bertahan dari kemusnahan. Allah memelihara manusia dengan memberikan berbagai sarana untuk dapat tetap bertahan hidup, sampai ajal menjemputnya. Allah juga memelihara manusia dari kesesatan dengan mengutus para Nabi dan menurunkan kitab suci sebagai pedoman. Allah memelihara kehidupan manusia agar dapat hidup dengan damai dan penuh kasih sayang, dengan berbagai aturan yang tertuang dalam syariat-Nya.
Ayat Al-Qur’an Asmaul Husna Al-Hafiz
Sifat Al-Hafiz ini antara lain terdapat dalam Al-Qur’an:
- Surat Saba Ayat 21
وَمَا كَانَ لَهٗ عَلَيْهِمْ مِّنْ سُلْطَانٍ اِلَّا لِنَعْلَمَ مَنْ يُّؤْمِنُ بِالْاٰخِرَةِ مِمَّنْ هُوَ مِنْهَا فِيْ شَكٍّ ۗوَرَبُّكَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ حَفِيْظٌ
Artinya : Dan tidak ada kekuasaan (Iblis) terhadap mereka, melainkan hanya agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya akhirat dan siapa yang masih ragu-ragu tentang (akhirat) itu. Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu.
Ayat ini menjelaskan tentang alasan Allah memberi Iblis kesempatan untuk menjerumuskan manusia ke dalam kesesatan adalah untuk menguji keimanan manusia. Dan tidak ada kekuasaan bagi Iblis terhadap mereka, yakni anak-cucu Nabi Adam, melainkan hanya agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya akhirat dan siapa yang masih ragu-ragu tentang akhirat itu. Dan Tuhanmu Maha






