Tafsir Tahlili, Pengertian, Contoh, Kelebihan dan Kekurangan

Tafsir Tahlili, Pengertian, Contoh, Kelebihan dan Kekurangan

Tafsir Tahlili | Pengertian Tafsir Tahlili | Kelebihan dan Kekurangan Tafsir Tahlili  | Contoh-Contoh Kitab Tafsir Tahlili  |

Pengertian Tafsir Tahlili

Lafadz Tahlili berasal dari bahasa Arab, Hallala yuhallilu tahliilan ( يحلل حلل تحليال) yang berarti menganalisa atau mengurai. Tafsir Tahlili yaitu tafsir Al-Qur’an berdasarkan urutan ayat dan surat yang terdapat dalam mushaf dengan cara menganalisa setiap kosa kata (mufrodat) dari aspek bahasa yang meliputi keindahan susunan kalimat (i`jaz), badi|, ma’ni, bayan, majaz, istia’roh, dan kinayah, sedangkan dari aspek makna meliputi sasaran atau tujuan dari ayat baik hukum, aqidah, moral, perintah dan larangan, munasabah ayat dan lain sebagainya.

Metode penafsiran ini merupakan metode pertama yang digunakan oleh mufasir dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an. Metode penafsiran ini banyak kita temukan dalam kitab-kitab tafsir Bil- Ma’tsur ataupun tafsir Bir Ro’yi. Dalam kitab tafsir Ibnu Katsir misalnya, kata muflihun  ( المفلحون) pada QS: al-Mu’minun ( 23) : 1 ditafsirkan dengan ayat-ayat sesudahnya QS: Al-Mu’minun (23) : 2-11

قَدْ اَفْلَحَ الْمُؤْمِنُوْنَ الَّذِيْنَ هُمْ فِيْ صَلَاتِهِمْ خٰشِعُوْنَ وَالَّذِيْنَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُوْنَ  وَالَّذِيْنَ هُمْ لِلزَّكٰوةِ فٰعِلُوْنَ وَالَّذِيْنَ هُمْ لِفُرُوْجِهِمْ حٰفِظُوْنَ اِلَّا عَلٰٓى اَزْوَاجِهِمْ اَوْ مَا مَلَكَتْ اَيْمَانُهُمْ فَاِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُوْمِيْنَۚ فَمَنِ ابْتَغٰى وَرَاۤءَ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْعَادُوْنَ وَالَّذِيْنَ هُمْ لِاَمٰنٰتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُوْنَ وَالَّذِيْنَ هُمْ عَلٰى صَلَوٰتِهِمْ يُحَافِظُوْنَ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْوٰرِثُوْنَ

“Sungguh beruntung orang-orang yang beriman. Yaitu orang-orang yang khusuk dalam sholatnya. Orang yang menjauhkan diri dari (perkataan dan perbuatan) yang tidak berguna. Dan orang yang menunaikan zakat. Orang-orang yang memelihara kemaluannya. Kecuali kepada isteri-isteri mereka, hamba sahaya yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka tidak tercela. Tetapi barang siapa yang mencari dibalik itu (zina dan sebagainya), maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan sungguh beruntung orang-orang yang menjaga amanat dan janji mereka. Serta orang yang memelihara sholatnya. Mereka itulah orang yang mewarisi. Yakni akan mewarisi surga Firdaus dan mereka kekal di dalamnya.”(11) QS: Al-Mu’minun (23) : 1-11.

Kelebihan dan Kekurangan Tafsir Tahlili

Diantara kelebihan tafsir Tahlili adalah:

  • Tafsir Tahlili merupakan tafsir tertua yang digunakan oleh mufassir dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an.
  • Tafsir Tahlili mencakup ruang lingkup yang sangat luas, aspek kebahasaan, sains dan pengetahuan, fiqih dan lain-lain.
  • Mudah mengetahui tafsir suatu surat atau ayat, karena tersusun sesuai dengan tertib ayat atau surat dalam Al-Qur’an.
  • Mudah mengetahui munāsabah (korelasi) antara suatu surat atau ayat dengan surat atau ayat lainnya.
  • Memungkinkan bagi mufassir menafsirkan semua ayat yang terkadang merupakan pengulangan dari tafsir tersebut.

Adapun kekurangan dari tafsir Tahlili adalah:

  1. Penafsiran terhadap ayat-ayat Al-Qur’an kurang mendalam.
  2. Memungkinkan masuknya Isroilliyat.
  3. Subyektifitas muafassir sulit dihindari dalam menafsiran ayat-ayat Al-Qur’an.
  4. Terjadi pengulangan penafsiran terhadap ayat-ayat yang sama.

Contoh-Contoh Kitab Tafsir Tahlili

  • Tafsir yang dinisbatkan kepada Sahabat Ibnu Abbas.
  • Jami’ al-Bayan ‘an Ta’wil Al-Qur’an al-Karim, karangan Ibn Jarir at-Tabari (w. 310 H) dan terkenal dengan Tafsir at-Tabari.
  • Ma’alim al-Tanzil, karangan al-Baghawi (w. 516 H).
  • Tafsir Al-Qur’an al-‘Adhim, karangan Ibn Kasir.
  • Ad- Durr al-Mansur fi at-Tafsir bi al-Ma’tsur, karya al-Imam al-Suyuthi (w. 911 H).
  • Alkasyaf karya az-Zamakhsyari.
  • Fathul Qodir, Karya Imam As-Syaukani.
  • Bahrul Ulum, karya As-Samarqondi.

Related posts