Bacaan Surat Al A’raf Ayat 31 | Arti Perkata (Mufrodat) Surat Al A’raf Ayat 31 | Terjemahan Surat Al A’raf Ayat 31 | Isi Kandungan Surat Al A’raf Ayat 31 | Tafsir Surat Al A’raf Ayat 31 | Asbabun Nuzul Surat Al A’raf Ayat 31 |
Bacaan Surat Al A’raf Ayat 31
يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ خُذُوْا زِيْنَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْاۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَ
Arti Perkata (Mufrodat) Surat Al A’raf Ayat 31
| dan makanlah | وَكُلُواْ | Wahai keturunan | يَٰبَنِيٓ |
| dan minumlah | وَٱشۡرَبُواْ | Adam | ءَادَمَ |
| kamu berlebih-lebihan | تُسۡرِفُوٓاْۚ | pakailah | خُذُواْ |
| orang-orang yang berlebih-lebihan | ٱلۡمُسۡرِفِينَ | perhiasanmu | زِينَتَكُمۡ |
Terjemahan Surat Al A’raf Ayat 31
Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.
Isi Kandungan Surat Al A’raf Ayat 31
Dalam ayat ini, Allah mengatur urusan makan dan minum. Kalau pada masa Jahiliyah, manusia yang mengerjakan haji hanya makan makanan yang mengenyangkan saja, tidak makan makanan yang baik dan sehat yang dapat menambah gizi dan vitamin yang diperlukan oleh badan, maka dengan turunnya ayat ini, makanan dan minuman itu harus disempurnakan gizinya dan diatur waktu menyantapnya dengan terpelihara kesehatannya.
Dengan begitu manusia lebih kuat mengerjakan ibadat. Dalam ayat ini diterangkan bahwa memakai pakaian yang bagus, makan makanan yang baik dan minum minuman yang bermanfaat adalah dalam rangka mengatur dan memelihara kesehatan untuk dapat beribadah kepada Allah dengan baik. Karena kesehatan badan banyak hubungannya dengan makanan dan minuman. Makanan dan minuman yang berlebihan berakibat terganggunya kesehatan. Karena itu, Allah melarang berlebihan dalam makan dan minum.
Tafsir Surat Al A’raf Ayat 31
Pada ayat yang lalu Allah memerintahkan agar manusia berlaku adil dalam semua urusan, maka pada ayat ini Allah memerintahkan agar memakai pakaian yang baik dalam beribadah, baik ketika salat, tawaf, dan ibadah lainnya. Allah juga memerintahkan manusia untuk makan dan minum secukupnya tanpa berlebih-lebihan.
Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus yaitu pakaian yang dapat menutupi aurat kalian atau bahkan yang lebih dari itu ketika kalian beribadah, sehingga kalian bisa melakukan salat dan tawaf dengan nyaman, dan lakukanlah itu pada setiap memasuki dan berada di dalam masjid atau tempat lainnya di muka bumi ini. Dalam rangka beribadah,
Kami telah menyediakan makanan dan minuman, maka makan dan minumlah apa saja yang kamu sukai dari makanan dan minuman yang halal, baik dan bergizi, tetapi jangan berlebihan dalam segala hal, baik dalam beribadah dengan menambah cara atau kadarnya, ataupun dalam makan dan minum. Karena sungguh, Allah tidak menyukai, yakni tidak melimpahkan rahmat dan ganjaran-Nya kepada orang yang berlebih-lebihan dalam hal apa pun.
Asbabun Nuzul Surat Al A’raf Ayat 31
Muslim meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa pada masa jahiliah, seorang wanita berthawaf di Ka’bah dalam keadaan telanjang, hanya kemaluannya yang ditutupi dengan secarik kain. Sambil berthawaf ia bersyair, “Hari ini sebagian atau seluruhnya kelihatan, dan bagian yang kelihatan tidak aku halalkan.” Maka turunlah ayat, “… Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid,…. Dan turun pula ayat, “Katakanlah (Muhammad), “Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah….”






