Surah An Nisa Ayat 80 : Bacaan, Terjemah, Mufradat dan Isi Kandungan

  • Whatsapp
Surah An Nisa Ayat 80 : Bacaan, Terjemah, Mufradat dan Isi Kandungan


Surah An Nisa Ayat 80 | Bacaan Surah An Nisa Ayat 80 | Terjemah Surah An Nisa Ayat 80 | Mufradat Surah An Nisa Ayat 80 | Isi Kandungan Surah An Nisa Ayat 80 | Wislahcom | Referensi |

Bacaan Surah An Nisa Ayat 80

مَنْ يُّطِعِ الرَّسُوْلَ فَقَدْ اَطَاعَ اللّٰهَ ۚ وَمَنْ تَوَلّٰى فَمَآ اَرْسَلْنٰكَ عَلَيْهِمْ حَفِيْظًا

Terjemah Surah An Nisa Ayat 80

Barangsiapa yang menaati Rasul, sesungguhnya ia telah menaati Allah. dan barangsiapa yang berpaling (dari ketaatan itu), maka kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka.



Mufradat Surah An Nisa Ayat 80

menaatiيُّطِعِ
ia telah menaatiاَطَاعَ
berpaling (dari ketaatan itu)تَوَلّٰى
untuk menjadi pemeliharaحَفِيْظًا

Isi Kandungan Surah An Nisa Ayat 80

Ayat ini menjelaskan bahwa ketaatan kepada Rasulullah Saw setelah ketaatan kepada Allah Swt Artinya, membenarkan kerasulan beliau serta melaksanakan segala perintahnya juga wujud dari kepatuhan terhadap perintah Allah Swt.

Kepatuhan kepada Rasulullah itu tidak hanya berupa wahyu Allah Swt yang tersurat dalam al-Qur’an, namun segala perihal yang menyangkut kehidupan beliau adalah komponen dari ketaatan yang paripurna. Keluhuran akhlak beliau menjadi teladan bagi siapapun yang mengimani kerasulan beliau. Adab-adab mulia yang selalu menghiasi kehidupannya, patut untuk dicontoh dan ditiru. Upaya ini dapat dimulai dengan mempelajari sirah kehidupannya sejak masa kecil hingga wafatnya, agar sosok keteladanan beliau mengakar kuat dalam jiwa setiap muslim.

Semua syariat yang telah diterangkan dalam al-Qur’an dan hadis dimaksudkan untuk bekal manusia meraih keselamatan dan kebahagiaan yang hakiki. Adanya perintah ibadah-ibadah tertentu, seperti salat, puasa, zakat, dan lain sebagainya merupakan wujud kasih sayang Allah Swt kepada hamba-Nya, jika ingin meraih ketenangan di manapun berada. Apakah mungkin orang-orang yang saleh membenci orang yang shalat atau berpuasa? Tentu jawabannya tidak. Semua orang baik dan beriman pasti mencintai saudaranya yang menaati Allah dan Rasul-Nya.



Related posts