Surah An Naba Rumi | Surah An Naba Arab | Maksud Surah An Naba | Juzuk 30 |
Bacaan Surah An Naba (Teks Arab)
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
عَمَّ يَتَسَآءَلُونَ ﴿النبإ:١
عَنِ النَّبَإِ الْعَظِيمِ ﴿النبإ:٢
الَّذِى هُمْ فِيهِ مُخْتَلِفُونَ ﴿النبإ:٣
كَلَّا سَيَعْلَمُونَ ﴿النبإ:٤
ثُمَّ كَلَّا سَيَعْلَمُونَ ﴿النبإ:٥
أَلَمْ نَجْعَلِ الْأَرْضَ مِهٰدًا ﴿النبإ:٦
وَالْجِبَالَ أَوْتَادًا ﴿النبإ:٧
وَخَلَقْنٰكُمْ أَزْوٰجًا ﴿النبإ:٨
وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًا ﴿النبإ:٩
وَجَعَلْنَا الَّيْلَ لِبَاسًا ﴿النبإ:١۰
وَجَعَلْنَا النَّهَارَ مَعَاشًا ﴿النبإ:١١
وَبَنَيْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعًا شِدَادًا ﴿النبإ:١٢
وَجَعَلْنَا سِرَاجًا وَهَّاجًا ﴿النبإ:١٣
وَأَنزَلْنَا مِنَ الْمُعْصِرٰتِ مَآءً ثَجَّاجًا ﴿النبإ:١٤
لِّنُخْرِجَ بِهِۦ حَبًّا وَنَبَاتًا ﴿النبإ:١٥
وَجَنّٰتٍ أَلْفَافًا ﴿النبإ:١٦
إِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ كَانَ مِيقٰتًا ﴿النبإ:١٧
يَوْمَ يُنفَخُ فِى الصُّورِ فَتَأْتُونَ أَفْوَاجًا ﴿النبإ:١٨
وَفُتِحَتِ السَّمَآءُ فَكَانَتْ أَبْوٰبًا ﴿النبإ:١٩
وَسُيِّرَتِ الْجِبَالُ فَكَانَتْ سَرَابًا ﴿النبإ:٢۰
إِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتْ مِرْصَادًا ﴿النبإ:٢١
لِّلطّٰغِينَ مَـَٔابًا ﴿النبإ:٢٢
لّٰبِثِينَ فِيهَآ أَحْقَابًا ﴿النبإ:٢٣
لَّا يَذُوقُونَ فِيهَا بَرْدًا وَلَا شَرَابًا ﴿النبإ:٢٤
إِلَّا حَمِيمًا وَغَسَّاقًا ﴿النبإ:٢٥
جَزَآءً وِفَاقًا ﴿النبإ:٢٦
إِنَّهُمْ كَانُوا۟ لَا يَرْجُونَ حِسَابًا ﴿النبإ:٢٧
وَكَذَّبُوا۟ بِـَٔايٰتِنَا كِذَّابًا ﴿النبإ:٢٨
وَكُلَّ شَىْءٍ أَحْصَيْنٰهُ كِتٰبًا ﴿النبإ:٢٩
فَذُوقُوا۟ فَلَن نَّزِيدَكُمْ إِلَّا عَذَابًا ﴿النبإ:٣۰
إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ مَفَازًا ﴿النبإ:٣١
حَدَآئِقَ وَأَعْنٰبًا ﴿النبإ:٣٢
وَكَوَاعِبَ أَتْرَابًا ﴿النبإ:٣٣
وَكَأْسًا دِهَاقًا ﴿النبإ:٣٤
لَّا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا وَلَا كِذّٰبًا ﴿النبإ:٣٥
جَزَآءً مِّن رَّبِّكَ عَطَآءً حِسَابًا ﴿النبإ:٣٦
رَّبِّ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا الرَّحْمٰنِ ۖ لَا يَمْلِكُونَ مِنْهُ خِطَابًا ﴿النبإ:٣٧
يَوْمَ يَقُومُ الرُّوحُ وَالْمَلٰٓئِكَةُ صَفًّا ۖ لَّا يَتَكَلَّمُونَ إِلَّا مَنْ أَذِنَ لَهُ الرَّحْمٰنُ وَقَالَ صَوَابًا ﴿النبإ:٣٨
ذٰلِكَ الْيَوْمُ الْحَقُّ ۖ فَمَن شَآءَ اتَّخَذَ إِلَىٰ رَبِّهِۦ مَـَٔابًا ﴿النبإ:٣٩
إِنَّآ أَنذَرْنٰكُمْ عَذَابًا قَرِيبًا يَوْمَ يَنظُرُ الْمَرْءُ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ وَيَقُولُ الْكَافِرُ يٰلَيْتَنِى كُنتُ تُرٰبًۢا ﴿النبإ:٤۰
Bacaan Surah An Naba Rumi
- ‘amma yatasā`alụn
- ‘anin-naba`il-‘aẓīm
- allażī hum fīhi mukhtalifụn
- kallā saya’lamụn
- ṡumma kallā saya’lamụn
- a lam naj’alil-arḍa mihādā
- wal-jibāla autādā
- wa khalaqnākum azwājā
- wa ja’alnā naumakum subātā
- wa ja’alnal-laila libāsā
- wa ja’alnan-nahāra ma’āsyā
- wa banainā fauqakum sab’an syidādā
- wa ja’alnā sirājaw wahhājā
- wa anzalnā minal-mu’ṣirāti mā`an ṡajjājā
- linukhrija bihī ḥabbaw wa nabātā
- wa jannātin alfāfā
- inna yaumal-faṣli kāna mīqātā
- yauma yunfakhu fiṣ-ṣụri fa ta`tụna afwājā
- wa futiḥatis-samā`u fa kānat abwābā
- wa suyyiratil-jibālu fa kānat sarābā
- inna jahannama kānat mirṣādā
- liṭ-ṭāgīna ma`ābā
- lābiṡīna fīhā aḥqābā
- lā yażụqụna fīhā bardaw wa lā syarābā
- illā ḥamīmaw wa gassāqā
- jazā`aw wifāqā
- innahum kānụ lā yarjụna ḥisābā
- wa każżabụ bi`āyātinā kiżżābā
- wa kulla syai`in aḥṣaināhu kitābā
- fa żụqụ fa lan nazīdakum illā ‘ażābā
- inna lil-muttaqīna mafāzā
- ḥadā`iqa wa a’nābā
- wa kawā’iba atrābā
- wa ka`san dihāqā
- lā yasma’ụna fīhā lagwaw wa lā kiżżābā
- jazā`am mir rabbika ‘aṭā`an ḥisābā
- rabbis-samāwāti wal-arḍi wa mā bainahumar-raḥmāni lā yamlikụna min-hu khiṭābā
- yauma yaqụmur-rụḥu wal-malā`ikatu ṣaffal lā yatakallamụna illā man ażina lahur-raḥmānu wa qāla ṣawābā
- żālikal-yaumul-ḥaqq, fa man syā`attakhaża ilā rabbihī ma`ābā
- innā anżarnākum ‘ażābang qarībay yauma yanẓurul-mar`u mā qaddamat yadāhu wa yaqụlul-kāfiru yā laitanī kuntu turābā
Maksud Surah An Naba
- Tentang apakah mereka bertanya-tanya?
- Tentang berita yang besar, (berita kebangkitan manusia hidup semula menerima balasannya).
- Yang mereka (ragu-ragu dan) berselisihan mengenainya.
- Jangan! (Janganlah mereka bersikap demikian!) Mereka akan mengetahui (dengan yakin tentang kebenaran hari balasan itu).
- Sekali lagi jangan! (Janganlah mereka berselisihan!) Mereka akan mengetahui kelak (tentang apa yang akan menimpa mereka).
- (Mengapa kamu ragu-ragukan kekuasaan Kami menghidupkan semula orang-orang yang telah mati?) Bukankah Kami telah menjadikan bumi (terbentang luas) sebagai hamparan?
- Dan gunung-ganang sebagai pancang pasaknya?
- Dan Kami telah menciptakan kamu berpasang-pasang?
- Dan Kami telah menjadikan tidur kamu untuk berehat?
- Dan Kami telah menjadikan malam (dengan gelapnya) sebagai pakaian (yang melindungi)?
- Dan Kami telah menjadikan siang (dengan cahaya terangnya) – masa untuk mencari rezeki?
- Dan Kami telah membina di atas kamu tujuh petala (langit) yang kuat kukuh?
- Dan Kami telah mengadakan matahari menjadi lampu yang terang-benderang cahayanya?
- Dan Kami telah menurunkan dari awan, air (hujan) yang mencurah-curah, –
- Untuk Kami mengeluarkan dengan air itu, biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan, –
- Serta kebun-kebun yang subur bertaut-taut pokoknya?
- Sesungguhnya hari pemutusan hukum itu, adalah satu masa yang ditentukan,
- Iaitu masa ditiup sangkakala, lalu kamu (bangkit hidup) serta datang berpuak-puak (ke Padang Mahsyar)
- Dan (pada masa itu) langit dipecah belahkan sehingga tiap-tiap belahannya menjadi ibarat pintu yang terbuka luas,
- Dan gunung-ganang – setelah dihancurkan – diterbangkan ke angkasa, lalu menjadilah ia bayangan semata-mata seperti riak sinaran panas di padang pasir.
- Sesungguhnya neraka Jahannam adalah disediakan –
- Untuk orang-orang yang melampaui batas hukum Tuhan, sebagai tempat kembalinya.
- Mereka tinggal di dalamnya berkurun-kurun lamanya.
- Mereka tidak dapat merasai udara yang sejuk di dalamnya, dan tidak pula sebarang minuman –
- Kecuali air panas yang menggelegak, dan air danur yang mengalir, –
- Sebagai balasan yang sesuai (dengan amal mereka yang buruk).
- Kerana sesungguhnya mereka dahulu tidak menaruh ingatan terhadap hari hitungan amal,
- Dan mereka telah mendustakan dengan sesungguh-sungguhnya akan ayat-ayat keterangan Kami;
- Dan tiap-tiap sesuatu dari bawaan hidupnya, telah Kami hitung secara bertulis.
- (Setelah mereka masuk ke dalam neraka, dikatakan kepada mereka: “Oleh sebab kamu telah mendustakan ayat-ayat Kami) maka rasalah kamu (azab yang disediakan), kerana Kami tidak akan melakukan selain dari menambah berbagai azab kepada kamu”.
- Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa, disediakan Syurga tempat mereka beroleh apa yang mereka ingini.
- (Mereka akan beroleh) taman-taman bunga dan kebun-kebun buah-buahan, terutama anggur;
- Dan perawan-perawan yang sebaya umurnya;
- Serta piala atau gelas yang penuh dengan minuman;
- Mereka tidak mendengar di dalam Syurga itu perkataan yang sia-sia, dan tiada pula perkataan yang dusta
- Sebagai balasan dari Tuhanmu, iaitu satu limpah kurnia yang dikira cukup (menurut yang dijanjikanNya),
- Tuhan yang mentadbirkan tujuh petala langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya, Tuhan Yang Maha Pemurah, tidak ada sesiapapun diberi kuasa berkata-kata denganNya (untuk memohon pertimbangan tentang balasan atau pengurniaan itu);
- (Tambahan pula) pada masa Jibril dan malaikat-malaikat yang lain berdiri bersaf-saf (menunggu perintah Tuhan), tidak ada yang berani berkata-kata (memohon pertimbangan) melainkan yang telah diizinkan baginya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah, serta ia berkata benar.
- Itulah keterangan-keterangan mengenai hari (kiamat) yang sungguh tetap berlakunya; maka sesiapa yang mahukan kebaikan dirinya, dapatlah ia mengambil jalan dan cara kembali kepada Tuhannya (dengan iman dan amal yang soleh)!
- Sesungguhnya (dengan keterangan-keterangan yang tersebut), Kami memberi amaran kepada kamu mengenai azab yang dekat (masa datangnya), – iaitu hari seseorang melihat apa yang telah diusahakannya; dan orang yang kafir akan berkata (pada hari itu): “Alangkah baiknya kalau aku menjadi tanah (supaya aku tidak dibangkitkan untuk dihitung amalku dan menerima balasan)”.

