Sejarah Desa Tanggulwelahan Kabupaten Tulungagung (Sejarah, Asal Usul dan Profil)

Sejarah Desa Tanggulwelahan Kabupaten Tulungagung

Sejarah Desa Tanggulwelahan | Asal Usul Desa Tanggulwelahan | Profil Desa Tanggulwelahan | Kabupaten Tulungagung |

Sejarah Desa Tanggulwelahan Kabupaten Tulungagung (Sejarah, Asal Usul dan Profil) Lengkap

Berdirinya Desa Tanggulwelahan tentunya tidak dapat dipisahkan dengan Desa Besuki. Wilayah Besuki terdapat di wilayah pesisir selatan jawa. Di akhir abad ke 19 tepatnya pada tahun 1886 Masehi Desa Besuki diadakan pemekaran bagian utara.

Sebelum menjadi Desa Tanggulwelahan awalnya hanya Welahan saja dan merupakan wilayah Desa Besuki. Para penduduk dahulu bermata pencaharian sebagai petani. Bibit tanaman padi yang dipilih adalah bibit tanaman padi yang berbatang tinggi dan biasanya umurnya juga panjang, satu tahun hanya panen satu kali.


Kata Tanggulwelahan terdiri dari dua suku kata yakni Tanggul dan Welahan. Tanggul berarti tangkis atau penahan yang mana tanggul itu ternyata abadi, nama sebuah gunung yang berada di selatan Desa Tanggulwelahan, sedangkan welahan artinya welah atau semacam bambu runcing yang ditancapkan pada lubang-lubang untuk babi hutan yang di kala itu dianggap sebagai musuh petani. Jadi arti dari Tanggulwelahan adalah dipasang welah-welah (belah) yang berada di bawah gunung Tanggul.


Tahun 1886, desa Tanggulwelahan dipimpin oleh Kepala Desa yang bernama Mbah Demang Tirto Menggolo yang menjabat selama 40 tahun (1886-1926). Pada waktu itu memang belum ada pemilihan langsung oleh penduduk karena beliau merupakan tetua desa sehingga ditunjuk sebagai Kepala Desa. Kemudian pada tahun 1926-1931, dijabat oleh Marta Wikromo putra dari Tirto Menggolo.

Baca Juga :   7 Pengertian Folklor, Jenis, Ciri Ciri, dan Fungsinya

Tahun 1931- 1960 dijabat oleh Karto Dimejo adik dari Marta Wikromo. Akhir dari kepemimpinan Karto Dimedjo, kemudian digantikan oleh Sumardi Karto Dimedjo pada tahun 1960-1990 dan merupakan anak dari Karto Dimedjo. Tahun 1990-1998 dijabat oleh Sumarsono. Kemudian Agus Utomo menjabat selama periode 1998-2013 yang dilanjutkan kepemimpinanya oleh Ahmat Judi periode 2013- sekarang



Related posts