Sejarah Desa Sukagumiwang | Asal Usul Desa Sukagumiwang | Profil Desa Sukagumiwang | Kabupaten Indramayu |
Sejarah Desa Sukagumiwang Kabupaten Indramayu (Sejarah, Asal Usul dan Profil) Lengkap
Pada tahun 1935 Desa Sukagumiwang memiliki keyakinan di luar Islam, masyarakatnya belum mengatahui tentang Islam itu sendiri. Sehingga pada saat itu, datanglah seorang lelaki yaitu K.1 Umar yang merupakan pendatang dari Babakan Ciwaringin yang diutus untuk menyebarkan Agama Islam di Desa tersebut.
Awal penyabaran Agama pun dilakukan dengan mengajarkan kepada masyarakat tentang ilmu tauhid, tata cara sholat dan sebagainya, lalu ketika beranjak beberapa bulan K. Umar pun menikah dan dikarunia seorang anak, setelah itulah K. Umar mempunyai jalan untuk menyebarkan Agama Islam yaitu dengan diadakannya ritual Anda-anda Tebu.
Sebelum tahun 1979, wilayah Desa Sukagumiwang masih menjadi bagian dari Desa Gunungsari. Namun, pada tahun 1980 muncul wacana untuk pemekaran wilayah tersebut menjadi dua wilayah administratif, wacana ini muncul berdasarkan Permendagri tentang pemekaran Desa yang di pelopori oleh sesepuh Desa yang diantaranya ; H.Bajuri, H. Akmad, R Soetarjo, Bunaah Amidjojo, Jama dll, yang mulai berusaha mengimplentasikan Permendagri tersebut untuk dapat segera terlaksana.
Sementara itu,pada tanggal 1 Juli 1981 pemeritahan Desa Sukagumiwang resmi terbentuk, dimana pada saat itu yang menjabat sebagai kepalaDesa adalah R. Soetarjo ini artinya, Soetarjo merupakan Kepala Desa pertama Desa Sukagimiwang.
Secara terminologi kata Sukagumiwang diambil dari dua suku kata sangsekerta yaitu suka dan gumiwang : Suka berarti rakyatnya subur, makmur, tentram, cukup sandang pangan dan Gumiwang mengandung arti memuji Kekuasaan Allah. Jadi, nama tersebut merupakan ungkapan doa para sesepuh yang berharap kelak Desa Sukagimiwang menjadi Desa yang subur, makmur, tentaram yang selalu bersykur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Jadi, kemungkinan pengambilan nama tersebut adalah untuk sebuah harapan ke depan Desa Sukagumiwang menjadi Desa mandiri dan mempunyai pemerintahan sendiri.
Akhirnya, Kerja keras pemerintahan Desa dan masyarakat membuahkan hasil, pada tahun 1981 Kantor pemerintah Desa Sukagumiwang telah selesai di bangun.
Pada tahun 1981 proses pembagian aset Desa antara Desa induk dan Desa pemekaran telah selesai pembahasanya dan realisasinya :65% Desa induk, dan 35% Desa pemekaran. Hal ini, membuat mobilisasi dari perangkat Desa untuk membangun masyarakat semakin meningkat.
Sehingga, pada tahun 1982 diadakan pemilihan Kepala Desa Sukagumiwanguntuk yang pertama kalinya, dengan kepala Desa yang terpilih ialah Bapak R. Soetarjo.
Adapun urutan jabatan Kepala Desa Sukagumiwang dari tahun 1981- Sekarang. Kepala Desa pertama ialahSoetarjosalah seorang yang berasal dari Blok Brungutyang pernah menjabat menjadi kepala Desa Sukagimiwang namun, hanya menjabat daritahun 1981-1984, lalu digantikan oleh Jama,sebagai Kepala Desa kedua yang menjabat dari tahun 1984-1988 yang berasal dari Blok Plumbon , kemudian pada tahun 1988-1990 digantikan oleh E. Turmudiberasal dari Blok Brungut sebagai kepala Desa ketiga, lalu ke empat digantikan olehBunaahAmidjojoyang berasal dari Blok Plumbon yang menjabat dari tahun 1991-1996, kemudian pada tahun 1996-1998 digantikan oleh Abbassebagai Kepala Desa kelima yangberasal dari Blok Lor Gemiwang, lalu pada Tahun 1998-2008, Pak Akmad terpilih menjadi Kepala Desa Keenam yangberasal dari Blok Plumbon, lalu digantikan oleh H. Maman Suparman sebagai Kepala Desa ketujuh yang berasal dari Blok Brungut yang menjabat Kepala Desa dari Tahun2009 sampai dengan sekarang.






