Sejarah Desa Sagaranten Kabupaten Kuningan (Sejarah, Asal Usul dan Profil)

Sejarah Desa Desa di Indonesia

Sejarah Desa Sagaranten | Asal Usul Desa Sagaranten | Profil Desa Sagaranten | Kabupaten Kuningan |

Sejarah Desa Sagaranten Kabupaten Kuningan (Sejarah, Asal Usul dan Profil) Lengkap

Berdasarkan keterangan dari sesepuh warga desa Sagaranten sudah ada pada sebelum masa penjajahan Belanda, pada saat itu statusnya masih kampung atau dusun yang induk desanya ke desa Ciwaru.Nama waktu itu adalah “SAGARA”.

Adapun asal-usulnya nama adalah berdasarkan satu peristiwa yaitu pada jaman dahulu kala ada seorang lelaki yang menikahi dua istri (poligami).

Kebetulan istri muda yang dinikahinya anak pemangku adat/ seseorang yang ditokohkan.Waktu demi waktu berjalan seiring pernikahan tersebut suatu hari istri tuanya berkunjung ke rumah istri muda dan mengajak istri muda tersebut bermain ke sungai/kali kecil.


Di kali tersebut si istri tua membunuh si istri muda, darahpun tumpah mengalir ke kali tersebut menyatu dengan air, lalu tidak lama kemudian datanglah ayah dari istri muda, alangkah marahnya ketika melihat mayat dari anaknya tersebut, sehingga pada saat itupun ayahnya mencari pembunuh anaknya tersbut, setelah ditemui ternyata yang membunuhnya adalah istri tua dari menantunya lalu pada saat itu juga dibunuh ditempat yang sama.


Kemudian berdasarkan kejadian itu kali tempat pembunuhan itu dinamakan dengan kali “CISAGARA”.

Baca Juga :   Sejarah Desa Mekarsari Kabupaten Indramayu (Sejarah, Asal Usul dan Profil)

Maka dari kejadian tersebutlah lahirlah nama “SAGARA” yang sebutan nama tersebut sama dengan lautan (lautan disini berarti lautan amarah yang mengakibatkan pertumpahan darah). Dari kejadian ini, tokoh adat tersebut menjatuhkan satu wangsit, supata, peringatan (kepada siapapun anak cucunya dilarang untuk memiliki istri dua/poligami).

Wangsit tersebut masih dipercaya samapai dengan saat ini, maka di desa kami tidak yang berpologami ataupun ingin poligami istrinya harus berasal dari luar desa kami, dan tidak boleh berdomisili di desa kami.


Seiring berjalannya waktu desa kami merupakan wilayah pekaran dari desa Ciwaru, tepatnya pada bulan Maret 1982, nama kampung yang asalnya “SAGARA” dirubah menjadi “ SAGARANTEN” (SAGARA adalah dari asal usul kejadian di atas, dan kata TEN adalah dari hasil pertanian yang sampai sekarang nasih merupakan komoditi unggulan yaitu “Kacang Banten”.

Baca Juga :   Sejarah Desa Kalidawe Kabupaten Tulungagung (Sejarah, Asal Usul dan Profil)

Selama berdirinya desa Sagaranten sudah beberapa kepala desa yang menjabat.


Adapun nama-nama kepala desa tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Gandadisatra 1982-1984
  2. W. Rukanta 1985-1993
  3. Tarmudi 1993-1994
  4. Rukman 1994-1995
  5. K. Ahmarudin 1995-2003
  6. R. Yudiana 2003-….

Related posts