Quotes Dewi Lestari (Dee) : Kumpulan Kata Bijak dari Pemikiran Seorang Penulis Supernova

  • Whatsapp
Quotes Dewi Lestari (Dee) : Kumpulan Kata Bijak dari Pemikiran Seorang Penulis Supernova

Wislah.com : Quotes dari Dewi Lestari (Dee) belakangan banyak dijadikan caption instagram dan status wa.

Kedalaman maknanya tidak perlu diragukan lagi. Kamu bisa baca sendiri, untuk membuktikanya.

Tanpa berlama-lama, berikut kumpulan Quotes Dewi Lestari (Dee), dari seorang Penulis Hebat yang sedang kamu cari :

Quotes Dewi Lestari (Dee)

  1. Kamu menjadi inspirasi, karena kamu berani meski sendiri, karena kamu berbeda.
  2. Kita nggak pernah tahu kalau nggak dicoba.
  3. Bahasaku yang cuma rasa susah melekat pada kata.
  4. Hati tidak pernah memilih. Hati dipilih. Karena hati tidak perlu memilih. Ia selalu tahu ke mana harus berlabuh.
  5. Kenapa berbeda menjadi begitu menakutkan?
  6. Kita memang tak pernah tahu apa yang dirindukan sampai sesuatu itu tiba di depan mata.
  7. Pengalaman merupakan bagian tak terpisahkan dari hubungan yang diikat oleh seutas perasaan mutual.
  8. Rasakan semua, demikian pinta sang hati. Amarah atau asmara, kasih atau pedih, segalanya indah jika memang tepat pada waktunya. Dan inilah hatiku, pada dini hari yang hening. Bening. Apa adanya.
  9. Cinta kan tidak butuh tali. Ia membebaskan.
  10. Cinta tidak hanya pikiran dan kenangan, Cinta adalah interaksi antara dia dan kamu, dan perlu dipelihara.
  11. Hidup akan mengikis apa saja yang memilih diam.
  12. Berputar menjadi sesuatu yang bukan kita, demi bisa menjadi diri kita lagi.
  13. Dalam orbit, aku hanyalah mie datar. Dan saya tidak tahu berapa lama lagi aku bisa begini terus.
  14. Sungai menjadi jalan pulangnya ke rumah tak berwadak, tapi ia selalu tahu di mana harus mengetuk pintu
  15. Mimpi tak berlengan, tetapi akan selalu ada jika engkau menginginkan.
  16. Pada akhirnya menulis adalah proses belajar yang tak pernah usai. Dan, itu jugalah yang membuat menulis begitu memikat.
  17. Sakit ini tak terobati dan bukan untuk diobati.
  18. Satu garis jangan sampai kau tepis: membuka diri tidak sama dengan menyerahkannya.
  19. Terkadang, benda-benda mati justru mendapatkan apa yang paling kita inginkan, dan tak sanggup kita bersaing dengannya.
  20. Bagi saya, hidup terlalu singkat untuk dilewatkan dengan biasa biasa saja.
  21. Carilah orang yang nggak perlu meminta apa-apa, tapi kamu mau memberikan segala-galanya.
  22. Kenali kekuatan waktu, dalami pengetahuan hati, selami kekalnya doa.
  23. Walau tak ada yang sempurna, hidup ini indah begini adanya.
  24. Lepaskan saya seperti saya melepaskan kamu. Hanya dengan begitu kamu nggak pernah kehilangan saya. Kamu nggak pernah kehilangan apapun.
  25. Pembaharuan hadir dalam setiap detik. Perbaikan terjadi setiap saat.
  26. Begitu seseorang mengenal konsep uang, maka ia menjadi seperti taksi yang ditancapi argometer. Mendadak ia mulai menghitung, mengukur, dan menaksir apapun yang dilewatinya.
  27. Momentum tidak dapat dikejar. Momentum hadir. Begitu ia lewat ia tidak lagi sebuah momentum. Ia menjadi kenangan. Dan kenangan tidak akan membawa Anda kemana-mana.
  28. Carilah buku yang Anda suka. Tulislah sebagaimana Anda ingin membaca buku yang disuka.
  29. Kenangan itu cuma hantu di sudut pikir. Selama kita cuma diam dan nggak berbuat apa-apa, selamanya dia tetap jadi hantu. Nggak akan pernah jadi kenyataan.
  30. Poyan percaya hidup ini sudah diatur. Kita tinggal melangkah. Sebingung dan sesakit apa pun, semua sudah disiapkan bagi kita. Kamu tinggal merasakan saja.
  31. Seindah apa pun huruf terukir, dapatkah ia bermakna apabila tak ada jeda? Dapatkan ia dimengerti jika tak ada spasi? Bukankah kita baru bisa bergerak jika ada jarak? Dan saling menyayang bila ada ruang?
  32. Aku jatuh cinta pada pandangan pertama, kedua, dan seterusnya sampai mati.
  33. Pikiran itu tak terhingga liarnya, luasnya, cepatnya, luar biasa ringan, sekaligus mengerikan.
  34. Secerdas-cerdasnya otak kamu, nggak mungkin bisa dipakai untuk mengerti hati. Dengerin aja hati kamu.
Baca Juga :   Quotes A. Warits Rovi : Kumpulan Kata Bijak dari Pemikiran Seorang Penulis

 

Kata Bijak Dewi Lestari (Dee)

  1. Tinggal cara yang masih menjaga rahasia.
  2. Kamu hanya perlu menerima. Menolak, menyangkal, cuma bikin kamu lelah.
  3. Karya adalah anak jiwa, dan ia sepatutnya hidup di alam terbuka.
  4. Kau hadir dalam ketiadaan, sederhana dalam ketidakngertian. Gerakmu tidak pasti, namun aku selalu ada disini. Menantimu.
  5. Membuka diri tidak sama dengan menyerahkan.
  6. Cinta tidak hanya pikiran dan kenangan. Lebih besar, cinta adalah dia dan kamu, berinteraksi.
  7. Hidup tak pernah berakhir mati. Hidup hanya berganti wujud.
  8. Ada dunia di sekelilingmu. Ada aku di sampingmu. Namun, kamu mendamba rasa sendiri itu.
  9. Dan Bumi hanyalah sebutir debu di bawah telapak kaki kita.
  10. Sukses adalah wujud kesempurnaan hidup.
  11. Bersama kamu, aku tidak takut lagi menjadi pemimpi.
  12. Cintanya adalah paket air mata, keringat, dan dedikasi untuk merangkai jutaan hal kecil agar dunia ini menjadi tempat yang indah dan masuk akal bagi seseorang.
  13. Satu demi satu mimpi tersusun rapi, berlandaskan fondasi mantap, terekatkan semen yang kuat.
  14. Seseorang semestinya memutuskan bersama orang lain karena menemukan keutuhannya tercermin, bukan ketakutannya akan sepi.
  15. Tidak ada seorang pun mampu melengkapi apa yang sudah utuh dan tidak ada sesuatu pun dapat mengisi apa yang sudah penuh.
  16. Sebagai yang mengandung dan sekaligus yang membidani lahirnya karakter, saya adalah pihak pertama yang berinteraksi dengan mereka. Setiap tokoh menghadiahi saya petualangan. Tak jarang, mereka mendewasakan saya sebagai penulis maupun pribadi.
  17. Betapa ironisnya realitas saat harus bersanding dengan dunia dongeng.
  18. Jangan lumpuhkan aku dengan mengatasnamakan kasih sayang.
  19. Kita tak tahu dan tak pernah pasti tahu hingga semuanya berlalu. Benar atau salah, dituruti atau tidak dituruti, pada akhirnya yang bisa membuktikan cuma waktu.Mereka yang tidak paham dahsyatnya api akan mengobarkannya dengan sembrono. Mereka yang tidak paham energi cinta akan meledakkannya dengan sia-sia.
  20. Bintang yang sama tidak akan pernah jatuh untuk kedua kalinya.
  21. Nasi bisa dibeli, tapi rasa percaya? Seluruh uang di dunia ini tidak cukup membelinya.
  22. Buat apa dia kembali? Buat apa muncul sejenak lalu menghilang lagi nanti?
  23. Dan kopi tak pernah memilih siapa yang layak menikmatinya. Karna dihadapan kopi kita semua sama.
  24. Saya adalah orang yang paling bersedih, karena saya mengetahui apa yang tak sanggup saya miliki.
Baca Juga :   Quotes Asma Nadia : Kumpulan Kata Bijak dari Pemikiran Seorang Penulis Hebat

 

Motivasi Dewi Lestari (Dee)

  1. Dia mencintai tidak cuma dengan hati. Tapi seluruh jiwanya. Bukan basa-basi surat cinta, tidak cuma rayuan gombal, tapi fakta. Dia cinta kamu tanpa pilihan. Seumur hidupnya.
  2. Melalui firasat kita belajar menerima diri, dan berdamai dengan hidup ini.
  3. Setelah kita mencoba hidup 24 jam x 7 hari dengan seseorang dan tidak merasa bosan, maka orang itu bisa kita nikahi.
  4. Langit begitu hitam sampai batasnya dengan Bumi hilang. Akibatnya, bintang dan lampu kota bersatu, seolah-olah berada di satu bidang.
  5. Pegang tanganku, tapi jangan terlalu erat, karena aku ingin seiring bukan digiring.
  6. Sekejap bersamamu menjadi tujuan peraduanku, sekali mengenalimu menjadi tujuan hidupku.
  7. Bila engkau ingin satu, maka jangan ambil dua. Karena satu menggenapkan, tapi dua melenyapkan.
  8. Cinta hanya retorika kalau tidak ada tindakan nyata.
  9. Tiada yang lebih indah. Tiada yang lebih rindu. Selain hatiku. Andai engkau tahu.
  10. Hanya secangkir kopi yang menyajikan rasa manis, bukan janji janji dari bibir yang terlihat manis
  11. Hidup akan mengikis apa saja yang memilih diam, memaksa kita untuk mengikuti arus agungnya yang jujur tetapi penuh rahasia. Kamu, tidak terkecuali.
  12. Tanpa kekosongan, siapa pun tidak akan bisa memulai sesuatu.
  13. Indonesia tidak kekurangan budaya untuk ditampilkan. Namun, begitu bicara buku dan sastra, kita kelu karena naskah terjemahan sangat kurang, penulis yang berkiprah secara internasional bisa dihitung dengan jari, jadi ini satu aspek yang harus sangat diperhatikan.
  14. Saat pasir tempatmu berpijak pergi ditelan ombak, akulah lautan yang memeluk pantaimu erat.
  15. Kadang-kadang langit bisa kelihatan seperti lembar kosong. Padahal sebenarnya tidak. Bintang kamu tetap di sana. Bumi hanya sedang berputar.
  16. Bertambahnya usia bukan berarti kita paham segalanya.
  17. Aku hanya ingin kembali ke tempatku, di belakang sana. Menikmati apa yang kusanggup.
  18. Bukankah kita baru bisa bergerak jika ada jarak? Dan saling menyayangi bila ada ruang? Kasih sayang akan membawa dua orang semakin berdekatan, tapi dia tidak ingin mencekik, jadi ulurlah tali itu.
  19. Seindah apa pun huruf terukir, dapatkah ia bermakna apabila tak ada jeda? Dapatkan ia dimengerti jika tak ada spasi? Bukankah kita baru bisa bergerak jika ada jarak? Dan saling menyayang bila ada ruang?
  20. Kadang-kadang, pilihan terbaik adalah menerima.
  21. Rasa hangat ketika kedua tubuh bertemu, rasa lengkap ketika dua jiwa mendekat, rasa rindu yang tuntas ketika kedua pasang mata menatap.
  22. Petir terjadi saat bumi dan langit ingin menyamakan persepsi.
  23. Berat hati kuakui, kesusahan, kegembiraan, ketika keduanya lewat bersamaan tanpa permisi, maka sensasinya sama.
Baca Juga :   Quotes Alit Susanto : Kumpulan Kata Bijak dari Pemikiran Seorang Penulis

 

Caption Dewi Lestari (Dee)

  1. Itulah cinta. Itulah Tuhan. Pengalaman bukan penjelasan. Perjalanan bukan tujuan. Pertanyaan yang sungguh tidak berjodoh dgn segala jawaban.
  2. Kopi pertama pagi ini. Hangat, pekat, tenang. Seperti dua orang kesepian yang saling meramaikan.
  3. Mengubah rutinitas itu sama saja dengan menawar bumi agar berhenti mengedari matahari.
  4. Aku sampai di bagian bahwa aku telah jatuh cinta.
  5. Keheningan seakan memiliki jantung. Denyutnya terasa satu-satu, membawa apa yang tak terucap. Sejenak berayun di udara, lalu bagaikan gelombang air bisikan itu mengalir, sampai akhirnya berlabuh di hati.
  6. Larilah dalam kebebasan kawanan kuda liar. Hanya dengan begitu, kita mampu memperbudak waktu. Melambungkan mutu dalam hidup yang cuma satu.
  7. Anggap aja kamu ikan lele. Bisa berkembang biak di septic tank. Dia hidup bahagia di tempat sampahnya.
  8. Keheningan mengapungkan kenangan, mengembalikan cinta yang hilang, menerbangkan amarah, mengulang manis keberhasilan dan indah kegagalan. Hening menjadi cermin yang membuat kita berkaca-suka atau tidak pada hasilnya.
  9. Aku memandangimu tanpa perlu menatap. Aku mendengarmu tanpa perlu alat. Aku menemuimu tanpa perlu hadir. Aku mencintaimu tanpa perlu apa-apa, karena kini kumiliki segalanya.
  10. Separuh jiwa yang dia pikir hilang ternyata tidak pernah ke mana-mana, hanya berganti sisi, permainan gelap terangnya matahari dan bulan.
  11. Sesempurna apapun kopi yang kamu buat, kopi tetaplah kopi, yang memiliki sisi pahit yang tidak akan mungkin bisa kamu sembunyikan.
  12. Ajarkan aku menjadi penipu, apabila ternyata kau merasakan sakit di dalam tawamu.
  13. Tapi, hidup ini cair. Semesta bergerak. Realitas berubah. Seluruh simpul dari kesadaran kita berkembang mekar.
  14. Jingga di bahumu. Malam di depanmu. Dan bulan siaga sinari langkahmu. Teruslah berjalan. Teruslah melangkah. Kutahu kau tahu. Aku ada.

Related posts