Menganalisis Lagu | Rangkuman Materi Seni Musik Kelas 9 | Bab 2 | SMP | Kurikulum Merdeka | Wislah Indonesia |
Menganalisis Lagu
Unit kedua dalam buku ini membahas tentang analisis lagu. Ada dua cara sederhana untuk menganalisis lagu, yaitu melalui deskripsi dan apresiasi. Analisis deskripsi melibatkan menuliskan lirik lagu dan mencari maknanya, serta membuat ulasan tentang lagu tersebut, termasuk mencakup informasi tentang pencipta, sejarah, latar belakang, dan tujuan lagu. Selain itu, analisis juga mencakup unsur musik dalam lagu, seperti tempo, birama, dan nada dasar. Peserta didik didorong untuk mengapresiasi lagu dengan menyanyikannya bersama-sama dan membuat poster tentang lagu tersebut untuk ditempel di kamar masing-masing.
Dalam analisis lagu, terdapat dua aspek yang dapat menjadi dasar, yaitu aspek intramusikal dan ekstramusikal. Aspek intramusikal mencakup analisis tingkat pemahaman dan kompetensi siswa, sementara aspek ekstramusikal lebih menekankan pada makna lagu yang terkandung di dalamnya. Peserta didik dipandu untuk mencari tahu latar belakang penciptaan lagu dari perspektif proses kreatif pencipta lagu dan pesan yang ingin disampaikan kepada pendengarnya.
Pembelajaran pada unit kedua juga mengulas lagu wajib nasional dan lagu daerah. Selain mempelajari unsur musik dalam lagu, peserta didik juga memahami makna yang terkandung dalam lagu-lagu tersebut sebagai cara untuk menumbuhkan rasa nasionalisme terhadap Indonesia. Hal ini penting mengingat pentingnya menguatkan kembali rasa nasionalisme di kalangan generasi muda agar mereka bangga terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dan turut serta dalam mempertahankan kedaulatan negara.
Seni musik memainkan peran penting dalam upaya tersebut, karena saat ini lagu-lagu nasional dan daerah jarang diajarkan di sekolah, dan banyak peserta didik lebih familiar dengan lagu-lagu populer yang sedang viral di media sosial. Oleh karena itu, analisis lagu wajib nasional dan lagu daerah menjadi penting untuk diajarkan guna meningkatkan rasa cinta tanah air dan mempertahankan nilai-nilai kebangsaan di kalangan pelajar.
Lagu daerah merupakan lagu yang berasal dari daerah tertentu di Nusantara dan menjadi ikon bagi daerah tersebut. Lagu daerah menceritakan tentang kehidupan sosial masyarakat setempat dan sering kali berisi nasihat, ajakan, penyambutan dalam upacara adat, dan lainnya. Lagu daerah kental dengan bahasa daerah setempat dan sering dinyanyikan dalam acara kemasyarakatan tertentu. Lagu daerah menjadi penting untuk dipelajari karena mencerminkan keberagaman budaya Indonesia.
Pada pendalaman materi, kegiatan pembelajaran mengarah pada aktivitas menganalisis lirik, memaknai syair, mendeskripsikan ulang proses analisis, dan memberikan apresiasi terhadap lagu yang dianalisis. Guru memiliki kebebasan dalam memilih lagu wajib nasional dan lagu daerah yang akan dianalisis dan membimbing peserta didik dalam melakukan analisis unsur musik dalam lagu.
Lirik lagu merupakan bagian penting dalam menyampaikan informasi atau pesan dari pencipta lagu kepada pendengarnya. Proses analisis makna dalam lagu wajib nasional dan lagu daerah melibatkan langkah-langkah seperti mengumpulkan lagu yang akan dianalisis, mendengarkan secara saksama untuk menemukan makna yang terkandung, mendeskripsikan ulang apa yang ditemukan, dan memberikan apresiasi terhadap lagu tersebut.
Ada banyak contoh partitur lagu wajib nasional dan lagu daerah yang dapat digunakan oleh guru sebagai bahan analisis. Beberapa contoh lagu wajib nasional dan lagu daerah adalah “Bagimu Negeri” yang menceritakan tentang semangat perjuangan dalam mencapai kemerdekaan Indonesia. Lagu ini diciptakan oleh Kusbini pada tahun 1942 atas permintaan Soekarno. Lagu tersebut memiliki tempo sedang dan birama 2/4 dengan nada dasar C.
Dengan menganalisis lagu-lagu wajib nasional dan daerah, peserta didik dapat lebih memahami makna dan nilai-nilai kebangsaan yang terkandung di dalamnya, sehingga rasa cinta tanah air dapat terus ditanamkan dan dijaga oleh generasi muda Indonesia.






