Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 6 SD Halaman 52, 53, 54, 55, 56, 57, 58 Kurikulum 2013 (K-13) Revisi

kunci jawaban tematik kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6

Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 6 SD Halaman 52, 53, 54, 55, 56, 57, 58 | Kurikulum 2013 | K-13 Revisi | Menuju Masyarakat Sehat | Masyarakat Sehat Negara Kuat  |

Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 6 SD Halaman 52, 53, 54, 55, 56, 57, 58

Apakah kamu sedang mencari jawaban dari pertanyaan ada di dalam buku pelajaran Tema 6 Kelas 6 SD Halaman 52, 53, 54, 55, 56, 57, 58? Kamu sekarang berada di tempat yang tepat.

Di bawah ini akan dihadirkan jawaban dari pertanyaan yang ada di Halaman 52, 53, 54, 55, 56, 57, 58. Hal ini supaya kamu mudah dalam mengerjakan tugas yang diberikan guru. Upss… ini bukan anjuran untuk mencontek yah. Terlebih WISLAH sekarang sudah punya TANYA.WISLAH.COM yang menyajikan semua soal berserta jawaban dari berbagai tugas yang diberikan guru.

Model memberikan jawaban ini, kami niatkan untuk melatih kamu mengukur akurasi pemahaman kamu atas pertanyaan yang ada. Dan belajar konsep besar dari alur dari sebuah bahasan. Karena tidak mungkin kumpulan soal termasuk soal bahasan ini (Soal dalam Tema 6 Kelas 6 Halaman 52, 53, 54, 55, 56, 57, 58) dibuat tidak berdasar struktur logika yang runut dan terstruktur. 

Jawaban Tema 6 Kelas 6 Halaman 52, 53, 54, 55, 56, 57, 58

Ragam Tarian di Indonesia

Indonesia kaya akan budaya di antaranya karya tari. Setiap daerah memiliki karya tari kreasi yang berbeda-beda. Apakah yang dimaksud tari kreasi? Tari kreasi adalah tari yang gerakannya merupakan perkembangan dari gerak tari tradisional. Tari kreasi tidak memiliki aturan tertentu, baik gerak maupun aspek lainnya yang terdapat dalam tarian.

Ada tiga jenis tari kreasi yaitu tari kreasi daerah/tradisional, tari kreasi modern, dan tari kreasi kontemporer.Tari kreasi daerah/tradisional adalah tari yang mengalami perubahan dari tari tradisi, baik bentuk, gerak, ataupun aspek lainnya tetapi tetap dalam konteks ciri khas dari daerah tersebut. Tari kreasi modern adalah tari yang tidak memiliki aturan tertentu, baik dalam bentuk gerak ataupun aspek lainnya. Tari kontemporer adalah tarian yang dibuat berdasarkan isu yang beredar pada waktu tertentu.

Bentuk karya tari kreasi dapat berupa bentuk tari tunggal, tari berpasangan, dan tari kelompok. Tari tunggal adalah karya tari yang diperagakan oleh seorang penari. Tari berpasangan adalah karya tari yang diperagakan oleh dua orang penari.Adapun tari kelompok adalah karya tari yang diperagakan oleh lebih dari dua penari.

Ayo Berdiskusi

Bacalah dengan cermat teks nonfiksi di atas bersama teman sekelas. Selanjutnya, diskusikanlah informasi penting yang terdapat dalam teks nonfiksi

berdasarkan gagasan utama pada setiap paragrafnya.

Secara bergantian, jelaskan di depan teman-temanmu gagasan utama di setiap paragraf bacaan di atas. Kemudian, tuliskan hasil diskusi bersama teman satu kelas dalam tabel berikut.

Jawaban:

Paragraf 1: Pengertian tari kreasi

Paragraf 2: Jenis tari kreasi

Paragraf 3: Bentuk karya tari kreasi

1. Dayu telah mengikuti perlombaan menari. Ternyata perlombaan tari dibedakan atas dua kategori yaitu kategori anak-anak dan remaja. Duakategori ini didasarkan atas batasan usia. Untuk kategori anak-anak batas usia 6 tahun sampai 10 tahun, sedangkan kategori remaja batas usia 11 tahun sampai 21 tahun. Masuk kategori yang manakah Dayu? Mengapa demikian? Diskusikan bersama teman satu kelompok belajarmu. Tuliskan pada buku tugas dan presentasikan di depan kelas.

Jawaban:

Dayu Termasuk Kategori anak remaja karena usia Dayu lebih dari 10 tahun.

2. Pengelompokan usia anak-anak dan remaja merupakan bagian dari tahapan perkembangan manusia. Manusia akan mengalami beberapa tahapan perkembangan, mulai dari sebelum lahir, bayi, kanak-kanak (anak-anak), puber, remaja, dewasa, dan usia lanjut. Kamu yang berusia 10-11 tahun termasuk masa awal pubertas. Bagaimanakah perbedaan masa kanak-kanak dan pubertas itu?

Coba diskusikan dengan teman-temanmu mengenai ciri-ciri berikut.

3. Ciri-ciri masa kanak-kanak bagi anak laki-laki.

4. Ciri-ciri masa kanak-kanak bagi anak perempuan.

5. Ciri-ciri masa pubertas bagi anak laki-laki.

6. Ciri-ciri masa pubertas bagi anak perempuan.

Tuliskan hasilnya pada tabel berikut.

Jawaban :

Kamu telah memahami perbedaan ciri masa kanak-kanak dan masa pubertas. Sekarang kenali dirimu berdasarkan ciri-ciri masa kanak-kanak dan masa pubertas pada tabel di atas. Selanjutnya, tuliskan kesimpulan masa yang sedang kamu alami saat ini, masih masa anak-kanak atau sudah masa pubertas. Tuliskan pula alasan dari kesimpulanmu.

Jawaban:

Sesuai alasan peserta didik

Bonus Cerita Anak SD: Dongeng kancil dan Tikus

Dongeng kancil dan Tikus

Di hutan hiduplah dua ekor kancil. Mereka bernama Kanca dan Manggut. Kedua ekor kancil itu bersaudara. Manggut adalah kakak dari Kanca. Sebaliknya, Kanca adalah adik dari Manggut. Walaupun mereka bersaudara, tetapi sifat mereka sangatlah berbeda. Kanca rajin dan baik hati. Sedangkan Manggut pemalas dan suka menjahili teman-temannya.

Pada suatu hari Manggut kelaparan. Tetapi Manggut malas mencari makan. Akhirnya Manggut mencuri makanan Kanca. Waktu Kanca menanyai kepada Manggut di mana makanannya, Manggut menjawab dicuri tikus.

“Ah, mana mungkin dimakan tikus!” kata Kanca.

“Iya betul kok! Masa sama kakaknya tidak percaya!” jawab Manggut berbohong.

Mulanya Kanca tidak percaya dengan omongan Manggut. Tetapi setelah Manggut mengatakannya berkali-kali akhirnya Kanca percaya juga. Kanca memanggil tikus ke rumahnya.

“Tikus, apakah kamu mencuri makananku?” tanya Kanca pada tikus.

“Ha? Mencuri? Berpikir saja aku belum pernah!” jawab tikus.

“Ah, si tikus! Kamu ini membela diri saja! Sudah, Kanca! Dia pasti berbohong,” kata Manggut.

“Ya, sudahlah! Tikus, sebagai gantinya ambilkan makanan di seberang sungai sana. Tadi aku juga mengambil makanan dari sana!” kata Kanca mengakhiri percakapan.

Tikus berjalan ke tepi sungai. Ia menaiki perahu kecil untuk menuju seberang sungai. Sebenarnya tikus tahu kalau Manggut yang mencuri makanan.

Sementara itu, di bagian sungai yang lain, Manggut cepat-cepat menyeberangi sungai. Ia hendak memasang perangkap tikus agar tikus terperangkap.

Ketika tikus hampir mendekati seberang sungai, tikus melihat perangkap. Tikus yakin kalau perangkap itu dipasang oleh Manggut. Tiba-tiba tikus mendapat ide. Tikus berpura-pura tenggelam dalam sungai.

“Aaa…Manggut, tolong aku…!” teriak tikus.

Mendengar itu Manggut segera menolong tikus. Tikus meminta Manggut mengantarkannya ke seberang sungai. Manggut tidak bisa berbuat apa-apa. Ia mengantarkan tikus ke seberang sungai.

Sesampai di seberang sungai tikus meminta Manggut menemani tikus mengambil makanan. Karena Manggut tidak hati-hati, kakinya terperangkap dalam perangkap tikus. Manggut menyesali perbuatan buruknya dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

Related posts