Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 3 SD Halaman 61, 62, 63, 64, 65, 66, 67, 68 Kurikulum 2013 (K-13) Revisi

kunci jawaban tematik kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6

Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 3 SD Halaman 61, 62, 63, 64, 65, 66, 67, 68 | Kurikulum 2013 | K-13 Revisi | Cuaca | Perubahan Cuaca |

Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 3 SD Halaman 61, 62, 63, 64, 65, 66, 67, 68

Apakah kamu sedang mencari jawaban dari pertanyaan ada di dalam buku pelajaran Tema 5 Kelas 3 SD Halaman 61, 62, 63, 64, 65, 66, 67, 68? Kamu sekarang berada di tempat yang tepat.

Di bawah ini akan dihadirkan jawaban dari pertanyaan yang ada di Halaman 61, 62, 63, 64, 65, 66, 67, 68. Hal ini supaya kamu mudah dalam mengerjakan tugas yang diberikan guru. Upss… ini bukan anjuran untuk mencontek yah. Terlebih WISLAH sekarang sudah punya TANYA.WISLAH.COM yang menyajikan semua soal berserta jawaban dari berbagai tugas yang diberikan guru.

Model memberikan jawaban ini, kami niatkan untuk melatih kamu mengukur akurasi pemahaman kamu atas pertanyaan yang ada. Dan belajar konsep besar dari alur dari sebuah bahasan. Karena tidak mungkin kumpulan soal termasuk soal bahasan ini (Soal dalam Tema 5 Kelas 3 Halaman 61, 62, 63, 64, 65, 66, 67, 68) dibuat tidak berdasar struktur logika yang runut dan terstruktur. 

Jawaban Tema 5 Kelas 3 Halaman 61, 62, 63, 64, 65, 66, 67, 68

Ketika hujan turun, mereka bersama-sama merapikan semua mainan. Mereka melakukan itu untuk kepentingan bersama. Tidak ada yang mengeluh saat saling membantu.

Mengapa Lani dan teman-teman saling membantu? Mengapa sikap saling membantu itu penting? Apakah manfaat dari sikap tersebut?

Diskusikan manfaat dari sikap Lani dan teman-teman.

Tuliskan hasil diskusimu pada kolom yang tersedia.

Jawaban:

1. Merapikan mainan bersama

Manfaatnya: Pekerjaan merapikan mainan menjad lebih ringan dan cepa selesai.

2. Menggeser meja dan kursi

Manfaatnya: Dengan persatuan kegiatan menggeser meja dan kursi mudah dilakukan.

Itulah pentingnya sikap bersatu dalam keberagaman.  Manfaatnya banyak untuk kepentingan bersama.

Usai bermain, mereka berkumpul di tengah ruang kelas. Mereka membicarakan perubahan cuaca yang baru saja terjadi.

Apakah kegiatanmu berubah saat terjadi perubahan cuaca? Bagaimana pengaruh cuaca terhadap kehidupan manusia?

Bacalah teks “Cuaca dan Kehidupan Manusia” sekali lagi!

Tuliskan informasi tentang kegiatan manusia berdasarkan teks bacaan tersebut!

Jawaban:

Sekarang, giliranmu menulis tentang pengaruh cuaca terhadap kehidupan di rumahmu.

Bacakan hasil tulisanmu di hadapan temanmu.

Apakah pengaruh cuaca di rumahmu sama dengan yang terjadi terhadap temanmu?

Jawaban:

Ayo Berlatih

Hingga siang hari, hujan belum reda. Lani mengajak teman-teman bermain sambil beraktivitas fisik di dalam kelas.

Lani dan teman-teman berbaris dengan rapi. Lalu, balik ke kanan dan kiri sambil merentangkan tangan. Kini, setiap orang memiliki ruang yang cukup untuk bergerak.

Bonus Cerita Anak SD: Androcles dan seekor singa

Androcles dan seekor singa

Dahulu kala di Kota Roma, hiduplah seorang budak bernama Androcles yang melarikan diri dari majikannya dan menyembunyikan diri di dalam hutan. Dia berjalan tak tentu arah di hutan tersebut cukup lama, hingga dia merasa kelelahan dan kelaparan serta mulai berputus asa.

Sesaat kemudian, dia mendengar suara seekor singa di dekatnya yang mengaum dengan keras. Androcles yang kelelahan, bangkit dan bergegas untuk pergi karena rasa takutnya kepada singa, tetapi saat dia berjalan menembus semak-semak dia tersandung pada akar pohon dan terjatuh.

Ketika dia mencoba untuk bangkit kembali, dia melihat seekor singa yang sangat besar datang ke arahnya, berjalan terpincang-pincang dengan tiga kakinya sambil mengangkat satu kakinya ke depan.

Dongeng Androcles dan Seekor Singa

Androcles yang malang menjadi putus asa karena dia tidak memiliki kekuatan lagi untuk bangkit dan melarikan diri pada saat sang singa besar berjalan menuju ke arahnya. Ketika hewan besar itu tiba di depannya, Androcles ketakutan setengah mati. Akan tetapi singa tersebut tidak menyerangnya, dan hanya mengeluh serta mendesah sambil menatap Androcles.

Androcles pun melihat bahwa kaki kanan yang dijulurkan oleh sang Singa, berlumuran darah dan bengkak. Androcles mencoba melihat lebih dekat, dan saat itu dia melihat sebuah duri besar tertusuk pada kaki kanan sang Singa.

Androcles mengumpulkan keberanian dan menarik keluar duri yang menusuk cakar singa, yang saat itu langsung meraung dengan keras karena kesakitan. Tetapi tidak lama setelah itu, sepertinya sang Singa menjadi lebih lega dan tenang, bahkan sang Singa pun menggosok-gosokkan kepala dan badannya ke Androcles sebagai tanda kasih sayang dan terima kasih.

Apa yang ditakutkan oleh Androcles menjadi sirna, sang Singa bukan hanya tidak memangsa dirinya, tetapi dalam waktu tidak berapa lama, singa tersebut pergi dan kembali sambil membawa rusa muda yang berhasil ditangkapnya ke hadapan Androcles, sehingga Androcles bisa mendapatkan makanan di saat itu.

Untuk beberapa waktu, sang Singa terus membawa hewan hutan yang dimangsanya untuk Androcles yang semakin hari semakin akrab dengan hewan besar tersebut. Namun suatu hari, sejumlah prajurit memasuki hutan dan menemukan Androcles. Ketika itu, dia tidak dapat menjelaskan apa yang dia perbuat di dalam hutan. Para prajurit tersebut menahan Androcles, dan membawanya kembali ke kota di mana dia melarikan diri. Di sanalah tuannya mengenali dia dan membawanya ke depan pihak berwenang. Dia pun dijatuhi hukuman mati karena telah melarikan diri dari majikannya.

Pada zaman tersebut, telah menjadi kebiasaan bagi bangsa Roma untuk memasukkan tahanan yang akan dihukum mati, seperti para pembunuh dan penjahat lainnya, ke dalam suatu arena besar bersama dengan seekor singa, sehingga di saat para penjahat menerima hukuman matinya di arena, masyarakat bisa menonton pertarungan antara mereka dan binatang buas tersebut.

Androcles juga dijatuhi hukuman mati, dan akan tempatkan di arena tarung beserta seekor singa. Pada hari yang telah ditentukan, dia pun ditempatkan di arena sendirian dan hanya berbekal tombak untuk melindungi dirinya dari dari serangan singa yang buas. Kaisar yang berada di barisan kursi untuk kalangan istana, memberikan sinyal untuk melepaskan singa dan memulai pertarungan.

Saat sang Singa keluar dari kandangnya dan mendekati Androcles, apa yang terjadi? Bukannya sang Singa melompat ke atasnya untuk menerkam, tetapi sang Singa malah menunjukkan sikap hormat kepadanya, menggosok-gosokkan kepalanya pada Androcles yang dengan segera membelai kepala sang Singa. Ternyata singa tersebut adalah singa yang pernah bertemu dengan Androcles di dalam hutan.

Kaisar yang terkejut melihat perilaku aneh dari sang Singa, memanggil Androcles untuk datang kepadanya dan bertanya bagaimana hal itu bisa terjadi, sehingga singa yang terkenal ganas, menjadi jinak di hadapan Androcles.

Androcles pun menceritakan semua yang telah terjadi terhadapnya kepada sang Kaisar, dan bagaimana singa itu menunjukkan rasa terima kasihnya setelah dia mencabut duri yang menusuk di telapak kakinya.

Sang Kaisar pun mengampuni Androcles dan memerintahkan majikan Androcles untuk membebaskan Androcles dari perbudakan, sementara sang Singa pun dibawa kembali ke hutan untuk dilepaskan sehingga sang Singa bisa menikmati kebebasannya kembali.

Related posts