Kunci Jawaban Sejarah Kelas 10 Halaman 29, 30, 31, 32, 33 Kurikulum Merdeka

KUNCI JAWABAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR

WISLAH.COM – Tulisan berjudul “Kunci Jawaban Sejarah Kelas 10 Halaman 29, 30, 31, 32, 33 Kurikulum Merdeka” ini, memuat kunci jawaban serta pembahasan mendalam terkait studi kasus “Sepenggal Perjalanan Sejarah Trem di Surabaya”. Materi ini membahas tentang sejarah perkembangan trem di Surabaya dari masa kolonial Belanda hingga masa kini, serta dampak sosial dan ekonominya.

Bagi siswa, kunci jawaban ini tidak hanya memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan, tetapi juga memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang sejarah transportasi di Indonesia, khususnya di Surabaya. Dengan mempelajari kunci jawaban ini, siswa diharapkan dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis dalam menganalisis peristiwa sejarah.

Bagi guru, kunci jawaban ini dapat menjadi referensi dalam mengevaluasi pemahaman siswa terhadap materi sejarah transportasi. Selain itu, kunci jawaban ini juga dapat menjadi inspirasi bagi guru untuk mengembangkan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik, misalnya dengan menggunakan studi kasus sejarah lokal sebagai bahan ajar.

Kunci Jawaban Sejarah Kelas 10 Halaman 29, 30, 31, 32, 33

Studi Kasus

Sepenggal Perjalanan Sejarah Trem di Surabaya

Sumber artikel: “Sepenggal Perjalanan Sejarah Trem di Surabaya” ditulis oleh M.F. Mukthi tanggal 05 Mei 2015. https://historia.id/urban/articles/sepenggal-perjalanan-sejarah-trem-di-surabaya-Pew8

Petunjuk kerja:

• Tugas dikerjakan secara individual.

• Tulis argumen kalian di buku atau media lain.

• Kalian dapat mencari dari berbagai sumber lain yang terkait untuk mencari informasi lebih lanjut.

Berdasarkan artikel tersebut, jawablah beberapa pertanyaan di bawah ini!

1. Jelaskan perkembangan trem pada masa pemerintah Belanda hingga masa sekarang!

Jawaban:

Di abad ke 19, sebagai upaya modernisasi transportasi pemerintah kolonial Belanda untuk kepentingan ekonomi.

Tahun 1886 Ooster Java Stoomtram Maatschappij (OJS) diizinkan menjadi pengelola trem.

Tahun 1889, trem mulai beroperasi dan trayek awalnya meliputi 3 jalur yaitu, Ujung-Sepanjang, Mojokerto-Ngoro, dan Gemekan-Dinoyo.

Tahun 1913-1916, seiring berkembangnya kota OJS terus membuka jalur sisi barat sampai ke pusat kota.

Tahun 1923 serikat buruh kereta api dan trem melakukan mogok selama 3 minggu sebagai bentuk perlawanan terhadap kelas-kelas dalam tren yang dianggap tidak adil.

Trem listrik dibangun pada tahun 1911 dan selesai pada tahun 1924.

Tahun 1927 menjadi puncak kejayaan trem listrik maupun trem uap.

Tahun 1945, trem diambil alih oleh perusahaan Djawatan Kereta Api. Namun, karena buruknya manajemen membuat trem tidak terawat.

Tahun 1970-an trem resmi tidak beroperasi di Surabaya, karena tidak bisa bersaing dengan moda transportasi lainnya.

2. Bagaimanakah kesinambungan trem sebagai moda transportasi pada masa dahulu hingga sekarang?

Jawaban:

Pada zaman pemerintahan kolonial Belanda trem menjadi transportasi yang banyak digunakan di Surabaya. Sehingga, pemerintah kota berencana akan membangun jalur trem sepanjang 17 km yang menghubungkan Wonokromo dan Kalimas.

Untuk membangun trem ini digunakan teknologi modern, namun tetap menggunakan jalur trem yang lama karena tidak pernah dibongkar secara resmi dan 80% jalur trem masih dapat digunakan.

Hanya saja terpendam di dalam aspal, tanah maupun material lainnya.

Selama masanya, trem sangat berkembang bahkan sampai ke pusat kota yang membantu jalannya perekonomian.

3. Adakah peristiwa pengulangan yang terkait dengan berhentinya trem sebagai salah satu moda transportasi umum apabila kalian hubungkan dengan kejadian pada masa kini terkait dengan nasib dari moda transportasi umum?

Jelaskan sesuai dengan kondisi penggunaan moda transportasi umum di daerah kalian!

Jawaban:

Ada, pengulangan moda transportasi dari zaman dahulu hingga masa kini adalah zaman dahulu menggunakan trem baik dengan tenaga listrik maupun uap. Hal ini terjadi lagi dengan adanya kereta api uap yang sudah tidak digunakan lagi karena sekarang menggunakan tenaga listrik seperti KRL.

4. Jelaskan perubahan apa yang terjadi dari penggunaan trem di Surabaya pada masa itu?

Jawaban:

Perubahan trem di Surabaya awalnya menggunakan tenaga uap sampai menggunakan trem tenaga listrik. Dan, dari hanya ada 3 trayek menjadi bertambah seiring berjalannya waktu.

5. Mengapa trem dapat menjadi simbol penjajahan bagi kaum pergerakan kemerdekaan pada masa itu?

Jawaban:

Karena adanya pembagian kelas dalam trem dan harganya yang mahal, sehingga hanya dapat dinaiki oleh kalangan tertentu. Membuat masyarakat Indonesia merasa tidak adil.

Penutup

Semoga artikel “Kunci Jawaban Sejarah Kelas 10 Halaman 29, 30, 31, 32, 33 Kurikulum Merdeka” ini, bermanfaat bagi siswa dan guru dalam memahami sejarah transportasi di Indonesia, khususnya sejarah trem di Surabaya. Dengan mempelajari sejarah, kita dapat mengambil pelajaran berharga dari masa lalu dan menerapkannya untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Related posts