WISLAH.COM – Tulisan berjudul “Kunci Jawaban IPS Kelas 10 Halaman 244, 245 Kurikulum Merdeka” ini memuat pembahasan mendalam terkait Lembar Aktivitas 4 yang berfokus pada studi kasus kerusakan hutan mangrove di Desa Lalombi, Kecamatan Banawa Selatan. Materi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan, khususnya kerusakan hutan mangrove, serta kaitannya dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Bagi siswa, kunci jawaban ini tidak hanya memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan, tetapi juga memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang konsep-konsep geografi, seperti persebaran penduduk dan mata pencaharian, serta dampaknya terhadap lingkungan. Dengan mempelajari kunci jawaban ini, siswa diharapkan dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis dalam memahami permasalahan lingkungan.
Bagi guru, kunci jawaban ini dapat menjadi referensi dalam mengevaluasi pemahaman siswa terhadap materi kerusakan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, kunci jawaban ini juga dapat dijadikan sebagai bahan diskusi di kelas untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Kunci Jawaban IPS Kelas 10 Halaman 244, 245 Kurikulum Merdeka
Lembar Aktivitas 4
Studi kasus
• Tujuan no 14 SDGs: Mengonservasi dan memanfaatkan secara berkelanjutan sumber daya laut, samudra dan maritim untuk pembangunan yang berkelanjutan.
• Bacalah artikel ini dengan cermat!
Pengaruh Aktivitas Penduduk terhadap Kerusakan Hutan Mangrove di Desa Lalombi Kecamatan Banawa Selatan
Artikel ini disarikan dari hasil penelitian Ishak dan Saputra (2015), penelitian mengenai aktivitas penduduk yang berdampak pada kerusakan hutan mangrove di daerah pesisir Desa Lalombi, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah pada tahun 2014. Metode penelitian dengan survei sebanyak 44 kepala keluarga dan wawancara dengan responden serta data pendukung menghasilkan temuan tentang penurunan luas hutan mangrove dari tahun 2010 hingga tahun 2014. Data luas hutan mangrove pada tahun 2010 seluas 71 ha lalu pada tahun 2014 luas hutan mangrove tinggal 30 ha. Penurunan luas hutan mangrove disebabkan oleh alih fungsi lahan menjadi pemukiman warga seluas 2 ha dan menjadi lahan budidaya perikanan dan pertanian seluas 39 ha. Alih fungsi hutan mangrove menjadi pemukiman disebabkan peningkatan jumlah penduduk sehingga kebutuhan akan tempat tinggal meningkat. Sedangkan alih fungsi hutan mangrove menjadi tambak, kebun kelapa sawit, dan kelapa juga terkait dengan peningkatan pemenuhan kebutuhan hidup warga di desa tersebut.
Sumber: Ishak dan Saputra, A.I. (2015). Pengaruh Aktivitas Penduduk Terhadap Kerusakan Hutan Mangrove Di Desa Lalombi Kecamatan Banawa Selatan. Jurnal GeoTadulako Vol. 3 No. 6 Juli – Desember
Petunjuk kerja:
• Kerjakan tugas secara mandiri dan individual.
• Tulis dan sampaikan temuan kalian di kelas!
Tugas:
• Cermati dan temukan prinsip-prinsip persebaran yang ada dalam kasus tersebut!
Jawaban:
Prinsip-prinsip persebaran dalam kasus berkurangnya lahan mangrove pada tahun 2010 – 2014 adalah :
a. Persebaran penduduk.
b. Persebaran mata pencaharian.
• Buatlah grafik penurunan luas hutan mangrove dari tahun 2010 hingga tahun 2014.
Jawaban:

• Buatlah tabel alih fungi hutan mangrove menjadi beberapa sektor.
Jawaban:

• Cermati dan temukan penyebab penurunan luas hutan mangrove.
Jawaban:
Penyebab penurunan luas hutan mangrove
adalah karena adanya pemanfaatan hutan mangrove yang tidak sebagaimana mestinya, yaitu beralih fungsi menjadi pemukiman. Sebagai dampak dari alih fungsi pemukiman, selanjutnya terjadi alih fungsi lahan yang diperuntukkan bagi sumber mata pencaharian penduduk.
• Jelaskan dampak alih fungsi hutan mangrove bagi lingkungan hidup serta manusia dalam jangka panjang!
Jawaban:
Dampak alih fungsi hutan mangrove bagi lingkungan hidup serta manusia dalam jangka panjang antara lain :
a. Perubahan struktur ekosistem hingga menurunkan fungsi ekologis.
b. Penurunan keanekaragaman hayati.
c. Kematian vegetasi mangrove.
d. Menurunnya pendapatan masyarakat pesisir.
e. Tidak dapat menghalau kenaikan muka air laut sehingga warga sekitar bisa menjadi korban laut pasang termasuk bencana tsunami.
• Berikan pendapat kalian sebagai solusi untuk mengatasi masalah tersebut.
Jawaban:
Pendapat saya sebagai solusi mengatasi masalah penurunan luas hutan mangrove adalah :
a. Tidak membuka pemukiman masyarakat.
b. Menyiagakan petugas untuk merawat hutan mangrove.
c. Menyiagakan petugas untuk menjaga keamanan hutan mangrove.
Penutup
Semoga artikel “Kunci Jawaban IPS Kelas 10 Halaman 244, 245 Kurikulum Merdeka” ini bermanfaat bagi siswa dan guru dalam memahami permasalahan kerusakan hutan mangrove dan upaya pelestariannya. Dengan pemahaman yang baik tentang materi ini, diharapkan siswa dapat menjadi generasi yang peduli terhadap lingkungan dan berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.






