Kumpulan Materi IPS Kelas 10 Kurikulum Merdeka (Semester 1 dan 2)

Kumpulan Materi IPS Kelas 10 Kurikulum Merdeka (Semester 1 dan 2)
Kumpulan Materi IPS Kelas 10 Kurikulum Merdeka (Semester 1 dan 2)

WISLAH.COM – Berikut “Kumpulan Materi IPS Kelas 10 Kurikulum Merdeka (Semester 1 dan 2)” untuk membantu siswa memahami konsep-konsep kunci dalam Ilmu Pengetahuan Sosial. Materi ini disusun berdasarkan buku “Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMA/MA Kelas X (Edisi Revisi)” yang ditulis oleh Sari Oktaiana, Efvinggo Fasya Jaya, dan M. Rizky Satria, diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia pada tahun 2023. Buku ini mencakup berbagai disiplin ilmu sosial dan humaniora, termasuk sosiologi, antropologi, ilmu ekonomi, ilmu sejarah, dan geografi, memberikan landasan komprehensif bagi siswa untuk menjelajahi dinamika masyarakat dan lingkungan di Indonesia.

Seluruh materi mata pelajaran IPS kelas 10 SMA semester 1 dan 2 ini penting karena membekali siswa dengan pemahaman tentang interaksi manusia dengan lingkungannya, baik dari sudut pandang sosial, budaya, ekonomi, sejarah, maupun geografis. Dengan memahami materi ini, siswa diharapkan dapat mengembangkan pemikiran kritis, analitis, dan kreatif dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, budaya, ekonomi, dan lingkungan di Indonesia.

Kumpulan Materi IPS Kelas 10 SMA Kurikulum Merdeka (Kurmer) (Semester 1 dan 2)

A. Ringkasan Materi IPS Kelas 10 Bab 1 (Menjelajah Ilmu Pengetahuan Sosial)

Berikut rangkuman materi yang dipelajari siswa pada Bab “Menjelajah Ilmu Pengetahuan Sosial”:

  • Kajian Sosiologi
    • Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari masyarakat dan interaksi antarmanusia di dalamnya. Sosiologi lahir dari perubahan sosial besar seperti Revolusi Industri dan Revolusi Prancis.
    • Tokoh-tokoh penting dalam sosiologi antara lain Auguste Comte (Bapak Sosiologi), Ibnu Khaldun, Emile Durkheim, Karl Marx, Max Weber, dan Talcott Parsons.
    • Sosiologi memiliki sifat empiris, teoretis, kumulatif, dan nonetis.
    • Fungsi sosiologi meliputi penelitian, pembangunan, perencanaan sosial, dan solusi atas masalah sosial.
  • Kajian Ilmu Ekonomi
    • Ilmu ekonomi mempelajari bagaimana manusia memenuhi kebutuhannya yang tidak terbatas dengan sumber daya yang terbatas.
    • Sejarah ilmu ekonomi dimulai dari sistem barter hingga penggunaan uang sebagai alat tukar. Adam Smith dikenal sebagai Bapak Ilmu Ekonomi dengan karyanya “The Wealth of Nations”.
    • Konsep dasar ilmu ekonomi meliputi kebutuhan, kelangkaan, biaya peluang, dan prinsip ekonomi.
    • Ilmu ekonomi dibagi menjadi ekonomi deskriptif, teori, dan terapan. Ekonomi teori selanjutnya dibagi menjadi ekonomi makro, mikro, dan syariah.
    • Kegiatan ekonomi meliputi produksi, distribusi, dan konsumsi.
  • Kajian Ilmu Sejarah
    • Ilmu sejarah mempelajari peristiwa masa lalu yang memiliki makna sosial dan berdampak pada perkembangan masyarakat.
    • Konsep dasar ilmu sejarah meliputi manusia, ruang, waktu, kronologi, periodisasi, diakronik, sinkronik, sebab-akibat, perubahan, dan keberlanjutan.
    • Sejarah memiliki manfaat sebagai ilmu, cara mengetahui masa lampau, pernyataan pendapat, dan profesi.
  • Kajian Geografi
    • Geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang bumi, termasuk unsur fisik (litosfer, atmosfer, hidrosfer, biosfer) dan unsur manusia (antroposfer).
    • Pendekatan geografi meliputi pendekatan keruangan, lingkungan, dan kewilayahan.
    • Konsep dasar geografi antara lain lokasi, jarak, keterjangkauan, morfologi, aglomerasi, nilai guna, interaksi dan interdependensi, diferensiasi area, keterkaitan keruangan, dan pola.
    • Prinsip geografi meliputi prinsip persebaran, interelasi, deskripsi, dan korologi.
Baca Lengkap: Rangkuman Materi IPS Kelas 10 Bab 1

B. Ringkasan Materi IPS Kelas 10 Bab 2 (Penelitian Sosial)

Berikut rangkuman materi yang dipelajari siswa pada Bab “Penelitian Sosial”:

  • Penelitian Sosial
    • Penelitian sosial adalah upaya sistematis untuk menganalisis fenomena sosial, budaya, dan lingkungan menggunakan metode ilmiah.
    • Tahapan penelitian sosial meliputi:
      • Menentukan topik.
      • Merumuskan masalah.
      • Melakukan studi literatur
      • Merumuskan hipotesis
      • Menentukan metode.
      • Menyusun instrumen.
      • Mengumpulkan data.
      • Mengolah dan menganalisis data
      • Menulis laporan dan menarik kesimpulan
  • Metode Penelitian Sosial
    • Metode kualitatif mengeksplorasi makna dan pengalaman individu melalui observasi, wawancara, dan diskusi kelompok.
    • Metode kuantitatif menguji teori dengan menganalisis hubungan antarvariabel menggunakan data numerik dan statistik.
    • Metode campuran menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif.
  • Kekhasan Penelitian Sejarah
    • Penelitian sejarah berfokus pada peristiwa masa lalu dan menggunakan sumber sejarah primer (saksi mata) dan sekunder (bukan saksi mata).
    • Tahapan penelitian sejarah meliputi heuristik (pengumpulan data), verifikasi (kritik sumber), interpretasi (analisis), dan historiografi (penulisan).
  • Kekhasan Penelitian Geografi
    • Penelitian geografi melibatkan analisis fenomena geosfer menggunakan pendekatan keruangan, lingkungan, dan kompleks wilayah.
    • Alat bantu dalam penelitian geografi meliputi peta, penginderaan jauh, dan Sistem Informasi Geografis (SIG).
    • Jenis penelitian geografi meliputi penelitian eksploratif, deskriptif, dan eksplanatif, dengan bentuk penelitian seperti studi kasus, survei, dan eksperimen.
    • Data dalam penelitian geografi dapat berupa data primer (dikumpulkan langsung oleh peneliti) dan data sekunder (dari sumber lain).
Baca Lengkap: Rangkuman Materi IPS Kelas 10 Bab 2

C. Ringkasan Materi IPS Kelas 10 Bab 3 (Dinamika Masyarakat dan Lingkungan Indonesia)

Berikut rangkuman materi yang dipelajari siswa pada Bab “Dinamika Masyarakat dan Lingkungan Indonesia”:

  • Kehidupan Masyarakat pada Masa Kerajaan Hindu-Buddha
    • Perdagangan dunia dan perkembangan kehidupan di Nusantara: Masuknya pengaruh Hindu-Buddha melalui jalur perdagangan, membentuk kerajaan-kerajaan seperti Kutai, Tarumanegara, Sriwijaya, dan Majapahit.
    • Jejak hubungan awal India dan Nusantara: Bukti hubungan melalui kitab-kitab kuno seperti Jataka dan Ramayana, serta catatan perjalanan seperti Periplous tes Erythras Thalases dan Geographike Hyphegesis.
    • Proses masuknya pengaruh budaya Hindu-Buddha di Nusantara: Teori-teori mengenai penyebaran pengaruh Hindu-Buddha, termasuk hipotesis kesatria, waisya, dan brahmana.
    • Perkembangan kehidupan pada masa kerajaan Hindu-Buddha: Bahasa Sanskerta, sistem pengetahuan, sistem kemasyarakatan (kasta), peralatan hidup dan teknologi, sistem mata pencarian, sistem religi, dan kesenian.
    • Peninggalan budaya masa kerajaan Hindu-Buddha: Candi, prasasti, arca, karya sastra, dan tradisi.
  • Kehidupan Masyarakat pada Masa Kerajaan Islam
    • Jejak awal pengaruh Islam di Nusantara: Bukti-bukti sejarah mengenai masuknya Islam, termasuk makam Fatimah binti Maimun dan makam Sultan Malik as-Saleh.
    • Proses penyebaran pengaruh budaya Islam di Nusantara: Teori-teori mengenai asal mula penyebaran Islam, termasuk teori Gujarat, Persia, Tiongkok, dan Arab.
    • Berdirinya kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara: Kesultanan Perlak, Samudera Pasai, Ternate dan Tidore, Demak, Aceh Darussalam, Banten, Gowa-Tallo, dan Mataram.
    • Perkembangan kehidupan pada masa kerajaan Islam: Bahasa Arab, sistem pengetahuan, sistem kemasyarakatan, peralatan hidup dan teknologi, sistem mata pencarian, sistem religi, dan kesenian.
    • Peninggalan budaya masa kerajaan Islam: Masjid, istana, kaligrafi, karya sastra (hikayat, babad, suluk, syair), dan tradisi.
  • Lingkungan Geosfer Fisikal Indonesia
    • Litosfer: Lapisan batuan penyusun kulit bumi, meliputi kerak benua dan kerak samudera. Proses tektonisme (pergerakan lempeng) menyebabkan gempa bumi, pembentukan pegunungan, aktivitas vulkanik, dan perubahan garis pantai.
    • Atmosfer: Lapisan udara yang menyelimuti bumi, terdiri dari troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, dan eksosfer. Atmosfer berperan penting dalam mengatur suhu, cuaca, dan melindungi bumi dari radiasi.
    • Hidrosfer: Lapisan air di permukaan bumi, meliputi perairan darat (sungai, danau, rawa) dan laut. Siklus air menggambarkan pergerakan air di bumi. Perairan laut diklasifikasikan berdasarkan letak dan kedalaman.
    • Potensi bencana hidrometeorologi: Bencana yang disebabkan oleh fenomena atmosfer dan air, seperti badai, banjir, kekeringan, dan perubahan iklim. Upaya mitigasi bencana penting dilakukan untuk mengurangi dampaknya.
Baca Lengkap: Rangkuman Materi IPS Kelas 10 Bab 3

D. Ringkasan Materi IPS Kelas 10 Bab 4 (Keragaman Sosial, Budaya, dan Ekonomi Masyarakat Indonesia)

Berikut rangkuman materi yang dipelajari siswa pada Bab “Keragaman Sosial, Budaya, dan Ekonomi Masyarakat Indonesia”:

  • Struktur Sosial dalam Masyarakat
    • Stratifikasi sosial adalah pembedaan posisi sosial individu dalam masyarakat secara hierarki.
    • Dasar stratifikasi sosial antara lain kekayaan, kekuasaan, kehormatan, dan ilmu pengetahuan.
    • Sifat stratifikasi sosial meliputi terbuka, tertutup, dan campuran.
    • Status sosial adalah posisi individu dalam kelompok sosial, meliputi ascribed status (diperoleh sejak lahir), achieved status (diperoleh melalui usaha), dan assigned status (diberikan oleh masyarakat).
    • Peran sosial adalah perilaku yang diharapkan dari seseorang sesuai status sosialnya.
    • Mobilitas sosial adalah perpindahan status sosial individu, meliputi mobilitas vertikal (naik atau turun) dan horizontal (sederajat).
    • Saluran mobilitas sosial antara lain pendidikan, angkatan bersenjata, lembaga keagamaan, organisasi politik, ekonomi, keahlian, dan pernikahan.
  • Ragam Gejala Sosial dalam Masyarakat
    • Gejala sosial adalah fenomena atau peristiwa sosial akibat hubungan antarindividu atau kelompok sosial.
    • Contoh gejala sosial meliputi kemiskinan, kejahatan, keluarga, kependudukan, dan masalah lingkungan hidup.
    • Kemiskinan dapat berupa absolut (tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar) atau relatif (ketimpangan pendapatan).
    • Kejahatan dapat berupa kejahatan kerah biru (kelas bawah) atau kerah putih (pengusaha/pejabat).
    • Keluarga berperan penting dalam sosialisasi primer individu dan memiliki fungsi reproduksi, afeksi, pemberian status, perlindungan, pendidikan, dan ekonomi.
    • Masalah kependudukan meliputi persebaran tidak merata, pertumbuhan tinggi, pengangguran, dan perkawinan anak.
    • Masalah lingkungan hidup seperti perubahan iklim mengancam kehidupan manusia dan menimbulkan konflik sosial.
  • Diferensiasi Sosial Budaya
    • Diferensiasi sosial budaya adalah pembedaan individu berdasarkan ciri fisik, sosial, dan budaya, seperti suku bangsa, agama, jenis kelamin, dan profesi.
    • Indonesia memiliki keragaman suku bangsa, bahasa daerah, agama, dan profesi.
    • Diferensiasi sosial budaya berdampak positif (memperkuat ikatan kelompok, melestarikan budaya, menumbuhkan kebanggaan, memberikan identitas) dan negatif (polarisasi sosial, konflik, etnosentrisme).
    • Kesetaraan gender penting untuk mencapai keadilan dan pembangunan berkelanjutan.
  • Masyarakat, Pasar, dan Terbentuknya Harga Pasar
    • Permintaan (demand) adalah jumlah barang/jasa yang ingin dibeli pada tingkat harga tertentu.
    • Penawaran (supply) adalah jumlah barang/jasa yang ditawarkan pada berbagai tingkat harga.
    • Keseimbangan harga (equilibrium) terjadi ketika jumlah barang yang diminta sama dengan jumlah barang yang ditawarkan.
    • Pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli, dapat berupa pasar konkret (fisik) atau abstrak (online).
    • Struktur pasar meliputi pasar persaingan sempurna dan tidak sempurna (monopoli, oligopoli, monopolistik).
    • Ekonomi digital adalah kegiatan ekonomi berbasis teknologi informasi dan komunikasi.
  • Masyarakat dan Peran Lembaga Keuangan dalam Kehidupan Sehari-hari
    • Bank adalah badan usaha yang menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat.
    • Fungsi bank meliputi penghimpun dan penyalur dana masyarakat.
    • Jenis bank meliputi bank sentral (Bank Indonesia), bank umum, dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR), baik konvensional maupun syariah.
    • Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) meliputi asuransi, dana pensiun, lembaga pembiayaan, dan lembaga jasa keuangan khusus.
    • Teknologi finansial (fintech) adalah inovasi finansial berbasis teknologi, seperti peer-to-peer lending dan pinjaman online.
    • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan.
    • Literasi finansial penting untuk mengelola keuangan pribadi dan mengambil keputusan finansial yang bijak.
    • Laporan keuangan pribadi meliputi kondisi keuangan, catatan penghasilan dan pengeluaran, serta evaluasi kesehatan keuangan.
    • Ekonomi digital memberikan kemudahan transaksi namun juga memiliki risiko keamanan data dan penipuan.
Baca Lengkap: Rangkuman Materi IPS Kelas 10 Bab 4

Penutup

Demikian “Kumpulan Materi IPS Kelas 10 Kurikulum Merdeka (Semester 1 dan 2)”. Semoga dapat memberikan gambaran umum tentang cakupan materi IPS kelas 10 SMA pada semester 1 dan 2. Dengan memahami konsep-konsep kunci ini, siswa diharapkan dapat mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika masyarakat dan lingkungan di Indonesia, serta menjadi warga negara yang aktif dan bertanggung jawab.

Related posts