Kapan Puasa Tarwiyah dan Arafah 2024, Bagi Muslim Indonesia?

Kapan Puasa Tarwiyah dan Arafah 2024, Bagi Muslim Indonesia?
Kapan Puasa Tarwiyah dan Arafah 2024, Bagi Muslim Indonesia?

WISLAH.COM – Tulisan ini memuat informasi tentang kapan puasa Tarwiyah dan Arafah 2024 bagi umat Muslim di Indonesia. Puasa Tarwiyah dan Arafah adalah dua puasa sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan sebelum Hari Raya Idul Adha. Namun, penentuan tanggalnya sering kali menimbulkan pertanyaan karena perbedaan metode perhitungan yang digunakan oleh berbagai pihak. Artikel ini akan membahas secara detail kapan puasa Tarwiyah dan Arafah 2024 berdasarkan perhitungan pemerintah, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama (NU).

Kapan Puasa Tarwiyah dan Arafah 2024?

Puasa Tarwiyah dan Arafah merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Muslim yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji. Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah, sedangkan puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah. Namun, penentuan tanggal 8 dan 9 Dzulhijjah ini dapat berbeda-beda tergantung pada metode perhitungan yang digunakan.

1. Penentuan Tanggal Menurut Pemerintah

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Agama (Kemenag), akan menentukan awal Dzulhijjah 1445 H melalui sidang isbat yang akan digelar pada Jumat, 7 Juni 2024. Sidang ini akan mempertimbangkan hasil rukyatul hilal (pengamatan hilal) dan perhitungan astronomis.


Jika hilal terlihat pada tanggal 29 Zulkaidah (7 Juni), maka 1 Dzulhijjah akan jatuh pada keesokan harinya, yaitu 8 Juni. Dengan demikian, puasa Tarwiyah akan dilaksanakan pada Sabtu, 8 Juni 2024, dan puasa Arafah pada Minggu, 9 Juni 2024.

Namun, jika hilal tidak terlihat, maka bulan Zulkaidah akan digenapkan menjadi 30 hari, sehingga 1 Dzulhijjah jatuh pada tanggal 9 Juni. Dalam hal ini, puasa Tarwiyah akan dilaksanakan pada Minggu, 9 Juni 2024, dan puasa Arafah pada Senin, 10 Juni 2024.

2. Penentuan Tanggal Menurut Muhammadiyah

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan tanggal 1 Zulhijjah 1445 H jatuh pada Sabtu, 8 Juni 2024. Penetapan ini berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal, yaitu perhitungan matematis dan astronomis yang telah mereka terapkan sejak lama.


Dengan demikian, menurut Muhammadiyah, puasa Tarwiyah akan dilaksanakan pada Sabtu, 8 Juni 2024, dan puasa Arafah pada Minggu, 9 Juni 2024.

3. Penentuan Tanggal Menurut Nahdlatul Ulama (NU)

Nahdlatul Ulama (NU) juga akan melakukan rukyatul hilal pada tanggal 29 Zulkaidah (7 Juni). Jika hilal terlihat, maka NU akan menetapkan 1 Zulhijjah jatuh pada tanggal 8 Juni, sehingga puasa Tarwiyah akan dilaksanakan pada 8 Juni dan puasa Arafah pada 9 Juni.

Namun, jika hilal tidak terlihat, NU akan menggenapkan bulan Zulkaidah menjadi 30 hari (istikmal), sehingga 1 Zulhijjah jatuh pada tanggal 9 Juni. Dalam hal ini, puasa Tarwiyah akan dilaksanakan pada 9 Juni dan puasa Arafah pada 10 Juni.

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah

Puasa Tarwiyah dan Arafah memiliki keutamaan yang sangat besar bagi umat Muslim. Puasa Tarwiyah dapat menghapus dosa setahun yang lalu, sedangkan puasa Arafah dapat menghapus dosa dua tahun, yaitu setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah

Niat Puasa Tarwiyah:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya niat puasa Tarwiyah, sunah karena Allah ta’ala.”

Niat Puasa Arafah:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ‘arafah sunnatan lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya niat puasa Arafah, sunah karena Allah ta’ala.”

Meskipun terdapat perbedaan dalam penentuan tanggal, namun puasa Tarwiyah dan Arafah tetaplah amalan sunnah yang sangat dianjurkan. Mari kita sambut Idul Adha dengan memperbanyak amalan ibadah, termasuk puasa Tarwiyah dan Arafah, sebagai bentuk ketaatan kita kepada Allah SWT.

Related posts