Jelaskan bagaimana konsekuensi dari seseorang yang beriman! (PAI Kelas 10, Aktivitas 2.4)
Jawaban:
Taat dan mengamalkan apa yang diperintah oleh Allah SWT dan Rasulnya (Nabi Muhammad SAW).
Hal tergambar dari penjelasan dalam artikel NU Online yang berjudul, Pengertian Keimanan Menurut Sejumlah Ulama.
Disebutkan di dalamnya:
Dalam Kitab Kasyifatus Saja, syarah Kitab Safînatun Naja, Syekh Nawawi Al-Bantani menyebutkan tingkatan-tingkatan iman kepada Allah. Namun, ada baiknya jika kita terlebih dahulu melihat pengertian iman itu sendiri, menurut beberapa ulama.
Menurut Al-Jurjani (wafat pada 816 H) dalam At-Takrifat, secara bahasa, iman adalah membenarkan dengan hati. Sementara menurut syariat, iman adalah meyakini dengan hati dan mengikrarkan dengan lisan.
Definisi itu sejalan dengan yang dikemukakan Ibnu Hazm Al-Andalusi Al-Qurthubi (wafat pada 456 H) dalam Al-Fashlu fil Milal. Hanya saja, menurut Ibnu Hazm, keyakinan hati dan pengakuan lisan itu harus berlangsung secara bersamaan.
Ia menambahkan, amal perbuatan tidak termasuk ke dalam unsur definisi iman, sebagaimana yang dikemukakan para ulama lain, karena amal perbuatan adalah konsekuensi dari iman itu sendiri.
karena amal perbuatan adalah konsekuensi dari iman itu sendiri.






