Imbuhan ‘di’, Perbedaan, Fungsi dan Contoh

Perkalian dan Pembagian Bilangan Desimal, Contoh dan Cara Menghitungnya (Rangkuman Materi Matematika SD/MI Kelas 4 Bab 16) Kurikulum Merdeka

Imbuhan ‘di’ | Perbedaan Imbuhan ‘di’ | Fungsi Imbuhan ‘di’ | Contoh Imbuhan ‘di’ |

Perbedaan Imbuhan ‘di’

  • Imbuhan -di sebagai awalan kata kerja pasif dan awalan yang digabungkan dengan imbuhan lainnya memiliki kesamaan yaitu sama-sama membentuk kata kerja pasif. Dengan begitu apabila kalimat bisa di rubah menjadi kalimat aktif, maka kalimat tersebut merupakan tipe awalan yang pertama atau ketiga. Contoh : Tikus di-kejar kucing dapat di rubah menjadi kucing me-ngejar tikus.
  • Imbuhan -di sebagai kata depan tidak bisa diubah menjadi kata kerja aktif karena merupakan kata keterangan tempat atau waktu. Contoh : di sekolah tidak bisa di rubah menjadi me-sekolah.

Fungsi Imbuhan ‘di’

Awalan ‘di’ dalam kata kerja

Imbuhan ‘di’ sebagai awalan yang memiliki fungsi sebagai kata kerja pasif. Penulisan ‘di’ yaitu digabung dengan kata setelahnya. Contoh :  dimakan, dikejar, dibawa, dibuang, dimasak, diminta, dibayar, dibuka, dan lainnya.

Awalan -di sebagai kata depan

Imbuhan -di sebagai kata depan dapat dibagi menjadi 2, yaitu kata depan yang menunjukkan keterangan tempat dan kata depan yang menunjukkan keterangan waktu. Penulisan -di untuk sebagai kata depan ini, baik yang menyatakan keterangan tempat ataupun keterangan waktu, penulisannya dipisahkan dengan kata setelahnya. Contoh : di rumah , di kantor, di sore hari, di bawah, di samping, di atas, di Bandung, dan lainnya.

Awalan -di yang digabung dengan imbuhan lainnya

Imbuhan -di dapat juga digabungkan dengan imbuhan lainnya seperti per-i, per-kan, di-kan, dan sebagainya. Awalan -di memiliki fungsi pasif pada kata yang diikutnya. Masing-masing kata yang diikuti imbuhan yang berbeda dapat memberikan makna kata yang berbeda pula.

Contoh Imbuhan ‘di’

Awalan ‘di’ dalam kata kerja

  • Buah pepaya itu dimakan oleh kelelawar.
  • Seekor kucing dikejar anjing dengan terbirit birit.
  • Bingkisan kado itu dibawa Lina dari luar kota.
  • Banyak sampah-sampah rumah tangga dibuang masyarakat ke kali.
  • Sayuran hijau itu dimasak oleh ibu.

Awalan -di sebagai kata depan

Awalan -di sebagai kata depan yang menyatakan keterangan tempat. Contoh  :

  • Ayah meninggalkan handphonenya di meja.
  • Ibu membeli tiket kereta di loket kereta api.
  • Adik bersepeda di taman dekat sekolah.
  • Paman menunggu di pintu kedatangan bandara dengan membawa papan nama.
  • Fani ingin duduk di sebelah Ruli.

Awalan -di sebagai kata depan yang menyatakan keterangan waktu. Contoh :

  • Pada musim ini, hujan terus turun di sore hari.
  • Lia mendengar bunyi suara jangkrik di malam hari.
  • Kami mendaki gunung bromo untuk melihat matahari terbit di fajar hari.
  • Di saat senja tiba, kami masih terjebak dalam kemacetan.
  • Kami akan mengunjungi Korea di musim semi nanti.

Awalan -di sebagai kata depan

Imbuhan diper-kan

Imbuhan diper-kan merupakan bentuk pasif dari imbuhan memper-kan. Imbuhan ini dapat memiliki makna yang berbeda beda tergantung kata dasar yang digunakan. Contoh :

  • Orang itu senang setelah dipertemukan kembali dengan anaknya yang hilang. (Menyebabkan suatu proses)
  • Karya seni itu diperlihatkan pada khalayak umum. (Menyuruh atau membuat supaya)
  • Tina merasa dipermainkan perasaannya oleh sang kekasih.
  • Kemerdekaan ini diperjuangkan oleh para pahlawan yang gagah berani.
  • Cinta seseorang yang tulus sepertinya patut untuk dipertahankan.

Imbuhan diper-i

Imbuhan diper-i merupakan bentuk pasif dari imbuhan memper-i
  • Hari kemerdekaan Republik Indonesia diperingati pada tanggal 17 Agustus.
  • Mobil Ayah diperbaiki di bengkel langganannya.
  • Atap genteng yang bocor baru saja diperbaharui.
  • Para tentara diperlengkapi dengan senjata khusus yang canggih.
  • Mata kuliah statistik perlu dipelajari dengan tekun.
Imbuhan di-kan merupakan bentuk pasif dari imbuhan me-kan 
  • Upacara bendera diadakan pada setiap hari senin pagi.
  • Masalah yang tidak terlalu penting itu diperkarakan cukup jauh oleh salah satu pihak.
  • Paman ditugaskan untuk menjaga garis pertahanan negara di wilayah Timur.
  • Pelaku kejahatan itu sudah dipenjarakan.
  • Masalah ini dihubungkan dengan masalah yang sudah lalu.

Baca Kumpulan: Rangkuman Bahasa Indonesia Kelas 10 SMA

Related posts