Hadis Tentang Disiplin Shalat, Sanad & Matan, Arti Kosa Kata, Terjemahan dan Isi Kandungan

  • Whatsapp
Hadis Tentang Pengertian Iman, Sanad & Matan, Arti Kosa Kata, Terjemahan dan Isi Kandungan




Hadis Tentang Disiplin Shalat | Sanad & Matan Hadis Tentang Disiplin Shalat | Arti Kosa Kata Hadis Tentang Disiplin Shalat | Terjemahan Hadis Tentang Disiplin Shalat | Isi Kandungan Hadis Tentang Disiplin Shalat |

Sanad & Matan Hadis Tentang Disiplin Shalat

سمع أبا عمرو الشيبانى قال حدثنى صاحب هذه الدار وأشار إلى دار عبد الله قال سألت رسول الله صلى الله عليه وسلم أى الاعمال أحب إلى الله قال الصلاة على وقتها قلت ثم أى قال ثم برالوالدين قلت ثم أى قال ثم الجهاد فى سبيل الله قال حدثنى بهن ولواستزدته لزادنى. متفق عليه

Arti Kosa Kata Hadis Tentang Disiplin Shalat

Shalat pada waktunyaالصلاة على وقتهاMengenai amalanالاعمال
Berbakti kepada kedua orang tuaبرالوالدينdicintai oleh Allah Swtأحب إلى الله

Terjemahan Hadis Tentang Disiplin Shalat

Memahami Terjemahan Mendengar Abu Amr Asy-Syaibani, ia berkata ”Pemilik rumah ini -sambil menunjuk rumah Abdullah bin Mas’ud-memberitakan kepadaku, “Saya bertanya kepada Rasulullah SAW, mengenai amalan yang paling dicintai oleh Allah Swt?” Maka beliau menjawab, “Shalat pada waktunya.” Saya bertanya lagi, “Lalu amalan apa lagi, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Berbakti kepada kedua orang tua.” Saya bertanya kembali, “Kemudian amalan apa lagi?” Beliau berkata, “Kemudian berjihad di jalan Allah Swt.” Ibnu Mas’ud berkata, “Beliau (hanya) menyebutkan perkara tersebut, jika sekiranya aku bertanya lebih banyak, maka tentu beliau akan menambahnya“ (HR. Mutafaq ‘alaihi).

Baca Juga :   Ayat Ayat Al Quran Tentang Godaan Setan


Isi Kandungan Hadis Tentang Disiplin Shalat

Sebagai seorang muslim yang beriman, tentu kita akan selalu berusaha menjadi pribadi yang jauh lebih baik, sehingga Allah Swt makin cinta dan ridha kepada kita. Bagaimana agar mengetahui amalan manakah yang paling dicintai oleh Allah Swt? jawabannya banyak sekali yang pasti hamba-hambaNya konsisten dalam menjalankan amal kebaikan tersebut. Namun ada beberapa sahabat Nabi mengatakan bahwa ada 3 amalan yang paling dicintai Allah Swt yakni shalat pada waktunya, berbakti kepada orangtua dan jihad fii sabilillah.



Amalan yang dicintai oleh Allah Swt itu ada 3, yaitu shalat tepat waktu, berbakti kepada orang tua dan berjihad di jalan Allah Swt. Dalam hal berbakti kepada orang tua, sudah sepantasnya seorang anak itu berbakti kepada kedua orang tuanya, ibunya yang telah mengandung, melahirkan, menyusui dan membesarkannya serta mendidiknya dan ayahnya yang telah mencari nafkah untuk membiayai kehidupan anak dan istrinya. Apabila anak itu durhaka kepada orang tuanya sungguh sangat tidak pantas, karena semua yang dilakukan oleh orang tuanya kepadanya tidak akan pernah terbalaskan sampai kapanpun. Oleh karena itu, kita sebagai anak kita harus mempunyai rasa kasih sayang terhadap kedua orang tua kita sehingga suatu saat merka dimasa tua nanti kitalah yang akan mendidik dan dan merawat mereka dengan penuh kasih dan sayang sebagaimana mereka mendidik kita dan menyayangi kita sejak kecil. Hadis nabi juga mengatakan kalau surga itu dibawah telapak kaki ibu, kalau kita ingin meraih surganya Allah Swt maka kita harus selalu berbuat baik terhadap kedua orang tua kita.

Baca Juga :   Asyura : Pengertian, Peristiwa Penting, Hadits, Tragedi Karbala dan Doa


Manusia diciptakan untuk tujuan mulia, yaitu mengabdi dan beribadah kepada Allah Swt. Islam merupakan agama yang realistis karena sejalan dengan fitrah manusia. Allah Swt memilih Islam sebagai agama yang diridhaiNya. Untuk meraih keselamatan dan kebahagiaan dunia dan akhirat, seorang hamba wajib mengimani dan melaksanakan semua syariat-Nya yaitu Al-Qur’an dan Sunnah Nabi ditambah ijtihad para ulama.

Lantas, apa saja amalan yang paling disukai Allah Swt? Pertanyaan ini pernah diutarakan oleh sahabat kepada Rasulullah SAW.

  • Shalat pada Waktunya.

Shalat pada waktunya, tepat waktu dan lebih utama lagi shalat diawal waktu jika tidak dalam keadaan darurat. Shalat ini merupakan amalan yang pertama kali akan dihisab oleh Allah Swt. Karena itulah shalat merupakan tiangnya agama. Shalat dilakukan bukan hanya sebatas untuk menggugurkan kewajiban semata, tetapi shalat karena Allah Swt. khusyu’ dan selalu menjadi prioritas utama. Shalat merupakan amalan yang amat dicintai Allah Swt. karena di dalam shalat itulah kita sedang bertemu Allah Swt. Dahulukan shalat dibanding aktifitas apapun, dengan begitu Allah Swt pun akan mencintai kita. Shalat merupakan rukun Islam kedua yang diwajibkan bagi umat muslim dan ia menjadi tiang agama.

  • Berbakti kepada Orang Tua.

Amalan selanjutnya yang amat Allah Swt. sukai adalah berbakti kepada kedua orangtua yakni ayah dan ibu yang melahirkan kita ke dunia ini, yang merawat, membesarkan, mendidik, menjaga, mengasihi dan selalu menyayangi kita sejak dalam kandungan.

Mungkin ada beberapa di antara kita yang tidak merasakan kasih sayang orangtua, tidak merasakan didikan orangtua, tidak dijaga dan dirawat karena sebab tertentu, namun di dalam Islam, tetap sebagai anak kita wajib berbakti kepada keduanya. Jika mereka telah tiada, maka cara berbakti yang dilakukan dengan cara mendoakannya, memohonkan ampunan untuk keduanya kepada Allah Swt menyambung silaturahmi dengan kerabatnya dan menjadi anak yang shalih shalihah untuk menjaga keduanya dari siksa neraka.

  • Menuntut Ilmu Bagian Jihad
Baca Juga :   Sholat Taubat : Urgensi dan Tata Laksananya

Menuntut ilmu agama bisa pula disebut jihad. Bahkan sebagian ulama berkata bahwa jihad dengan ilmu ini lebih utama daripada dengan senjata. Karena setiap jihad mesti pula didahului dengan ilmu. Perlu dipahami bahwa menunut ilmu adalah bagian dari jihad. Menuntut ilmu dan mempelajari Islam dihukumi wajib. Jika ada perintah untuk berjihad di jalan Allah Swt dan jihad tersebut merupakan semulia-mulianya amalan, namun tetap menuntut ilmu harus ada. Bahkan menuntut ilmu lebih didahulukan daripada jihad. Karena menuntut ilmu itu wajib. Akan tetapi jika Allah Swt  mudahkan bagi dia untuk berjihad, maka tidaklah masalah. Boleh ia ikut serta asal dengan izin kedua orang tuanya.

Itulah beberapa amalan yang dicintai Allah Swt. Seperti yang dikatakan dalam hadis di atas, namun ada juga hadis lainnya yang menjelaskan dan membahas tentang amalan-amalan baik lainnya yang dicintai Allah Swt. Apapun bentuk amalannya, selagi masih dalam anjuran dan perintahnya, semuanya pasti disukai Allah Swt.

Namun, beberapa hal penting yang harus kita tahu bahwa shalat merupakan amalan pertama yang akan dihisab kelak di hari kiamat, begitupun dengan berbakti pada kedua orangtua, ingat bahwa ridhanya Allah Swt itu bergantung pada ridhanya orangtua, karenanya Allah Swt sangat menganjurkan kita untuk berbakti kepada keduanya dan jihad fii sabilillah merupakan salah satu tanda bahwa kita seorang muslim yang beriman.






Related posts