6 Pengertian Bahasa Sunda, Fungsi, Jenis, dan Tingkatan dalam Bahasa Sunda

  • Whatsapp
Bahasa Sunda

Bahasa Sunda Adalah | Pengertian Bahasa Sunda Menurut Para Ahli | Fungsi Bahasa Sunda | Jenis Bahasa Sunda | Tingkatan dalam Bahasa Sunda |

Pengertian Bahasa Sunda Menurut Para Ahli

Berikut adalah beberapa pengertian Bahasa Sunda menurut para ahli yang dikutip dari beberapa sumber:

  1. Menurut Ekadjati, Bahasa Sunda adalah sebuah bahasa daerah Indonesia, yang telah dipergunakan sejak berabad-abad termasuk kedalam keluarga bahasa Austronesia. Seperti bahasa Indonesia dalam bahasa Sunda peranan awalan, sisipipan dan akhiran sangatlah besar dalam pembentukan katakata.
  2. Menurut Abdurrachman dalam bukunya “Struktur bahasa Sunda dialek Cirebon”, Bahasa Sunda adalah bahasa yang digunakan oleh suku bangsa Sunda yang sebagian besar berdiam di Tatar Sunda ( Jawa Barat ).
  3. Menurut Robert Henry Robins, Bahasa Sunda adalah bahasa dengan kata – kata yang melembaga , diakui dalam kamus – kamus dan dalam pengajaran bahasa daerah.
  4. Menurut Ahmad S. Hardja Sudjana dkk, Bahasa Sunda adalah bahasa yang digunakan oleh penduduk pribumi Pasundan sebagai bahasa ibu.
  5. Menurut Muhsin Z., M, Bahasa Sunda adalah sebuah bahasa dari cabang Melayu – Polinesia dalam rumpun bahasa Austronesia . Bukti bahwa bahasa Sunda termasuk rumpun Austronesia.
  6. Menurut Dienaputra, Bahasa Sunda merupakan bahasa yang mengalami perkembangan. Bahasa Sunda pernah dipengaruhi kebudayaan Hindu-Buddha dengan bahasa dan aksara Sansekerta. Bahasa Sunda pun kemudian dipengaruhi oleh kebudayaan pada masa kerajaan Islam dengan bahasa Arab. Selanjutnya bahasa Sunda dipengaruhi juga oleh kebudayaan Eropa.
Baca Juga :   Laporan Keuangan : Pengertian, Jenis, Tujuan, Contoh, dan Bentuknya

Fungsi Bahasa Sunda

Berikut adalah penjelasan tentang fungsi Bahasa Sunda:

Fungsi Bahasa Sunda Menurut Garna

  • Lambang kebangaan daerah;
  • Lambang identitas daerah;
  • Alat penghubung di dalam keluarga dan masyarakat daerah.

Jenis-Jenis Bahasa Sunda

Berikut adalah penjelasan tentang jenis Bahasa Sunda:






Bahasa Sunda Halus

Umumnya digunakan dalam percakapan dengan orang yang lebih tua

Bahasa Sunda Kasar

Biasa digunakan dalam percakapan sehari-hari dengan orang yang usianya sebaya atau lebih muda.

Tingkatan dalam Bahasa Sunda  

Berikut adalah penjelasan tentang tingkatan yang ada dalam Bahasa Sunda, berdasar pada hasil kongres bahasa Sunda di Cipayung Bogor pada tahun 1986:

Ragam Basa Hormat

Ragam Basa Hormat atau bahasa Sunda halus digunakan untuk menunjukkan rasa hormat. Ragam Basa Hormat pun kemudian dibagi ke dalam 6 tingkatan ragam basa sesuai dengan subjek yang bersangkutan.

Baca Juga :   Advokat : Pengertian dan Definisi Advokat Menurut Para Ahli

Ragam Basa Lemes

Pisan Biasanya ragam basa ini digunakan untuk berdialog dengan orang yang jabatannya lebih tinggi, bangsawan maupun orang tua.

Ragam Basa Lemes Keur Batur

Ragam basa ini digunakan untuk berdialog dengan orang lain yang usianya lebih tua.

Ragam Basa Lemes Keur Pribadi

Ragam basa ini merupakan kosakata halus yang khusus digunakan untuk diri sendiri.

Ragam Basa Lemes Kagok / Panengah

Biasanya jenis bahasa ini digunakan untuk teks-teks pada surat kabar.

Ragam Basa Lemes Dusun

Biasanya digunakan dalam situasi resmi di dalam komunitas lokal Sunda yang memiliki keragaman penggunaan bahasa Sunda.

Ragam Basa Lemes Budak

Ragam basa ini umumnya digunakan oleh orang tua ketika berdialog dengan anaknya

Baca Juga :   Psikologi Kognitif: Sejarah, Pengertian, dan Perbedaannya dengan Behaviorisme

Ragam Basa Loma

Ragam bahasa Loma yang umumnya digunakan dalam pergaulan sebaya / akrab sebenarnya tidak dimaknai dengan kekasaran yang menimbulkan pengurangan rasa hormat.

Ragam Basa Garihal (Sangat Kasar)

Umumnya digunakan dalam keadaan marah/murka. Ragam Basa Garihal biasanya menggunakan objek hewan sebagai kosakata.




Related posts