Bagaimana Mendapatkan Semua Keperluan Kita?, Kebutuhan, Memenuhi Kebutuhan dan Jual Beli (Rangkuman Materi IPAS SD/MI Kelas 4 Bab 7) Kurikulum Merdeka

Perkalian dan Pembagian Bilangan Desimal, Contoh dan Cara Menghitungnya (Rangkuman Materi Matematika SD/MI Kelas 4 Bab 16) Kurikulum Merdeka

Rangkuman Materi IPAS SD/MI Kelas 4 Bab 7 | Kurikulum Merdeka | Bagaimana Mendapatkan Semua Keperluan Kita? | Aku dan Kebutuhanku | Bagaimana Aku Memenuhi Kebutuhanku? | Aku Membutuhkan kalian | Kegiatan Jual Beli Sebagai Salah Satu Pemenuhan Kebutuhan |

Aku dan Kebutuhanku

Kebutuhan Manusia

Kebutuhan Manusia Menurut Kepentingan/ intensitas Kegunaan:

  • Kebutuhan primer

Kebutuhan paling mendasar dan harus dipenuhi oleh manusia.

  • Kebutuhan sekunder

Kebutuhan berupa penunjang hidup. Kebutuhan ini bisa ditunda pemenuhannya setelah kebutuhan primer dipenuhi.

  • Kebutuhan tersier

Kebutuhan yang berkaitan dengan usaha menciptakan atau meningkatkan harga diri, prestise atau gengsi. Biasanya digolongkan menjadi sebuah kebutuhan mewah.

Kebutuhan tergantung pada siapa yang memiliki kebutuhan tersebut. Contohnya kamera akan menjadi sebuah kebutuhan primer untuk seorang fotografer. Namun untuk orang lain, bisa jadi menjadi kebutuhan sekunder atau tersier.

Maka dari itu, tahukah kalian, mengetahui kebutuhan pribadi dan menggolongkannya ke dalam tiga kelompok kebutuhan itu cukup penting loh untuk dilakukan. Tujuannya agar kita mengetahui mana kebutuhan yang harus didahulukan kemudian memisahkan antara kebutuhan utama, sampingan, atau hanya sekedar keinginan.

Membuat daftar prioritas dapat membantu kalian menentukan banyak hal. Mana kebutuhan yang harus didahulukan/dikerjakan dan mana kebutuhan yang harus ditunda atau bahkan dihilangkan. Ini akan membantu kalian untuk memilih kebutuhan yang tepat.

Bagaimana cara menentukan sebuah pilihan utama?

  • Tuliskan semua kebutuhan yang ada, hilangkan yang benar-benar tidak dibutuhkan.
  • Sesuaikan kebutuhan dengan kemampuan kita.
  • Susunlah kebutuhan sesuai dengan tingkat kepentingan.
  • Penuhi semua kebutuhan sesuai dengan daftar kepentingan.

Bagaimana Aku Memenuhi Kebutuhanku?

Masa Sebelum Uang Ditemukan

Zaman dahulu sebelum ada uang, manusia melakukan tukar-menukar barang untuk pemenuhan kebutuhan hidupnya. Cara ini dinamakan barter. Misalnya kain ditukar dengan beras, kayu bakar ditukar dengan singkong. Dalam barter, barang yang ditukar mempunyai nilai sama. Kalau tidak sama, berarti tidak akan terjadi barter atau pertukaran barang.

Berikut alasan mengapa orang mulai meninggalkan barter.

  • Manusia memiliki kebutuhan yang terus bertambah. Sulit rasanya menemukan orang yang berkeinginan sama.
  • Jumlah manusia bertambah banyak. Ini menyulitkan cara tukar menukar barang karena kadang barang yang diinginkan tidak tersedia atau tidak dimiliki oleh orang lain.
  • Kesulitan membawa barang yang akan ditukar. Contoh untuk mendapatkan sapi, orang harus bertukar dengan 16 kg karung beras. Ini pastinya akan merepotkan orang yang mau menukarkan sapi tersebut. Pemilik sapi pun juga kesulitan untuk membawa dan menyimpan beras sebanyak itu.

Aku Membutuhkan kalian

Berkenalan dengan Uang

Awal digunakannya uang tidak diketahui pasti. Setelah masa barter ditinggalkan, manusia mulai menggunakan barang sebagai alat tukar. Namun tidak semua barang bisa dianggap sebagai uang. Syaratnya adalah berharga dan setara dengan barang yang ditukar.

Keterbatasan jumlah dan kelangkaan, uang barang ini mulai ditinggalkan. Perdagangan atau tukar menukar mulai berkembang. Ada sebuah masa ketika logam mulia seperti emas, perak, dan tembaga menjadi pengganti uang barang sebagai nilai tukar.

Lalu, mengapa uang emas ditinggalkan juga, ya? Emas dianggap memiliki nilai yang tinggi dan tidak semua barang senilai dengan nilai tukar uang emas ini. Contohnya seekor ayam dianggap memiliki nilai tukar rendah dari emas. Uang emas masih digunakan, namun tidak secara umum.

Kegiatan Jual Beli Sebagai Salah Satu Pemenuhan Kebutuhan

Pasar adalah tempat jual beli di dalamnya ada penjual dan pembeli. Tidak semua kebutuhan dapat langsung kita beli begitu saja. Terkadang butuh suatu proses sampai barang atau jasa itu sampai ke tangan kita. Proses membuat (produksi), dikirimkan (distribusi) lalu digunakan (konsumsi).

  • Kegiatan Produksi

Kegiatan membuat barang. Orang yang melakukan kegiatan ini disebut produsen. Contoh yang melakukan kegiatan produksi adalah pabrik sepatu, pengrajin anyaman, penjahit.

  • Kegiatan Distribusi

Kegiatan menyalurkan barang hasil produksi. Orang atau tempat melakukan kegiatan ini disebut distributor. Contoh agen, pedagang besar atau grosir, dan pengecer. Distributor mempermudah pemenuhan kebutuhan tanpa perlu pergi ke pabrik pembuatan langsung.

  • Kegiatan Konsumsi

Kegiatan pemakaian barang hasil produksi. Orang yang melakukan kegiatan konsumsi ini disebut konsumen. Kalian telah mengetahui tempat-tempat terjadinya jual beli,

Baca Kumpulan: Rangkuman IPAS Kelas 4 SD

DOWNLOAD DI SINI

Related posts