Indonesiaku Kaya Budaya, Keunikan, Kekayaan, Keragaman dan Manfaat (Rangkuman Materi IPAS SD/MI Kelas 4 Bab 6) Kurikulum Merdeka

Perkalian dan Pembagian Bilangan Desimal, Contoh dan Cara Menghitungnya (Rangkuman Materi Matematika SD/MI Kelas 4 Bab 16) Kurikulum Merdeka

Rangkuman Materi IPAS SD/MI Kelas 4 Bab 6 | Kurikulum Merdeka | Indonesiaku Kaya Budaya | Keunikan Kebiasaan Masyarakat di Sekitarku | Kekayaan Budaya Indonesia | Bentuk Keragaman Budaya di Indonesia | Manfaat Keberagaman dan Melestarikan Keberagaman Budaya |

Keunikan Kebiasaan Masyarakat di Sekitarku

Indonesia merupakan negara dengan berbagai suku bangsa yang mendiami kepulauan. Setiap masyarakat memiliki budaya yang berbeda-beda serta kebiasaan masyarakat yang unik. Kebiasaan, perilaku, dan nilai-nilai baik yang diwariskan dari nenek moyang yang masih diterapkan di masyarakat dapat disebut kearifan lokal.

Kearifan lokal adalah nilai-nilai luhur yang berlaku dalam tata kehidupan masyarakat untuk melindungi dan mengolah lingkungan hidup secara lestari. Dapat berbentuk ritual atau upacara adat, kepercayaan, pengelolaan sumber daya alam, cara menanam, dan lain sebagainya. Bisa juga berupa hukum adat yang disepakati bersama.

Adapun contoh kearifan lokal yang lain di antaranya, yaitu:

  • Produk khas masyarakat setempat yang digunakan sebagai hasil pertanian. Misalnya nasi tumpeng dengan berbagai lauk-pauk yang menjadi simbol ungkapan rasa syukur atas kebahagiaan.
  • “Hutan Larangan Adat Kanagarian Rumbio”, dalam masyarakat di Kecamatan Kampar, Provinsi Riau. Kearifan lokal ini dibuat dengan tujuan untuk masyarakat sekitar bersama-sama melestarikan hutan di sana, di mana ada peraturan untuk tidak boleh menebang pohon di hutan tersebut dan akan dikenakan denda seperti beras 100 kg atau berupa uang sebesar Rp6.000.000,00 jika melanggar.
  • Papua, terdapat kepercayaan te aro neweak lako (alam adalah aku). Gunung Erstberg dan Grasberg dipercaya sebagai kepala mama, tanah dianggap sebagai bagian dari hidup manusia. Pemanfaatan sumber daya alam pun dilakukan secara hati-hati.
  • Marakka’ Bola adalah tradisi memindahkan rumah secara gotong royong masyarakat Bugis Barru Provinsi Sulawesi Selatan, tepatnya di tengah masyarakat Desa Lalabata, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru. Tradisi ini masih dilaksanakan sampai sekarang.

Pemilik rumah dibantu oleh warga sekitar untuk memindahkan rumahnya dengan sukarela. Sekitar ratusan orang bahu-membahu mengangkat rumah. Tujuannya memindahkan rumah ini adalah agar terhindar dari bencana dan marabahaya. Ini budaya gotong royong yang masih hidup dan lestari di masyarakat. Bambu-bambu diikat di masing-masing tiang rumah sebagai alat bantu untuk mengangkat rumah. Bambu tersebut dipanggul bersama-sama agar mempermudah pemindahan rumah ini.

Setelah memindahkan rumah, warga yang membantu akan menyantap makanan yang telah siapkan pemilik rumah. Hal ini dianggap sebagai imbalan dan ucapan terima kasih kepada seluruh warga yang rela meluangkan waktu untuk membantu memindahkan rumah. Acara makan bersama ini merupakan bentuk ikatan silaturahmi yang erat antara warga.

Kekayaan Budaya Indonesia

Indonesia memiliki keanekaragaman budaya. Banyak suku bangsa dengan bahasa, pakaian, rumah, makanan, dan kesenian yang berbeda-beda. Keragaman ini salah satunya disebabkan karena tempat tinggal yang berbeda-beda.

Setiap pulau di Indonesia mempunyai perbedaan keadaan alam. Bahkan, kondisi alam dalam satu pulau bisa saja berbeda-beda. Perbedaan kondisi alam ini memengaruhi cara hidup, kebiasaan, serta budaya penduduknya.

Letak Indonesia sangat strategis karena terletak diantara 2 benua yaitu benua Asia dan Australia. Selain itu, Indonesia terletak diantara 2 samudera yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Oleh karenanya, Indonesia mudah dikunjungi para pendatang. Akibatnya budaya yang dibawa bangsa lain yang datang ke negara kita juga ikut memengaruhi keanekaragaman budaya Indonesia. Beberapa pakaian dan makanan tradisional Indonesia dipengaruhi budaya bangsa lain.

Bentuk Keragaman Budaya di Indonesia

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2010, terdapat 1340 suku bangsa yang ada di tanah air kita. Suku bangsa ini tersebar di berbagai pulau yang ada di Indonesia. Dalam satu pulau saja kita dapat menemukan lebih dari dua suku bangsa yang berbeda karakteristiknya. Tiap-tiap suku bangsa mempunyai ciri khas yang membedakan dengan suku bangsa yang lain. Ciri suku bangsa yang didasarkan atas ciri fisik disebut ras.

Beragam ras di Indonesia menjadikan masyarakat yang memiliki beraneka ragam suku bangsa, agama dan budaya. Sebagai masyarakat Indonesia yang baik, sudah seharusnya kita saling menghormati dan menghargai perbedaan yang ada di Indonesia. Jadi, setiap suku bangsa mempunyai ras masing-masing. Oleh karena itu, tercipta keragaman ras.

Manfaat Keberagaman dan Melestarikan Keberagaman Budaya

Manfaat Keberagaman Budaya

  • Sumber pengetahuan bagi dunia.
  • Memupuk sikap toleransi dan alat pemersatu bangsa.
  • Menumbuhkan sikap nasionalisme.

Cara Melestarikan Budaya

  • Bangga menggunakan produk-produk lokal.
  • Mempelajari kebudayaan yang ada di Indonesia.
  • Menjadi duta budaya Indonesia di luar negeri.
  • Mengikuti kegiatan budaya yang ada di lingkungan sekitar.

Bagaimana cara menunjukkan sikap tolerasi untuk menghargai keragaman budaya yang ada di sekitar kalian?

  • Bermain dengan siapa pun tanpa membeda-bedakan suku dan ras.
  • Saling membantu jika ada teman yang mengalami kesulitan.
  • Berbagi kebaikan dengan sesama.
  • Saling membantu teman, tetangga, atau saudara yang membutuhkan pertolongan tanpa melihat suku, bangsa atau pun agama.
  • Sikap menghargai dan menghormati keanekaragaman suku bangsa dan budaya dengan cara tidak menjelek-jelekkan suku bangsa lain.
  • Bersikap kekeluargaan, gotong-royong dan musyawarah dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
  • Menghormati antar sesama umat beragama.

Baca Kumpulan: Rangkuman IPAS Kelas 4 SD

DOWNLOAD DI SINI

Related posts