Aku Suka Bergotong Royong, Pengertian, Manfaat dan Contoh (Rangkuman Materi PPKn SD/MI Bab 5) Kurikulum Merdeka

  • Whatsapp
Menyederhanakan Bentuk Aljabar, Struktur, Penyederhanaan Suku Banyak, Perkalian dan Pembagian Suku Tunggal (Rangkuman Materi Informatika SMP/MTS Kelas 8 Bab 1 ) Kurikulum Merdeka

Rangkuman Materi PPKn SD/MI Bab 5 |  Kurikulum Merdeka | Aku Suka Bergotong Royong | Pengertian Gotong Royong | Manfaat Gotong Royong | Contoh Prilaku Gotong Royong |

Pengertian Gotong Royong

Gotong royong merupakan salah satu budaya yang masih dipegang oleh masyarakat Indonesia. Nilai-nilai gotong royong juga masih diimplementasikan dalam kehidupan keluarga dan bermasyarakat. Nilai utama dalam gotong royong ialah mengedepankan kepentingan umum dibandingkan kepentingan pribadi, dan tolong menolong meringankan beban orang lain.

Menurut Abdillah (2011, hlm. 7) Gotong royong berasal dari kata dalam bahasa Jawa, atau setidaknya mempunyai nuansa bahasa Jawa. Kata gotong sepadan dengan kata pikul atau angkat. Kata royong sepadan dengan kata bersama-sama. Dalam istilah bahasa Jawa gotong royong sama dengan kata saiyeg saeko proyo atau satu gerak satu.

Baca Juga :   Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 1 & 2 SD (Fase A) Kurikulum Merdeka

Gotong royong mengandung makna mengedepankan kepentingan umum dibandingkan kepentingan pribadi, dan tolong menolong meringankan beban orang lain sehingga segala aktivitas yang mengandung kegiatan ini dapat didefinisikan dengan kegiatan gotong royong. Gotong royong juga bersifat sukarela, tanpa paksaan, dan merupakan kesadaran dari setiap individu. Oleh sebab itu, nilai-nilai kepekaan atau empati sangat perlu ditumbuhkan sebagai bentuk kesadaran melaksanakan gotong royong. Gotong royong semacam ini terlihat sepanjang masa, bersifat statis karena merupakan suatu tradisi saja, merupakan suatu hal yang diterima secara turun temurun dari generasi ke generasi berikutnya.



Manfaat Gotong Royong

Menurut Sudrajat (2014, hlm. 16), beberapa keuntungan yang didapat oleh masyarakat dengan adanya gotong royong di antaranya: pekerjaan menjadi lebih ringan dibandingkan jika dilakukan sendiri, memperkuat dan mempererat hubungan yang terjadi antar warga komunitas, dan dapat menyatukan seluruh warga komunitas yang terlibat di dalamnya.

Baca Juga :   Modul Ajar Matematika SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 Kurikulum Merdeka 2022 (Download Contoh)



Koentjaraningrat (1990, hlm. 59) menyatakan bahwa aktivitas tolong menolong juga terlihat di kehidupan masyarakat dalam aktivitas lain, yaitu aktivitas tolong menolong antar tetangga, melakukan aktivitas kecil sekitar rumah dan pekarangan, misalnya: menggali sumur, mengganti dinding bambu dari rumah, membersihkan rumah dan atap rumah dan aktivitas tolong menolong antar kerabat dalam menyelenggarakan pesta khitan, pesta perkawinan atau upacara-upacara adat lain. Manfaat gotong royong, diantaranya :

  • Meringankan beban pekerjaan.
  • Menghemat waktu dan biaya.
  • Meningkatkan rasa kekeluargaan dengan sesama.
  • Menimbulkan sikap sukarela, tolong menolong, kebersamaan dan kekeluargaan antar sesama anggota masyarakat.
  • Meningkatkan dan memperkokoh persatuan dan kesatuan nasional.

Contoh Prilaku Gotong Royong

Gotong Royong di Sekolah

Setiap siswa diwajibkan menjaga kebersihan. Seminggu sekali, sekolahan Andi mengadakan kerja bakti. Mereka membersihkan kelas dan halaman kelas. Semua siswa bekerja sama supaya pekerjaan cepat selesai.

Baca Juga :   Download Buku Guru Bahasa Indonesia SD, SMP/MTS, SMA/SMK/MA Sederajat Kurikulum Merdeka

Gotong Royong di Rumah

  • Gotong Royong Membersihkan Selokan.
  • Gotong Royong Membersihkan Gudang.
  • Gotong Royong Mencuci Kendaraan.
  • Gotong Royong Membersihkan Kamar Mandi.
  • Gotong Royong Membersihkan Kamar Tidur.
  • Gotong Royong Mencuci Pakaian.
  • Gotong Royong Mengepel Lantai.
  • Gotong Royong Mencuci Piring.

Gotong Royong di Masyarakat

  • Kerja bakti membersihkan lingkungan.
  • Membantu membangun rumah warga yang terkena musibah.
  • Gotong royong dalam membangun fasilitas umum di lingkungan sekitar, seperti jalan atau jembatan.
  • Saling membantu warga masyarakat yang terkena musibah.



Related posts