Surah Al Mutaffifiin Rumi | Surah Al Mutaffifiin Arab | Maksud Surah Al Mutaffifiin | Juzuk 30 |
Bacaan Surah Al Mutaffifiin (Teks Arab)
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
وَيْلٌ لِّلْمُطَفِّفِينَ ﴿المطففين:١
الَّذِينَ إِذَا اكْتَالُوا۟ عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُونَ ﴿المطففين:٢
وَإِذَا كَالُوهُمْ أَو وَّزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ ﴿المطففين:٣
أَلَا يَظُنُّ أُو۟لٰٓئِكَ أَنَّهُم مَّبْعُوثُونَ ﴿المطففين:٤
لِيَوْمٍ عَظِيمٍ ﴿المطففين:٥
يَوْمَ يَقُومُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعٰلَمِينَ ﴿المطففين:٦
كَلَّآ إِنَّ كِتٰبَ الْفُجَّارِ لَفِى سِجِّينٍ ﴿المطففين:٧
وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا سِجِّينٌ ﴿المطففين:٨
كِتٰبٌ مَّرْقُومٌ ﴿المطففين:٩
وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ ﴿المطففين:١۰
الَّذِينَ يُكَذِّبُونَ بِيَوْمِ الدِّينِ ﴿المطففين:١١
وَمَا يُكَذِّبُ بِهِۦٓ إِلَّا كُلُّ مُعْتَدٍ أَثِيمٍ ﴿المطففين:١٢
إِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِ ءَايٰتُنَا قَالَ أَسٰطِيرُ الْأَوَّلِينَ ﴿المطففين:١٣
كَلَّا ۖ بَلْ ۜ رَانَ عَلَىٰ قُلُوبِهِم مَّا كَانُوا۟ يَكْسِبُونَ ﴿المطففين:١٤
كَلَّآ إِنَّهُمْ عَن رَّبِّهِمْ يَوْمَئِذٍ لَّمَحْجُوبُونَ ﴿المطففين:١٥
ثُمَّ إِنَّهُمْ لَصَالُوا۟ الْجَحِيمِ ﴿المطففين:١٦
ثُمَّ يُقَالُ هٰذَا الَّذِى كُنتُم بِهِۦ تُكَذِّبُونَ ﴿المطففين:١٧
كَلَّآ إِنَّ كِتٰبَ الْأَبْرَارِ لَفِى عِلِّيِّينَ ﴿المطففين:١٨
وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا عِلِّيُّونَ ﴿المطففين:١٩
كِتٰبٌ مَّرْقُومٌ ﴿المطففين:٢۰
يَشْهَدُهُ الْمُقَرَّبُونَ ﴿المطففين:٢١
إِنَّ الْأَبْرَارَ لَفِى نَعِيمٍ ﴿المطففين:٢٢
عَلَى الْأَرَآئِكِ يَنظُرُونَ ﴿المطففين:٢٣
تَعْرِفُ فِى وُجُوهِهِمْ نَضْرَةَ النَّعِيمِ ﴿المطففين:٢٤
يُسْقَوْنَ مِن رَّحِيقٍ مَّخْتُومٍ ﴿المطففين:٢٥
خِتٰمُهُۥ مِسْكٌ ۚ وَفِى ذٰلِكَ فَلْيَتَنَافَسِ الْمُتَنٰفِسُونَ ﴿المطففين:٢٦
وَمِزَاجُهُۥ مِن تَسْنِيمٍ ﴿المطففين:٢٧
عَيْنًا يَشْرَبُ بِهَا الْمُقَرَّبُونَ ﴿المطففين:٢٨
إِنَّ الَّذِينَ أَجْرَمُوا۟ كَانُوا۟ مِنَ الَّذِينَ ءَامَنُوا۟ يَضْحَكُونَ ﴿المطففين:٢٩
وَإِذَا مَرُّوا۟ بِهِمْ يَتَغَامَزُونَ ﴿المطففين:٣۰
وَإِذَا انقَلَبُوٓا۟ إِلَىٰٓ أَهْلِهِمُ انقَلَبُوا۟ فَكِهِينَ ﴿المطففين:٣١
وَإِذَا رَأَوْهُمْ قَالُوٓا۟ إِنَّ هٰٓؤُلَآءِ لَضَآلُّونَ ﴿المطففين:٣٢
وَمَآ أُرْسِلُوا۟ عَلَيْهِمْ حٰفِظِينَ ﴿المطففين:٣٣
فَالْيَوْمَ الَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنَ الْكُفَّارِ يَضْحَكُونَ ﴿المطففين:٣٤
عَلَى الْأَرَآئِكِ يَنظُرُونَ ﴿المطففين:٣٥
هَلْ ثُوِّبَ الْكُفَّارُ مَا كَانُوا۟ يَفْعَلُونَ ﴿المطففين:٣٦
Bacaan Surah Al Mutaffifiin Rumi
- wailul lil-muṭaffifīn
- allażīna iżaktālụ ‘alan-nāsi yastaufụn
- wa iżā kālụhum aw wazanụhum yukhsirụn
- alā yaẓunnu ulā`ika annahum mab’ụṡụn
- liyaumin ‘aẓīm
- yauma yaqụmun-nāsu lirabbil-‘ālamīn
- kallā inna kitābal-fujjāri lafī sijjīn
- wa mā adrāka mā sijjīn
- kitābum marqụm
- wailuy yauma`iżil lil-mukażżibīn
- allażīna yukażżibụna biyaumid-dīn
- wa mā yukażżibu bihī illā kullu mu’tadin aṡīm
- iżā tutlā ‘alaihi āyātunā qāla asāṭīrul-awwalīn
- kallā bal rāna ‘alā qulụbihim mā kānụ yaksibụn
- kallā innahum ‘ar rabbihim yauma`iżil lamaḥjụbụn
- ṡumma innahum laṣālul-jaḥīm
- ṡumma yuqālu hāżallażī kuntum bihī tukażżibụn
- kallā inna kitābal-abrāri lafī ‘illiyyīn
- wa mā adrāka mā ‘illiyyụn
- kitābum marqụm
- yasy-haduhul-muqarrabụn
- innal-abrāra lafī na’īm
- ‘alal-arā`iki yanẓurụn
- ta’rifu fī wujụhihim naḍratan na’īm
- yusqauna mir raḥīqim makhtụm
- khitāmuhụ misk, wa fī żālika falyatanāfasil-mutanāfisụn
- wa mizājuhụ min tasnīm
- ‘ainay yasyrabu bihal-muqarrabụn
- innallażīna ajramụ kānụ minallażīna āmanụ yaḍ-ḥakụn
- wa iżā marrụ bihim yatagāmazụn
- wa iżangqalabū ilā ahlihimungqalabụ fakihīn
- wa iżā ra`auhum qālū inna hā`ulā`i laḍāllụn
- wa mā ursilụ ‘alaihim ḥāfiẓīn
- fal-yaumallażīna āmanụ minal-kuffāri yaḍ-ḥakụn
- ‘alal-arā`iki yanẓurụn
- hal ṡuwwibal-kuffāru mā kānụ yaf’alụn
Maksud Surah Al Mutaffifiin
[1] Kecelakaan besar bagi orang-orang yang curang (dalam timbangan dan sukatan),
[2] Iaitu mereka yang apabila menerima sukatan (gantang cupak) dari orang lain mereka mengambilnya dengan cukup,
[3] Dan (sebaliknya) apabila mereka menyukat atau menimbang untuk orang lain, mereka kurangi.
[4] Tidakkah mereka menyangka bahawa mereka akan dibangkitkan (hidup semula sesudah mati)?
[5] Pada hari (kiamat) yang amat besar (huru-haranya),
[6] Hari berdiri manusia untuk mengadap Tuhan sekalian alam?
[7] Tidak sepatutnya (mereka melakukan perbuatan yang salah itu dan melalaikan hari akhirat)! Sesungguhnya “kitab suratan amal” orang-orang yang berdosa itu (didaftarkan) dalam “Sijjiin”.
[8] Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui: apa dia “Sijjiin” itu,
[9] Ialah (tempat simpanan) kitab catitan yang jelas nyata, (yang menghimpunkan amalan orang-orang yang berdosa).
[10] Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan –
[11] aitu mereka yang mendustakan hari pembalasan.
[12] Dan tiada yang mendustakannya melainkan tiap-tiap orang yang melampaui batas (kebenaran), lagi amat derhaka!
[13] (Sehingga) apabila ia dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata:” Ini ialah dongeng orang-orang dahulu kala!”
[14] Sebenarnya! (Ayat-ayat Kami itu tidak ada cacatnya) bahkan mata hati mereka telah diselaputi kekotoran (dosa), dengan sebab (perbuatan kufur dan maksiat) yang mereka kerjakan.
[15] Jangan lagi mereka berlaku demikian! (kalau tidak), mereka pada hari itu, tetap terdinding dari (rahmat) Tuhannya.
[16] Kemudian, sesungguhnya mereka akan menderita bakaran neraka.
[17] Akhirnya dikatakan (kepada mereka): “Inilah dia (azab seksa) yang kamu dustakan dahulu.”
[18] Ingatlah wahai manusia! Sesungguhnya “kitab suratan amal” orang-orang yang berbakti (dengan taat dan amal kebajikan), adalah (didaftarkan) dalam” Illiyiin”.
[19] Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui, apa dia “Illiyiin” itu?
[20] Ialah (tempat simpanan) kitab catitan yang jelas nyata,
[21] Yang disaksikan oleh sekumpulan malaikat, yang didampingkan Tuhan di sisinya.
[22] Sesungguhnya orang-orang yang berbakti (dengan taat dan amal kebajikan), tetap berada di dalam Syurga yang penuh nikmat:
[23] Mereka berehat di atas pelamin-pelamin (yang berhias), sambil melihat (segala keindahan dan kemuliaan yang disediakan untuk mereka di situ).
[24] Engkau dapat melihat pada muka mereka: cahaya nikmat yang mereka perolehi.
[25] Mereka diberi minum dari satu minuman yang termeterai bekasnya,
[26] Meterainya kasturi; – dan untuk (memperolehi nikmat kesenangan) itu hendaknya berlumba-lumba mereka yang ingin merebut kelebihan dan kesenangan;
[27] Dan campuran minuman itu adalah dari “Tasnim”:
[28] laitu matair yang diminum daripadanya oleh orang-orang yang di dampingkan (Tuhan di sisiNya).
[29] Sesungguhnya orang-orang yang derhaka, mereka selalu tertawakan orang-orang yang beriman.
[30] Dan apabila orang-orang yang beriman lalu dekat mereka, mereka mengerling dan memejam celikkan mata sesama sendiri (mencemuhnya).
[31] Dan apabila mereka kembali kepada kaum keluarganya, mereka kembali dengan riang gembira;
[32] Dan apabila mereka melihat orang-orang yang beriman, mereka berkata: “Sesungguhnya orang-orang itu adalah golongan yang sesat!”
[33] Pada hal mereka tidak diutus untuk menjaga sesat atau tidaknya orang-orang yang beriman itu!
[34] Maka pada hari ini, orang-orang yang beriman pula tertawakan orang yang kafir itu.
[35] Sambil mereka berehat di atas pelamin-pelamin (yang berhias), serta melihat (hal yang berlaku kepada musuhnya).
[36] (Untuk menambahkan kegembiraan mereka, mereka ditanya): “Bukankah orang-orang yang kafir itu telah dibalas akan apa yang mereka telah kerjakan dahulu?”

