Sejarah Singkat Kabupaten Bone (Sejarah dan Profil)

Sejarah Singkat Kabupaten Bone

Sejarah Singkat Kabupaten Bone | Profil Kabupaten Bone | Baca Sejarah Kota dan Kabupaten di Indonesia di Wislah.com |

Sejarah Singkat Kabupaten Bone (Sejarah dan Profil) Lengkap

Sejarah Kabupaten Bone tercatat dahulunya merupakan salah-satu kerajaan yang besar di Nusantara. Kerajaan Bone dalam history sejarahnya dibangun oleh Raja Bone pertama yaitu Manurunge-ri Matajang pada tahun 1330 M, Kerajaan Bone mencapai kejayannya mencapai puncak pada masa kepemimpinan LaTenritatta Arung Palakka pada pertengahan abad ke 17.

Kejayaan Kerajaan Bone saat itu harusnya dapat memberi pelajaran dan hikmah bagi masyarakat di Kabupaten Bone saat ini karena untuk menjawab dinamika perubahan-perubahan sosial, dan pembangunan daerah kemudian perubahan ekonomi, pergeseran kultur dan harus dapat menghadapi modernisasi yang bersifat global.

Pada Zaman Kerajaan Bone , sistem pemerintahan yang berlaku adalah tatanan hukum adat dimana semua bentuk peraturan-peraturan dan keputusan ditentukan oleh menteri dalam kebinet kerajaan yang disebut Adat 7 (tujuh) atau Ade’ Pitue. Ade Pitue bertugas mengawasi dan membantu pemerintahan kerajaan Bone yang terdiri dari 7 (tujuh) orang yaitu :

  1. Arung-Ujung Bagian Penerangan Kerajaan Bone
  2. Arung-Ponceng Bagian Kepolisian/Kejaksaan dan Pemerintahan
  3. Arung-Ta Bagian Pendidikan serta Tugas Urusan terhadap Perkara Sipil
  4. Arung-Tibojong Bagian Perkara / Pengadilan Landschap/ Pelanggaran Besar dan Mengawasi Urusan Perkara Pengadilan Distrik.
  5. Arung-Tanete Riattang Urusan Kas Kerajaan, Mengatur Perpajakan dan Mengawasi Keuangan Kerajaan
  6. Arung-Tanete Riawang Pekerjaan Dalam Negeri (Landsahap Werken – LW) Perpajakan Jalan Pengawas Opzichter.
  7. Arung-Macege Bagian Pemerintahan Urusan Umum Dan Perekonomian Kerajaan.

Raja yang akan memimpin Kerajaan Bone akan dipilih oleh Ade’ Pitue (Adat Tujuh) yang dipimpin oleh ketua Ade’ Pitue yang disebut To Marilaleng. Para putra mahkota yang telah dipilih oleh ade’ pitue akan ditempatkan di distrik distrik kekuasaan kerajaan Bone, kemudian setelah teruji kepemimpinannya, akan diangkat menjadi Raja Bone. Kerajaan Bone sejak tahun 1330 sampai dengan 1951 telah dipimpin oleh 33 Arung (Raja).

Pada Tahun 20 Juni 1950 Sistem Pemerintahan berganti, terjadi penyerahan kedaulatan Kerajaan Bone ke Republik Indonesia dan bergantilah menjadi Kabupaten Bone. Penyerahan Kekuasaan ini menjadikan Kabupaten Bone bukan lagi Daerah Kerajaan dan Kemudian berada pada Kuasa Pemerintahan Indonesia.

DOWNLOAD DI SINI

Related posts