Sejarah Desa Wilanagara Kabupaten Kuningan (Sejarah, Asal Usul dan Profil)

Sejarah Desa Desa di Indonesia

Sejarah Desa Wilanagara | Asal Usul Desa Wilanagara | Profil Desa Wilanagara | Kabupaten Kuningan |

Sejarah Desa Wilanagara Kabupaten Kuningan (Sejarah, Asal Usul dan Profil) Lengkap

Berdasarkan data dari profil Desa Wilanagara Kecamatan Luragung Kabupaten Kuningan tahun 2014, tidak ada catatan khusus tentang asal usul Desa Wilanagara. Namun berdasarkan cerita turun-temurun dari sesepuh desa.

Desa ini terbentuk ketika berkunjungnya kanjeng Sunan Gunung Jati ke Wilayah Luragung sekitar akhir abad ke-15 yang pada saat itu datang pula isterinya yang berasal dari Cina yang sedang hamil tua bernama Ong Tin Nio.

Dari sini sejarah Desa berawal, isteri kanjeng Sunan Gunung Jati yang sedang hamil tua oleh kanjeng Sunan Gunung Jati diperintahkan untuk pergi ke wilayah selatan Luragung untuk beristirahat didampingi oleh pengawal beliau dan pengawal putri Ong Tin Nio dari Cina sambil menunggu selesai kunjungan sang sunan, rombongan putri tiba di sebuah dataran tinggi dan mereka beristirahat disitu.

Selesai melaksanakan kunjungan di Luragung Kanjeng Sunan Gunung Jati menyusul rombongan isterinya tersebut untuk diajak kembali ke Cirebon, sampai di tempat beristirahat isterinya itu, Kanjeng Sunan Gunung Jati kemudian memerintahkan pengawalnya untuk mengajarkan agama Islam kepada para pengikut sang putri, dan juga kepada penduduk sekitar yang pada waktu itu di daerah tersebut berdiri sebuah kerajaan/pedukuhan kecil yang di pimpin oleh seorang putri yang bernama Ratu Bangka yang bermukim di daerah Pasir Ipis sekitar Bakom.

Kemudian beliau meninggalkan para pengawal dan para pengikut sang putri di tempat itu dan memerintahkan para pengawalnya untuk terus menyebarkan agama Islam.

Singkat cerita tempat mengajar Kanjeng Sunan dan para pengawalnya tersebut konon adalah dulu pernah dipakai Kanjeng Sunan Gunung Jati dan para Wali yang lain untuk berkumpul bermusyawarah sehingga orang memberi nama wilayah tersebut dengan nama Wali negara dan di tempat berkumpulnya para wali tersebut berdiri sebuah mesjid desa dan sebuah petilasan yang berada yang di beri nama Lemah Luhur karena tempat tersebut merupakan daerah terluhur (puncak) di dataran tersebut.

Semakin hari penduduk tersebut semakin berkembang dan wilayahnya kini terbagi serta sebagian memisahkan diri menjadi Desa Sindangsari, sementara Desa Walinegara dikarenakan kesalahan ucap para penduduk sekitar berubah nama menjadi Desa Wilanagara, dan kini desa tersebut sudah berkembang maju. Demikian asal usul Desa Wilanagara berdasarkan cerita dari sesepuh desa.

Desa Wilanagara adalah salah satu desa yang merupakan dataran tinggi berada 1500 mdpl letak geografisnya berada di sebelah selatan kecamatan Luragung yang berjarak 3 km dan memiliki luas wilayah 212.017 Ha. Jumlah penduduknya sebanyak 4181 jiwa yang terdiri dari 2064 laki-laki dan 2127 perempuan. Sementara jumlah kepala keluarga sebanyak 1190 KK dan semuanya beragama Islam.

DOWNLOAD DI SINI

Related posts