Sejarah Desa Adi Dharma | Asal Usul Desa Adi Dharma | Profil Desa Adi Dharma | Kabupaten Cirebon |
Sejarah Desa Adi Dharma Kabupaten Cirebon (Sejarah, Asal Usul dan Profil) Lengkap
Desa Adi Dharma merupakan Desa baru hasil pemekaran dari Desa Pasindangan kec. Gunung Jati kab. Cirebon, Desa Adi Dharma terbentuk pada tahun 1985, dengan kuwu pertama adalah bapak kuwu Darmadji, Adi Dharma sendiri diambil dari nama Sekolah Dasar ( SD ) yang terletak di seb elah balai Desa Adi Dharma yaitu SD 1 Adi Dharma, SD tersebut diambil dari nama pendirinya yaitu Bapak Darmadji dan Bapak Edi Surmadi.
Letak wilayah dari Desa Adi Dharma yaitu wilayah Cirebon bagian Utara tepatnya perbatasan antara kota Cirebon dan Kabupaten cirebon pantura arah Indramayu ( pantura ), wilayah Desa Adi Dharma sendiri merupakan wilayah dari Kec. Cirebon utara ( pada saat itu ) namun sekarang setelah pemekaran berubah menjadi Kec. Gunung jati, untuk lebih jelasnya, berikut adalah sejarah/cerita singkat dari Desa Adi Dharma Kec. Gunung jati Kab. Cirebon mulai dari terbentuknya hingga sekarang.
Pada mulanya Desa Adi Dharma Kec.Gunung Jati Kab.Cirebon merupakan bagian wilayah dari Desa Pasindangan , yang pada saat itu dipimpin oleh seorang kuwu yang bernama Bpk. Darmaji, kemudian pada tahun 1979, Bpk. Darmaji bersama dengan Bpk. Edi Surmadi membangun sekolah dasar (SD), yang diberi nama SD Adi Dharma (yang sekarang bernama SDN 1 Adi Dharma), yang menurut keterangan narasumber bahwasannya SD tersebut diberi nama SD Adi Dharma karena diambil dari nama kedua pendiri SD tersebut yaitu Bpk. Darmaji dan Bpk. Edi Surmadi. Sekolah Dasar (SD) inilah yang merupakan cikal bakal terbentuknya Desa Adi Dharma.
Kemudian pada tahun 1985, terjadi pemekaran wilayah khususnya untuk wilayah Kec. Gunung jati (yang pada saat itu masih bernama Kec. Cirebon Utara), salah satu pemekaran wilayahnya yaitu adalah pemekaran Desa Pasindangan. yang Kemudian hasil pemekaran Desa pasindangan tersebutlah pada tahun 1985 Desa Adi Dharma terbentuk.
Nama Desa Adi Dharma sendiri diambil dari nama SD yang lokasinya bertepatan berada disebelah balai Desa Adi Dharma, yaitu SD Adi Dharma yang didirikan pada tahun 1979 oleh Bpk. Darmaji dan Bpk. Edi Surmadi.
Setelah terbentuknya Desa Adi Dharma pada sekitar tahun 1986 Bpk. Supidja ditunjuk sebagai Pejabat Desa sampai kurang lebih pada tahun 1990-an. Setelah itu pada tahun 1990 diadakan pemilihan kuwu, Bpk. Supidja terpilih kembali menjadi kuwu Desa Adi Dharma, beliau menjabat selama kurang lebih 10 tahun masa jabatan yaitu dari tahun 1990 s/d tahun 2000, setelah mundurnya Bpk. Supidja sebagai kuwu Desa Adi Dharma, Bpk. Abdul Said Kiser kemudian ditunjuk sebagai Pejabat Desa sementara (PJS) guna mengisi jabatan yang kosong, beliau menjabat sebagai pejabat sementara selama kurang lebih 3 tahun, kemudian pada tahun 2003, diadakan pemilihan kuwu, dimana yang terpilih pada saat itu adalah Bpk. Abdul Said Kiser yang sebelumnya merupakan pejabat sementara Desa Adi Dharma, beliau menjabat sebagai kuwu Desa Adi Dharma sampai pada tahun 2010/2011 dikarenakan beliau meninggal, kemudian jabatan kosong tersebut diisi kembali oleh pejabat sementara (pjs) yaitu oleh Bpk. Sugio Pranoto, beliau menjadi PJS Desa Adi Dharma menggantikan (alm) Abdul Said Kiser sampai pada bulan April 2012, kemudian pada baru-baru ini yaitu pada bulan April 2012 diadakan pemilihan kuwu Desa Adi Dharma dan yang terpilih untuk menjabat sebagai kepala Desa tahun ini sampai dengan masa jabatannya yaitu adalah Bpk. Harnoko beliau merupakan kuwu terpilih tahun ini.
Berikut rincian nama-nama kepala Desa Adi Dharma :
- Bpk. Darmadji ( ketika masih Desa pasindangan s/d 1986-an )
- Bpk. Supidja ( sebagai PJS awal Desa Adi Dharma thn. 1986 s/d 1990 )
- Bpk. Supidja ( Kuwu terpilih thn. 1990 s/d thn. 2000-an )
- Bpk. (Alm) Abdul Said Kiser ( sebagai PJS thn. 2000-2003 )
- Bpk. (Alm) Abdul Said Kiser ( Kuwu terpilih thn. 2003 s/d 2011-an )
- Bpk. Sugiopranoto ( sebagai PJS thn. 2011 s/d april 2012 )
- Bpk. Harnoko ( Kuwu terpilih thn. April 2012 s/d masa jabatan habis )
Desa Adi Dharma lebih dikenal dengan daerah Tangkil, menurut keterngan narasumber Desa Adi Dharma dikenal dengan daerah Tangkil karena pada saat itu di sekitar wilayah Desa Adi dharma hingga wilayah Gunung Jati, terdapat banyak tumbuh pohon Tangkil atau yang dikenal dengan pohon melinjo. Daerah yang terkenal dengan tangkil meliputi 4 Desa yaitu :
- Desa Adi Dharma
- Desa Pasindangan
- Desa Jadimulya
- Desa Klayan
Pada awal berdirinya Desa Adi Dharma, Desa Adi Dharma masih banyak bergantung pada Desa tetangga yaitu Desa pasindangan baik itu dari segi pendidikan, kesehatan, tempat olah raga maupun kegiatan peribadatan, karena pada saat itu, fasilitas untuk menunjang hal-hal tersebut di Desa Adi Dharma belum ada baik itu puskesmas, sekolah maupun masjid, di Desa Adi Dharma pada saat itu hanya terdapat 1 sekolah dasar ( SD ) yaitu hanya SD Adi Dharma 1, hanya ada 1 masjid itu juga letaknya di perkomplekan dan hanya ada 1 Mushalah, sedangkan di Desa tetangga ( Desa Pasindangan ), sudah ada fasilitas-fasilitas yang menunjang hal-hal tersebut, baik itu sekolahan ( SD 1 Pasindangan, SD 2 Pasindangan dan SD 3 Pasindangan, masjid besar ( Masjid Jaka Tawa ) dan lapangan bola Pasindangan sehingga masyarakat Desa Adi Dharma lebih tertarik untuk melakukan kegiatan di Desa Pasindangan, namun seiring berjalannya waktu, Desa Adi Dharma telah banyak mengalami perubahan yang signifikan dalam berbagai bidang mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi maupun lainnya, kemajuan tersebut terbukti dengan adanya sekolah-sekolah baru baik itu sekolah dasar, madrasah-madrasah, puskesmas, lapangan bahkan sampai rumah-rumah perkomplekan yang mungkin saja mampu mengangkat bidang sosial di Desa Adi dharma.
Terbukti kini Desa Adi Dharma memiliki 2 Sekolah Dasar yaitu SDN 1 Adi Dharma dan SDN 2 Adi Dharma serta memiliki beberapa Madrasah dan 1 pusekesmas Desa yang terletak bersebelahan dengan balai Desa, tempat kegiatan agamapun sudah mulai banyak dan berkembang, 1 lapangan bola dan banyak muncul perkomplekan/perumahan di Desa Adi Dharma.
Sebagian dari wilayah Desa Adi Dharma merupakan persawahan, yang dapat dimanfaatkan bagi masyarakat Desa Adi Dharma ataupun dari masyarakat sekitar wilayah Desa Adi Dharma untuk bercocok tanam atau bertani karena tidak sedikit dari warga Desa Adi Dharma yang bermata pencaharian sebagai seorang petani, sehingga lahan persawahan tersebut sangat-sangat bermanfaat bagi para warga. Namun kini lahan persawahan tersebut sudah mulai berkurang karena sekarang lahan-lahan persawahan yang menjadi mata pencaharian bagi warga Desa Adi Dharma dijadikan sebagai perumahan atau perkomplekan warga. Namun hal tersebut tidak terlalu menimbulkan masalah sosial di masyarakat.






