Pembuka Surat: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Pembuka Surat: Pengertian, Jenis, dan Contohnya
Pembuka Surat: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

WISLAH.COM – Tulisan ini memuat pengertian pembuka surat, jenis-jenis pembuka surat, dan contohnya. Pembuka surat merupakan bagian penting dalam surat-menyurat karena dapat memberikan kesan pertama yang baik kepada penerima surat. Selain itu, pembuka surat juga dapat membantu menyampaikan maksud dan tujuan surat secara jelas dan efektif.

A. Pengertian Pembuka Surat

Pembuka surat adalah bagian awal dari sebuah surat yang berfungsi sebagai pengantar isi surat. Pembuka surat biasanya terdiri dari satu atau dua paragraf yang berisi salam pembuka, sapaan kepada penerima surat, dan pengantar singkat mengenai isi surat.

Pembuka surat memiliki peran penting dalam menciptakan kesan pertama yang baik pada penerima surat. Pembuka surat yang baik dapat membuat penerima surat tertarik untuk membaca isi surat lebih lanjut. Sebaliknya, pembuka surat yang buruk dapat membuat penerima surat merasa bosan atau tidak tertarik untuk membaca isi surat.

Selain itu, pembuka surat juga dapat membantu menyampaikan maksud dan tujuan surat secara jelas dan efektif. Dengan menulis pembuka surat yang baik, Anda dapat memastikan bahwa penerima surat memahami maksud dan tujuan surat Anda dengan baik.

B. Jenis-jenis Pembuka Surat

Berdasarkan bentuknya, jenis surat dibedakan menjadi dua, yaitu surat pribadi dan surat resmi. Surat pribadi ditulis untuk menyampaikan maksud dan mengekspresikan perasaan penulisnya. Sementara itu, surat resmi ditulis untuk mewakili kepentingan lembaga. Meskipun memiliki tujuan yang berbeda, setiap surat harus ditulis dalam bahasa yang santun. Gaya bahasa dan pemilihan kata dapat disesuaikan dengan penerima surat.

Pemilihan jenis pembuka surat dapat disesuaikan dengan jenis surat yang akan ditulis, apakah surat pribadi atau surat resmi. Berikut adalah jenis-jenis pembuka surat yang umum digunakan:

  1. Menanyakan Kabar

Pembuka surat ini biasanya digunakan dalam surat pribadi dan berfungsi untuk menunjukkan perhatian dan kepedulian kepada penerima surat. Contoh:

Hai, Fifi. Apa kabar? Sudah lama aku tidak mendengar kabar darimu.

  1. Mengungkapkan Perasaan

Pembuka surat ini juga biasanya digunakan dalam surat pribadi dan berfungsi untuk mengungkapkan perasaan senang atau bahagia kepada penerima surat. Contoh:

Fifi, aku sangat senang bisa menerima surat darimu. Kabarku sangat baik.

  1. Memperkenalkan Diri

Pembuka surat ini biasanya digunakan dalam surat resmi atau surat pribadi kepada penerima yang belum dikenal. Pembuka surat ini berfungsi untuk memperkenalkan diri kepada penerima surat. Contoh:

Bapak Bupati yang terhormat, saya Fifi, siswa kelas 7 SMP Mekar Jaya. Saya ingin menyampaikan kekhawatiran saya terhadap masalah sampah di lingkungan sekitar.

  1. Menyatakan Tujuan

Pembuka surat ini biasanya digunakan dalam surat resmi dan berfungsi untuk menjelaskan maksud dan tujuan dari surat yang ditulis. Contoh:

Dalam rangka memperingati Hari Anak Indonesia, kami SMP Mekar Jaya akan mengadakan pentas tari.

  1. Ucapan Terima Kasih

Pembuka surat ini dapat digunakan dalam surat pribadi maupun surat resmi dan berfungsi untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada penerima surat. Contoh:

Pak Bagus, kami SMP Mekar Jaya mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang telah diberikan pada acara minggu lalu.

  1. Permohonan

Pembuka surat ini biasanya digunakan dalam surat permohonan izin, baik dalam surat pribadi maupun surat resmi. Contoh:

Dengan hormat, saya Fifi, siswa kelas 7 SMP Mekar Jaya, ingin mengajukan permohonan izin tidak masuk sekolah karena sakit.

Berikut adalah tabel yang merangkum jenis-jenis pembuka surat:

Jenis Pembuka SuratFungsiContoh
Menanyakan KabarMenunjukkan perhatian dan kepedulian kepada penerima suratHai, Fifi. Apa kabar? Sudah lama aku tidak mendengar kabar darimu.
Mengungkapkan PerasaanMengungkapkan perasaan senang atau bahagia kepada penerima suratFifi, aku sangat senang bisa menerima surat darimu. Kabarku sangat baik.
Memperkenalkan DiriMemperkenalkan diri kepada penerima suratBapak Bupati yang terhormat, saya Fifi, siswa kelas 7 SMP Mekar Jaya. Saya ingin menyampaikan kekhawatiran saya terhadap masalah sampah di lingkungan sekitar.
Menyatakan TujuanMenjelaskan maksud dan tujuan dari surat yang ditulisDalam rangka memperingati Hari Anak Indonesia, kami SMP Mekar Jaya akan mengadakan pentas tari.
Ucapan Terima KasihMenyampaikan rasa terima kasih kepada penerima suratPak Bagus, kami SMP Mekar Jaya mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang telah diberikan pada acara minggu lalu.
PermohonanMengajukan permohonan izin atau bantuan kepada penerima suratDengan hormat, saya Fifi, siswa kelas 7 SMP Mekar Jaya, ingin mengajukan permohonan izin tidak masuk sekolah karena sakit.

C. Contoh Pembuka Surat dari Masing-masing Jenisnya

1. Menanyakan Kabar (Surat Pribadi)

Halo, Dina! Apa kabarmu hari ini? Aku harap kamu baik-baik saja. Aku menulis surat ini untuk berbagi cerita tentang liburanku yang menyenangkan.

2. Mengungkapkan Perasaan (Surat Pribadi)

Dina, aku sangat senang mendengar kabar baik darimu. Aku ikut bahagia atas keberhasilanmu meraih juara pertama dalam lomba menulis puisi.

3. Memperkenalkan Diri (Surat Resmi)

Yth. Bapak/Ibu Kepala Sekolah SMP Nusantara, Perkenalkan, saya Rian, siswa kelas 9 SMP Nusantara. Saya menulis surat ini untuk mengajukan permohonan izin mengikuti kegiatan ekstrakurikuler robotika.

4. Menyatakan Tujuan (Surat Resmi)

Sehubungan dengan rencana kunjungan Bapak/Ibu Gubernur ke sekolah kami pada tanggal 15 Juni 2024, kami bermaksud untuk mengadakan acara penyambutan.

5. Ucapan Terima Kasih (Surat Pribadi)

Tante Lia yang baik, terima kasih banyak atas hadiah ulang tahun yang indah. Aku sangat menyukainya.

6. Permohonan (Surat Resmi)

Dengan hormat, saya Rian, siswa kelas 9 SMP Nusantara, mengajukan permohonan izin tidak masuk sekolah pada tanggal 10 Juni 2024 karena sakit.

Penutup

Pembuka surat adalah bagian penting dalam surat-menyurat karena dapat memberikan kesan pertama yang baik kepada penerima surat dan membantu menyampaikan maksud dan tujuan surat secara jelas dan efektif. Dengan memahami jenis-jenis dan contoh pembuka surat, Anda dapat menulis surat yang lebih baik dan efektif.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda dalam menulis surat. Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran, jangan ragu untuk meninggalkan komentar di bawah. Terima kasih telah membaca!

Related posts