Merangkum, Pengertian, Cara dan Contoh (Rangkuman Materi Bahasa Indonesia SMP/MTS Kelas 7 Bab V) Kurikulum Merdeka

  • Whatsapp
Merangkum, Pengertian, Cara dan Contoh (Rangkuman Materi Bahasa Indonesia SMP/MTS Kelas 7 Bab V) Kurikulum Merdeka

Rangkuman Materi Bahasa Indonesia SMP/MTS Kelas 7 Bab V | Kurikulum Merdeka | Merangkum | Pengertian Merangkum | Cara Merangkum | Contoh Merangkum |

Pengertian Merangkum

Merangkum adalah suatu hasil meringkas sebuah tulisan atau pembicaraan menjadi suatu uraian yang lebih singkat dengan melalui perbandingan secara proporsional antara bagian yang dirangkum dengan rangkumannya.

Cara Merangkum

  • Bacalah semua teks bacaan kemudian tandailah bagian yang dianggap sangat penting dengan cara mencari gagasan pokok setiap paragraf dalam subbab.
  • Kemudian tuliskan informasi yang kamu anggap penting itu dengan informasi pendukung.
  • Setelah itu buatlah kerangka kemudian kembangkan menjadi sebuah rangkuman.
  • Kemudian bacalah kembali hasil rangkuman yang kamu buat dengan teks bacaan asli, maka kamu akan melihat kelebihan dari sebuah rangkuman tanpa merubah makna dari teks bacaan yang kamu rangkum.

Contoh Merangkum

Judul Buku:

Aku Terbatas tapi Tanpa Batas



Penulis:

Joko Sulistya

Baca Juga :   Surat Pribadi dan Surat Resmi, Pengertian, Tujuan, Perbedaan, Contoh dan Berkomunikasi Santun (Rangkuman Materi Bahasa Indonesia SMP/MTS Kelas 7 Bab VI) Kurikulum Merdeka

Judul Bab:

Yulia Dwi Kustari, Juara I KIR Nasional

Judul Subbab:

  1. Dulu Aku Tomboi
  2. Aku dan Kegiatanku
  3. Aku Ingin Naik Pesawat
  4. No Pain No Gain
  5. Alhamdulillah, Aku Juara

Dari buku ini, disarikan gagasan utama setiap paragraf sebagai berikut.

  • Kisah Yulia kecil yang lebih senang bermain dengan teman laki-laki.
  • Kegiatan Yulia di bangku SMP yang banyak dihabiskan dengan kegiatan organisasi dan ekstrakurikuler.
  • Yulia ingin merasakan naik pesawat seperti kakaknya yang sering bepergian ke tempat jauh. Ia berharap dapat lolos ke Lomba Penelitian.
  • Siswa Nasional di Jakarta. Yulia menyiapkan makalah penelitiannya untuk dikirimkan ke panitia lomba.

Yulia lolos lomba dan menjadi pemenang pertama. Yulia tidak mengerti apa yang salah dengan menjadi tomboi. Ia hanya senang bermain dengan teman laki-laki dan mengikuti kakak laki-lakinya. Namun, ia selalu diingatkan orang tuanya agar berperilaku sebagai seorang gadis yang santun.




Sejak duduk di bangku SMP, kegiatan Yulia bertambah. Ia tidak hanya mengikuti dua kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga aktif sebagai wakil ketua OSIS. Selain itu, masih banyak kegiatan sekolah lain yang diikuti Yulia, seperti Olimpiade Siswa Nasional bidang Matematika dan lomba Cerdas Cermat Agama. Nilai rapor Yulia yang bagus membuatnya selalu dilibatkan dalam hampir semua kegiatan sekolah. Yulia serius menekuni kegiatan ekstrakurikulernya, yaitu KIR (Karya Ilmiah Remaja). Kegiatan KIR di SMP 2 Bambanglipuro sangat diminati oleh siswa. Yulia bahkan harus ikut seleksi untuk bisa bergabung dalam ekstrakurikuler ini. Yulia lolos seleksi berkat usulan tema penelitiannya, yaitu Abaca (Alat Bantu Membaca).

Baca Juga :   Kalimat Ajakan dan Kalimat Larangan, Pengertian, Ciri dan Contoh (Rangkuman Materi Bahasa Indonesia SMP/MTS Kelas 7 Bab III) Kurikulum Merdeka

Tak hanya di sekolah, di lingkungan rumah pun Yulia aktif terlibat dalam kegiatan kampung. Ia menjadi pengurus karang taruna dan remaja masjid. Pemuda-pemudi kampung sangat kompak sehingga semua program bisa berjalan dengan baik.

Penulisan Karya Ilmiah cukup memakan waktu, tetapi Yulia tetap menikmatinya. Apalagi, kakaknya sangat mendukung dan bisa diajak berdiskusi. Satu hal yang membuat Yulia iri kepada kakaknya adalah betapa sering kakaknya itu naik pesawat. Yulia berharap mengikuti KIR memberinya kesempatan untuk naik pesawat, terutama karena Lomba Penelitian Siswa Nasional akan diadakan di Jakarta.

Akhirnya, Yulia mendapat kesempatan mengikuti pelatihan jurnalistik untuk mengasah pengetahuan dan keterampilannya menulis karya ilmiah. Beberapa minggu kemudian, Yulia mengikuti seleksi pembinaan tingkat provinsi. Ia bekerja keras membuat proposal KIR di bidang teknologi dan rekayasa. Yulia memilih topik tentang tinjauan dan teori program Arduino.

Baca Juga :   Capaian Pembelajaran IPA Kelas 7, 8, 9 SMP / MTS (Fase D) Kurikulum Merdeka

Setelah naskahnya lolos dan mengikuti pembinaan berikutnya, Yulia bekerja keras menyelesaikan naskah penelitian KIR tentang pembuatan kacamata Abaca. Ia pun lolos dalam Lomba Penelitian Siswa Nasional di Jakarta. Salah satu mimpi Yulia naik pesawat ke Jakarta untuk mengikuti Lomba Penelitian Siswa Nasional pun terwujud. Tak hanya itu. Yulia pun menjadi juara pertama Lomba Penelitian Siswa Nasional.




Related posts