Rangkuman Materi PPKn SD/MI Kelas 4 Bab 2 | Kurikulum Merdeka | Konstitusi dan Norma di Masyarakat | Norma-Norma yang Berlaku di Masyarakat | Melaksanakan Norma-Norma yang Berlaku di Lingkungan Masyarakat Sekitar | Hak dan Kewajiban Anak di Rumah dan di Sekolah | Mengenal Musyawarah |
Norma-Norma yang Berlaku di Masyarakat
Hakikat Norma
Norma merupakan kaidah atau aturan yang harus dipatuhi oleh setiap manusia dalam menjalankan berbagai aktivitas kehidupannya dalam kehidupan di keluarga, masyarakat, maupun kehidupan berbangsa dan bernegara.
Norma merupakan ukuran perilaku baik atau buruk, dan pantas atau tidak pantas. Biasanya norma itu disesuaikan dengan kebiasaan atau adat istiadat masyarakat setempat. Norma juga dipengaruhi oleh keyakinan agama yang dianut warga. Norma disebut juga sebagai peraturan yang tidak tertulis. Misalnya, kewajiban menghormati orang tua. Anak yang menghormati orang tua berarti dia telah mematuhi norma yang berlaku. Sedangkan anak yang tidak hormat, berarti dia telah melanggar norma yang berlaku di masyarakatnya.
Bentuk-bentuk Norma
- Norma agama, yaitu ketentuan hidup manusia yang bersumber dari ketentuan Tuhan Yang Maha Esa yang tercantum dalam kitab suci setiap agama. Contoh norma agama di antaranya adalah kewajiban untuk beribadah bagi umatnya. Seorang umat beragama yang tidak melaksanakan kewajiban untuk beribadah, maka dia akan mendapatkan sanksi dari Tuhan nanti dalam kehidupan di akhirat.
- Norma kesusilaan, yaitu ketentuan dalam pergaulan manusia yang bersumber dari hati nuraninya. Sanksi terhadap pelanggaran norma kesusilaan sifatnya tidak tegas karena hanya diri sendiri yang merasakan (merasa bersalah, menyesal, malu, dan sebagainya). Contoh norma kesusilaan, seperti kewajiban untuk berkata jujur setiap kali bergaul dengan orang lain. Orang tidak berkata jujur atau suka berbohong akan mendapatkan sanksi berupa perasaan bersalah di dalam hatinya. Ia akan terus menyesal karena telah berbohong kepada orang lain.
- Norma kesopanan, yaitu ketentuan dalam kehidupan manusia yang timbul dari hasil pergaulan manusia di dalam masyarakat. Sanksi terhadap pelanggaran norma kesopanan sifatnya tidak tegas, tapi dapat diberikan oleh masyarakat dalam bentuk celaan, cemoohan, atau pengucilan dalam pergaulan. Contoh norma kesopanan, seperti kewajiban untuk menghormati orang tua, tidak menyinggung perasaan orang tua, mematuhi nasihat orang tua, dan sebagainya. Anak yang tidak hormat kepada orang tuanya, ia akan dikucilkan oleh orang tuanya, saudaranya ataupun oleh anggota masyarakat lainnya.
- Norma hukum, yaitu aturan yang dibuat dan ditetapkan oleh badan yang berwenang mengatur manusia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara (berisi perintah dan larangan). Sanksi terhadap pelanggaran norma hukum sifatnya tegas dan nyata serta mengikat dan memaksa bagi setiap orang tanpa kecuali, biasanya berbentuk hukuman penjara dan denda. Contoh norma hukum, seperti larangan untuk membunuh orang lain. Setiap orang yang melakukan pembunuhan maka dia akan di hukum penjara yang lamanya sesuai yang ditentukan oleh hakim di pengadilan.
Melaksanakan Norma-Norma yang Berlaku di Lingkungan Masyarakat Sekitar
Melaksanakan Norma-Norma di Sekolah
- Mematuhi peraturan atau tata tertib di sekolah
- Para peserta didik sudah terbiasa masuk sekolah 15 menit sebelum bel tanda masuk berbunyi.
- Mengenakan pakaian seragam yang sesuai dengan ketentuan sekolah.
- Mengerjakan tugas-tugas dari guru.
- Bersahabat dengan teman-temannya.
- Sopan terhadap guru atau orang yang lebih tua.
Melaksanakan Norma-Norma di Keluarga
- Mematuhi aturan yang berlaku di lingkungan keluarga dan masyarakat tempat mereka tinggal.
- Menghormati dan menghargai antar sesama anggota keluarga, serta bergaul dengan para tetangga secara baik.
- Membantu warga yang sedang membutuhkan.
Hak dan Kewajiban Anak di Rumah dan di Sekolah
Hak Anak di Rumah
- Hak mendapatkan kasih sayang dan perlindungan dari orang tua.
- Hak mendapatkan tempat tinggal dan pakaian.
- Hak mendapatkan makanan dan uang jajan.
- Hak mendapatkan pendidikan dan kesehatan.
- Hak untuk bermain.
- Hak untuk didengar pendapatnya.
Hak Anak di Sekolah
- Hak mendapatkan pelajaran.
- Hak bertanya kepada guru.
- Hak mendapat suasana belajar tenang dan aman.
- Hak menjadi anggota perpustakaan.
- Hak meminjam buku di perpustakaan.
- Hak mendapatkan nilai.
- Hak mendapatkan sarana belajar seperti buku, meja, dan kursi yang baik
Kewajiban di Rumah
- Belajar dan membantu orang tua
- Membantu orang tua bisa dengan berbagai cara. Membantu orang tua tidak harus bekerja berat. Pekerjaan ringan pun dapat dilakukan, misalnya menyiram tanaman, membereskan tempat tidur, membereskan meja makan setelah makan, menyimpan buku pelajaran dan sepatu pada tempatnya, dan membersihkan kaca jendela.
- Menghormati orang tua kalian. Kalau orang tua memberi nasihat kalian harus mendengarkannya dan melaksanakan nasihat tersebut
Kewajiban di Sekolah
- Memakai seragam yang ditentukan.
- Datang tidak terlambat.
- Memerhatikan guru ketika menjelaskan.
- Menjaga kebersihan sekolah.
- Menjaga ketenangan belajar.
- Mengikuti semua pelajaran.
- Mengerjakan tugas yang diberikan guru.
Mengenal Musyawarah
Menyampaikan Pendapat Ketika Bermusyawarah
Suatu keputusan bersama tidak akan tercapai jika semua orang saling memaksakan kehendaknya kepada orang lain. Keputusan bersama bukan merupakan keinginan dari satu orang atau satu golongan saja. Akan tetapi, merupakan hasil pertimbangan dari semua pandangan atau pendapat yang dikemukakan oleh semua peserta musyawarah dengan berdasarkan kepada prinsip keadilan. Oleh karena itu, dalam mengambil suatu keputusan bersama diperlukan kebijaksanaan untuk menampung aspirasi dari para peserta musyawarah sehingga keputusan dapat diterima oleh semua pihak yang terlibat dalam proses perumusan keputusan tersebut.
Musyawarah di Rumah
Contoh Keluarga Budi berencana akan pergi bertamasya. Dalam menentukan tujuan bertamasya, Ayah selaku kepala keluarga mengadakan musyawarah yang dikuti oleh semua anggota keluarga. Dalam musyawarah itu, ayah meminta seluruh anggota keluarganya untuk menyampaikan pendapatnya mengenai tempat yang menjadi tujuan bertamasya.
Musyawarah di Sekolah
Contoh Pada pelajaran hari ini, Bu Ika selaku wali kelas empat akan memusyawarahkan rencana belajar di luar kelas. Sebelumnya, siswa kelas empat juga mengadakan belajar di luar kelas dengan melakukan kunjungan ke hutan lindung. Bu Ika belum mempunyai pilihan tempat untuk dijadikan tempat belajar di luar kelas. Bu Ika pun segera merundingkannya dengan seluruh siswa kelas empat.





