Kerja Sama dan Budaya Gotong Royong, Pengertian, Nilai Penting, Landasan Karakter dan Penerapan (Rangkuman Materi PPKn SMP/MTS Kelas 7 Bab VI) Kurikulum Merdeka

  • Whatsapp
Kerja Sama dan Budaya Gotong Royong, Pengertian, Nilai Penting, Landasan Karakter dan Penerapan (Rangkuman Materi PPKn SMP/MTS Kelas 7 Bab VI) Kurikulum Merdeka

Rangkuman Materi PPKn SMP/MTS Kelas 7 Bab VI | Kurikulum Merdeka | Kerja Sama dan Budaya Gotong Royong | Pengertian Kerja Sama dan Budaya Gotong Royong | Nilai Penting Kerja Sama dan Gotong Royong | Landasan Karakter Kerja Sama dan Gotong Royong | Penerapan Kerja Sama dan Gotong Royong |

Pengertian Kerja Sama dan Budaya Gotong Royong

Pengertian Kerja Sama

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kerja sama adalah “kegiatan atau usaha yang dilakukan oleh beberapa orang untuk mencapai tujuan bersama.”

Baca Juga :   UUD NRI Tahun 1945, Dasar Hukum Tertulis, Perumusan, Pengesahan dan Amandemen (Rangkuman Materi PPKn SMP/MTS Kelas 7 Bab II) Kurikulum Merdeka

Pengertian Gotong Royong

Gotong royong adalah “bekerja bersama-sama.” Bekerja bersama-sama ini tentu juga melibatkan lebih dari dua orang. Bedanya, gotong royong bukan hanya melibatkan beberapa orang melainkan juga banyak orang.

Nilai Penting Kerja Sama dan Gotong Royong

  • Saling Memahami
  • Saling Menghargai
  • Saling Membantu
  • Saling Mengatasi Kekurangan
  • Menguatkan Kebersamaan

Landasan Karakter Kerja Sama dan Gotong Royong

Olah Hati (Karakter Biru)

Olah hati merupakan karakter yang cinta damai serta kehidupan yang harmonis. Suka membantu teman, bersikap positif, dan pandai bersyukur menjadi ciri karakter ini. Karakter ini berhubungan dengan ranah spiritual. Menurut konsep karakter holistik, olah hati dapat disebut sebagai karakter biru.



Olah Pikir (Karakter Hijau)

Olah pikir merupakan karakter yang penuh pertimbangan, hati-hati, serta teliti. Inilah karakter yang berusaha meraih kesempurnaan baik berdasarkan kebenaran keagamaan, ilmu, maupun norma-norma dengan menggunakan kecerdasan berpikir. Bercita-cita dan berencana juga menjadi ciri karakter ini. Menurut konsep karakter holistik, olah pikir dapat disebut sebagai karakter hijau.

Baca Juga :   Hukum Bacaan Gunnah, Pengertian, Cara Membaca dan Contoh (Rangkuman Materi PAI SMP Kelas 7 Bab VI) Kurikulum Merdeka



Olah Raga (Karakter Kuning)

Olah raga bukan hanya olah isik melainkan juga merupakan karakter tekun dan disiplin yang biasanya dipunyai oleh para olahragawan. Inilah karakter yang teguh dan bermental kuat. Bekerja keras serta fokus pada tujuan juga menjadi ciri karakter ini. Menurut konsep karakter holistik, olah raga dapat disebut sebagai karakter kuning.

Olah Rasa dan Karsa (Karakter Merah)

Olah rasa dan karsa merupakan karakter yang komunikatif, kreatif, serta antusias atau bersemangat. Pandai bergaul, bermasyarakat dan menggalang kerja sama juga menjadi ciri karakter ini. Menurut konsep karakter holistik, olah rasa dan karsa dapat disebut sebagai karakter merah.

Penerapan Kerja Sama dan Gotong Royong

Di Lingkungan Keluarga

  • Memahami apa karakter dasar masing-masing anggota keluarga.
  • Memahami peran dan tugas masing-masing yang telah disepakati bersama.
  • Membantu anggota-anggota keluarga lain dalam menyelesaikan tugas di rumah.
Baca Juga :   Buku PAI Kelas 7 SMP (Download Buku Guru dan Buku Siswa) Kurikulum Merdeka

Di Lingkungan Sekolah

Memahami karakter dasar teman-teman sekolah, guru, hingga pekerja di sekolah merupakan awal yang baik untuk membangun kerja sama dan gotong royong di sekolah.

Di Lingkungan Masyarakat

Rutin berpartisipasi dalam kegiatan warga merupakan bentuk nyata penerapan kerja sama dan gotong royong di masyarakat. Berpartisipasi tersebut perlu dilakukan baik dalam kegiatan bersama untuk membangun sarana lingkungan, kegiatan sosial, upacara adat, acara keagamaan, hingga kegiatan menyangkut hari-hari besar nasional.

Di Lingkungan Bangsa dan Negara

Salah satu penerapan kerja sama dan gotong royong untuk bangsa dan negara adalah berpartisipasi dalam pesta demokrasi seperti pemilihan presiden, pemilihan kepala daerah, hingga pemilihan anggota legislatif bagi setiap warga yang telah dewasa. Kegiatan berdemokrasi merupakan salah satu bentuk gotong royong di lingkungan bangsa dan negara. Kesadaran itu perlu dimiliki sejak dini.




Related posts