Kebinekaan Indonesia, Keragaman Gender, Keragaman Suku, Keragaman Budaya, Keragaman Budaya, Keragaman Agama, Keragaman Ras dan Antar Golongan dan Menjaga Nilai Penting (Rangkuman Materi PPKn SMP/MTS Kelas 7 Bab IV) Kurikulum Merdeka

  • Whatsapp
Kebinekaan Indonesia, Keragaman Gender, Keragaman Suku, Keragaman Budaya, Keragaman Budaya, Keragaman Agama, Keragaman Ras dan Antar Golongan dan Menjaga Nilai Penting (Rangkuman Materi PPKn SMP/MTS Kelas 7 Bab IV) Kurikulum Merdeka

Rangkuman Materi PPKn SMP/MTS Kelas 7 Bab IV | Kurikulum Merdeka | Kebinekaan Indonesia | Keragaman Gender | Keragaman Suku | Keragaman Budaya | Keragaman Agama | Keragaman Ras dan Antar Golongan | Menjaga Nilai Penting Kebinekaan |

Keragaman Gender

Pengertian Gender

Pengertian atau definisi gender adalah “jenis kelamin”. Hal tersebut tercantum pada Kamus Besar Bahasa Indonesia. Dengan demikian keragaman gender adalah keragaman jenis kelamin, yakni perempuan dan laki-laki.

Pembedaan kedua kelompok gender ini berdasarkan aspek isi biologis. Yakni perbedaan secara fisik berdasarkan ciri fisik biologis masing-masing, serta hormonnya yang mengatur fungsi biologis masing-masing. Perempuan memiliki fungsi reproduksi untuk mengandung dan melahirkan anak sebagai penerus generasi.

Kesetaraan Gender

Setiap manusia memiliki hak yang sama di hadapan Tuhan maupun di hadapan hukum. Tidak ada satu kelompok manusia yang lebih mulia dibanding kelompok lainnya kecuali menyangkut ketaatannya pada Tuhan serta pada hukum yang berlaku. Dengan demikian, dua kelompok gender juga memiliki posisi yang sama atau setara di masyarakat.



Walaupun ada perbedaan nyata secara isi biologis, hak perempuan dan laki-laki sebagai anggota masyarakat maupun warga negara sama. Tidak boleh dibeda-bedakan satu dengan lainnya. Hal tersebut berlaku di rumah tangga, di lingkungan sosial bertetangga, maupun di masyarakat secara luas.

Baca Juga :   Buku PPKn Kelas 7 SMP (Download Buku Guru dan Buku Siswa) Kurikulum Merdeka

Perempuan dan laki-laki punya hak yang sama di dalam bekerja dalam kegiatan perekonomian, untuk menjalankan tugas-tugas sosial, berpolitik, serta kegiatan keagamaan sesuai dengan ketentuan agama masing-masing. Itulah yang dimaksudkan sebagai kesetaraan gender.

Membangun Kesadaran Gender

  • Membentuk Komisi Nasional Perempuan
  • Membentuk Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
  • Keterwakilan 30% Perempuan di DPR

Keragaman Suku

Suku adalah masyarakat yang memiliki budaya sendiri, berbeda denganmasyarakat lainnya. Budaya yang membedakan satu suku dengan suku lainnya adalah bahasa, adat istiadat, hingga kebiasaannya. Indonesia merupakan salah satu bangsa yang paling banyak sukunya di dunia. Namun suku-suku yang berbineka atau beragam ini menjadi satu kesatuan antara lain dengan berbahasa yang sama, Bahasa Indonesia.

Berdasarkan survei tahun 2010, Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut bahwa di Indonesia terdapat sebanyak 1.340 suku. Jika dipandang dari dari bahasa serta budayanya, setidaknya terdapat sekurang-kurangnya 300 suku bangsa di Indonesia.

Keragaman Budaya

Semakin banyak suku di suatu negara, semakin banyak budaya yang dimilikinya. Itulah yang terjadi di Indonesia yang memiliki ratusan suku yang berbeda. Maka budayanya pun sangat banyak atau beragam.

Banyak hal yang dapat dimasukkan sebagai budaya. Mulai dari kesenian daerah, tradisi dan upacara, arsitektur rumah, peralatan rumah tangga serta kerja, hingga adat istiadat sehari-hari. Keragaman budaya yang mudah dikenali antara lain adalah kesenian, arsitektur, hingga tradisi dan upacara.

Keragaman Agama

Keragaman dalam beragama di Indonesia ditandai dengan adanya enam agama resmi yang diakui negara (Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha dan Konghucu). Setiap pemeluk agama menjalankan keyakinan dengan melakukan ibadah sesuai ajaran agama masing-masing. Meskipun berbeda agamanya, masyarakat tetap saling menghargai dan menghormati satu sama lain.

Baca Juga :   Sujud Sahwi, Sujud Tilawah dan Sujud Syukur, Pengertian, Faktor, Tata Cara dan Hikmah (Rangkuman Materi PAI SMP Kelas 7 Bab IV) Kurikulum Merdeka



Keragaman Ras dan Antar Golongan

Keragaman Ras

Masyarakat Indonesia terdiri atas dua ras besar, yakni Ras Mongoloid Melayu di wilayah barat serta Melanesoid Papua di timur. Ras Mongoloid Melayu merupakan ras utama suku-suku besar di Sumatra, Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi. Ras ini berkulit coklat kekuningan dengan rambut lurus dengan tubuh agak kecil.

Semua ras tersebut ada dan bercampur baur satu dengan yang lain di Indonesia. Keragaman inilah yang ikut memperkaya kebinekaan Indonesia yang membanggakan saat ini.

Keragaman Antar Golongan

Golongan itu dapat menyangkut tingkat ekonomi, pilihan organisasi dan politik, maupun golongan soal pekerjaan dan kegiatan di masyarakat.

  • Dalam hal ekonomi, golongan masyarakat juga berbeda-beda. Ada orang yang sangat mampu secara ekonomi, ada yang biasa-biasa saja, dan ada juga yang kurang mampu. Anak-anak dari keluarga mampu umumnya punya fasilitas lebih baik, sedangkan yang kurang mampu umumnya lebih mandiri dalam berbagai hal. Semuanya perlu saling menghargai serta mendukung satu sama lain.
  • Dalam hal organisasi serta pilihan politik setiap keluarga juga bisa berbeda-beda. Yang satu lebih suka mendukung organisasi tertentu dan memilih suatu partai. Yang satu lagi aktif di organisasi lainnya serta menjadi anggota partai berbeda. Maka golongan masyarakat menyangkut organisasi dan pilihan politik pun bisa berbeda-beda.
  • Dalam hal profesi atau jenis pekerjaan juga dapat menjadi golongan yang membeda-bedakan warga. Petani misalnya lalu bergabung dalam organisasi Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), nelayan bergabung dalam Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (NHSI), wartawan bergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dan lain-lain.
Baca Juga :   Modul Ajar IPS SMP Kelas 7, 8 dan 9 Kurikulum Merdeka 2022 (Download Contoh)

Masyarakat juga dapat dikelompokkan dalam golongan berdasar kegemaran atau hobi. Seperti hobi dalam fotografi, penyayang binatang, memelihara tanaman hias, mengoleksi barang antik, bermusik, rancangan busana, tata rias, memasak, dan lain-lain. Kelompok-kelompok hobi itu juga bagian dari golongan-golongan yang berbeda.

Menjaga Nilai Penting Kebinekaan

Nilai Penting Kebinekaan

Setiap orang maupun kelompok masyarakat selalu memiliki kelebihan masing-masing. Tidak ada orang atau kelompok masyarakat yang tidak memiliki kelebihan dibanding yang lain. Ada yang kelebihannya bersifat isik, ada yang kelebihannya bersifat pikiran, ada yang kelebihannya bersifat keterampilan, maupun kelebihan dalam perilaku lain. Karena setiap orang atau kelompok memiliki kelebihan masing-masing, maka tidak ada orang atau kelompok yang boleh merasa lebih hebat dari orang atau kelompok lainnya. Sebaliknya, juga tidak boleh ada orang atau kelompok yang merasa lebih rendah dari yang lain karena semuanya sama di hadapan hukum.

Dengan demikian, tidak boleh ada yang saling merendahkan antar-orang atau antarkelompok masyarakat. Sebaliknya, antar orang atau antar kelompok malah harus bekerja sama satu sama lain sehingga dapat membentuk masyarakat yang kuat karena dapat menggabungkan kelebihan masing-masing.

Menjaga Kebinekaan

Menghargai, membangun hubungan, serta bekerja sama dengan orang atau kelompok yang berbeda itulah yang harus dilakukan dalam menjaga kebinekaan. Baik pada kelompok gender, suku dan budaya, pemeluk agama, juga kelompok ras serta golongan. Dengan melakukan tiga hal itu kebinekaan terjaga dan bangsa Indonesia dapat maju.




Related posts