Kamus Biologi | Kamus Istilah Biologi | Kamus Biologi Tumbuhan | Kamus Biologi Hewan | Kamus Biologi SMA | Kamus Biologi Sekolah
Kamus Istilah Biologi Online A – Z
| Aberasi | mutasi yang terjadi karena perubahan struktur atau kerusakan bentuk kromosom |
| Abiogenesis | teori yang menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari benda mati. |
| Abiotik | Benda mati. |
| Abisal | Pembagian bioma air laut dengan kedalaman daerah lebih dari 2000 meter. |
| Aerobik | Bakteri (dan sel lain) yang melakukan pernafasan dengan menggunakan oksigen bebas. |
| Agen | Bibit penyakit. |
| Akinet | Sel yang mengalami penebalan dinding, ukurannya membesar dan didalamnya terdapat spora (endospora). |
| Albino | hewan atau manusia yang homogenital, tidak mempunyai pigmen kulit. |
| Alela | bentuk alternatif faktor keturunan dalam kromosom yang homolog. |
| Alogami | Penyerbukan yang terjadi jika serbuk sari berasal dari bunga pohon lain yang sejenis. |
| Altituda | Letak suatu daerah bardasarkan tingginya dari permukaan air laut. |
| Amitosis | |
| Anaerobik | Bakteri (dan sel lain) yang melakukan pernafasan tanpa memerlukan oksigen bebas. |
| Anafase | tahap pembelahan sel dimana kromatid bergerak kearah kutub yang berlawanan. |
| Analogi | organ yang mempunyai fungsi sama tetapi bentuk dasar dan asalnya berbeda. |
| Anemogami | Penyerbukan yang diperantarai oleh angin. |
| Angiospermae | Tumbuhan biji terbuka. |
| Anteridiofor | Tangkai anteridium. |
| Anteridium | Organ pembentuk sel kelamin jantan (spermatozoid) pada tumbuhan paku atau lumut. |
| Antibodi | Zat yang dibentuk dalam darah untuk memusnahkan bakteri/kuman. |
| Antigen | Zat yang dapat merangsang pembentukan antibodi jika diinjeksikan ke dalam tubuh. |
| Antitoksin | Zat pelawan antigen (benda asing yang masuk tubuh). |
| Antropogami | Penyerbukan yang dibantu oleh manusia; disebut juga penyerbukan sengaja atau buatan. |
| Aplanospora | Spora yang tidak memiliki flagela. |
| Apoenzim | enzim yang tersusun atas protein saja dan bersifat non aktif. |
| Arkegonium | Bagian tubuh tumbuhan yang berfungsi untuk alat reproduksi; menghasilkan sel gamet betina (Ovum). |
| Asam absisat | hormon yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman, yaitu dengan jalan mengurangi atau memperlambat kecepatan pembelahan dan pembesaran sel |
| Auksin | merupakan senyawa kimia idol asam asetat yang dihasilkan dari sekresi pada titik tumbuh terletak pada ujung tunas (terdiri atas batang dan daun), ujung akar, daun muda, bunga buah dan kambium |
| Autogami | Penyerbukan sendiri. |
| Autokatalitik | kemampuan replikasi DNA. |
| Autosom | kromosom yang mengandung gen-gen yang mengatur sifat tubuh. |
| Autotrof | Organisme berklorofil yang mampu mengubah zat anorganik menjadi zat organik. |
| Avertebrata | hewan yang tidak bertulang belakang |
| Avitaminosis | Penyakit yang disebabkan kekurangan vitamin. |
| BOD (Biological Oxygen Demand) | Kebutuhan oksigen secara biologis. |
| Badan kutub (polar body) | Produk meiosis seluler haploid yang tidak fungsional, selain oosit. |
| Bakteri (bacterium) | Mikroorganisme bersel tunggal yang tidak memiliki inti sel sejati. |
| Basidiokarp | Tubuh buah yang merupakan tempat tumbuhnya basidium dalam Basidiomycota. |
| Basidiomycota | Jamur makroskopik. |
| Basil (bacillus) | Bakteri berbentuk batang. |
| Batial | Pembagian bioma air laut dengan kedalaman daerah 200-2000 meter. |
| Beri-beri | penyakit yang disebabkan kekurangan vitamin B. |
| Bibit Unggul | Bibit hasil seleksi secara buatan yang mempunyai sifat-sifat sesuai dengan keinginan kita. |
| Binomial nomenklatur | Penamaan jenis (spesies) dengan menggunakan dua nama. |
| Biodiversitas | Keanekaragaman hayati. |
| Bioma | Sekelompok makhluk hidup yang menempati daerah luas di permukaan bumi. |
| Biosfer | Lapisan bumi yang dihuni oleh makhluk hidup. |
| Bioteknologi | teknologi yang menggunakan makhluk hidup untuk menghasilkan produk yang berharga bagi manusia. |
| Biotik | Makhluk hidup, benda hidup. |
| Blastokist (blastocyst) | Embrio mamalia saat memasuki dinding uterus. |
| Blastomer (blastomere) | Salah satu sel hasil pembuahan sel telur di tahap awal. |
| Blastula | Bola sel berongga yang dihasilkan dari pembelahan sel tahap awal pada perkembangan embrio. |
| Brakte (bractea) | Salah satu bagian bunga, yaitu daun pelindung yang berfungsisebagai penarik perhatian serangga penyerbuk. |
| Bryophyta | Divisi lumut daun. |
| Cagar alam | Upaya pelestarian semua sumber daya alam yang ada untuk tidak dimanfaatkan agar terjaga kelestariannya. |
| Carolus Linnaeus | Tokoh yang mencetuskan system penamaan spesies dan penamaan berbagai macam tumbuhan. |
| Charles Darwin | Pelopor sistem klasifikasi berdasarkan filogeni. |
| Chlamydomonas | Contoh dari chlorophyta bersel tunggal yang dapat bergerak. |
| Chlorella | Contoh dari chlorophyta bersel tunggal tidak dapat bergerak. |
| Chlorophyta | Alga Hijau. |
| Chrysophyceae | Alga Cokelat-Keemasan. |
| Chrysophyta | Alga Keemasan. |
| Ciliata | Protista bersel satu yang permukaan tubuhnya memiliki banyak rambut getar (silia). |
| Ciri poligenik (polygenic trait) | Ciri fenotipe yang dipengaruhi beberapa gen. |
| Coniferophyta | Tumbuhan pembawa kerucut, karena alat reproduksinya berbentuk kerucut (strobilus). |
| Culex | Sejenis nyamuk rumah yang menyebarkan larva cacing Filaria penyebab penyakit kaki gajah. |
| Cyanobacteria | Alga Hijau-Biru. |
| Cyanophyta | Alga Biru. |
| Cycas rumphii | Pakis haji. |
| DNA (Deoxyribonucleic acid) | Asam nukleat yang digunakan untuk menentukan hubungan kekerabatan makhluk hidup. |
| Degenerasi | Penyusutan (tidak tumbuh sempurna). |
| Dekomposer | Mikroorganisme yang berperan menguraikan zat-zat sisa organik. |
| Delesi | peristiwa pengurangan suatu kromosom akibat sebagian kromosom pindah pada kromosom lain karena adanya patahan |
| Denitrifikasi | Proses pengubahan amonium menjadi nitrogen bebas di udara oleh bakteri. |
| Detritivor | Hewan pemakan hancuran/serpihan sisa bahan-bahan organik. |
| Deuteromycota | Jamur tak tentu. |
| Dihibrid | Dua sifat berbeda. |
| Dikotil | Dua kotiledon atau dua daun lembaga/kotil pada biji. |
| Diploid | Kromosom yang berpasangan. |
| Dislokator | Sel dinding, yaitu sel yang berasal dari hasil pembelahan sel generatif pada Gymnospermae. |
| Divisi | Merupakan tingkatan takson yang menghimpun beberapa kelas yang memiliki persamaan ciri-ciri. |
| Dominan | |
| Duplikasi | peristiwa penambahan dan penggandaan patahan kromosom dari kromosom lain yang sehomolog |
| Ekosistem | Suatu sistem yang di dalamnya terdapat interaksi antara komponen biotik dan abiotik. |
| Eksplan | Pertumbuhan tumbuhan di luar tubuh dengan media kultur. |
| Ekstensifikasi Pertanian | Usaha memperluas lahan pertanian sehingga hasil yang diperoleh makin meningkat. |
| Embriogeni | Penyuburan lingkungan perairan. |
| Emigran | Orang yang meninggalkan tanah airnya dan pergi ke Negara lain untuk menetap. |
| Endemik | Hanya berada di satu kawasan atau daerah. |
| Endosperma | Cadangan makanan. |
| Endospora | Spora yang terbentuk dalam sel induk sendiri. |
| Entomogami | Penyerbukan yang diperantai oleh serangga. |
| Epididimis | Anak testis. |
| Epistaksis | keluarnya darah dari lubang hidung |
| Epiteka | Tutup sel pada diatom. |
| Eukariot | Organisme yang bermembran inti. |
| Eukariotik | Sel organisme yang bahan intinya diselubungi oleh membran inti. |
| Euploidi | mutasi yang melibatkan pengurangan atau penambahan perangkat kromosom |
| Evolusi | Perubahan struktur alat tubuh organisme yang berlangsung sedikit demi sedikit dalam waktu yang lama. |
| Fasciola | Cacing hati. |
| Fase G1 | fase pada interfase sebelum sel mengadakan replikasi DNA |
| Fase S | fase sintesis yaitu saat DNA bereplikasi |
| Felem | Felogen membentuk jaringan yang tumbuh ke arah luar |
| Feloderm | Felogen membentuk jaringan yang tumbuh ke arah dalam |
| Felogen | jaringan yang berada di sebelah dalam kulit membentuk jaringan |
| Fermentasi | proses respirasi anerob yaitu tanpa menggunakan oksigen bebas |
| Fertil | Subur. |
| Fertilisasi | Peleburan sel telur dengan spermatozoid (pembuahan). |
| Fetus | Janin yang sudah memperlihatkan bagian-bagian tubuh dengan jelas atau sempurna. |
| Fikoeritrin | Pigmen merah laut air yang terdapat pada kloropas Rhodophyta. |
| Fikosianin | Pigmen biru laut air yang terdapat pada kloropas Rhodophyta. |
| Filogeni | Sejarah evolusi makhluk hidup. |
| Flagela | Tonjolan berbentuk cambuk pada sutu sel yang berguna untuk alat gerak. |
| Flagellata | Golongan hewan bersel satu yang bergerak dengan menggunakan bulu cambuk. |
| Formalin | Bahan pengawet organ tubuh, binatang, atau mayat. |
| Fotik | Daerah yang dapat ditembus cahaya dalam bioma air. |
| Fragmentasi | Cara perkembangbiakan suatu organisme dengan jalan memotong tubuh menjadi beberapa bagian dengan setiap potongan tubuhnya dapat tumbuh menjadi individu baru. |
| G2 | fase pada interfase sat replikasi DNA selesai |
| Galur murni | Keturunan yang masih memiliki sifat asli. |
| Gametangium | Gonad pada tumbuhan. |
| Gametogenesis | proses pembentukan sel kelamin |
| Gas etilin | suatu gas yang dihasilkan oleh buah yang dapat mem-pengaruhi perubahan warna pada buah dari hijau, kuning sampai menjadi mati disebabkan pada sel-sel cadangan berbentuk batang yang tidak mengalami diferensiasi. |
| Gastrodermis | Lapisan kulit yang berfungsi sebagai usus. |
| Gastrovaskuler | Usus yang berfungsi sebagai pengedar makanan. |
| Generatif | Perkembangbiakan secara kawin. |
| Genom | perangkat kromosom |
| Genotipe | Sifat yang tidak tampak dari luar. |
| Giberelin | zat tumbuh yang membantu pembentukan tunas/embrio, menghambat perkecambahan dan pembentukan biji |
| Gizi | Zat makanan, komponen penyusun bahan makanan yang diperlukan tubuh untuk pertumbuhan dan perkembangan serta manjaga kesehatan tubuh. |
| Gnetum gnemon | Melinjo. |
| Gonad | Sel induk pembentuk sel kelamin. |
| Gonosom | kromosom seks yang dapat menentukan jenis kelamin. |
| Guano | Pupuk yang berasal dari kotoran burung atau kelelewar yang mengandung fosforus tinggi. |
| Gymnospermae | Tumbuhan biji terbuka. |
| Habitat | |
| Haploid | Kromosom yang tidak berpasangan. |
| Herbivora | Hewan pemakan tumbuh-tumbuhan. |
| Hereditas | penurunan sifat dari generasi satu ke generasi berikutnya |
| Hermafrodit | Organ pembentuk sel kelamin jantan dan betina yang terdapat dalam satu tubuh. |
| Heterogen | bermacam-macam benda yang berlainan jenis dan sifatnya. |
| Hibrid | Hasil perkawinan antara dua individu yang mempunyai sifat beda. |
| Hibridisasi | Persilangan dari populasi yang berbeda. |
| Hidrofit | Tumbuhan yang hidup di dalam air. |
| Hidrogami | Penyerbukan yang diperantarai oleh air. |
| Hifa | Benang-benang jamur. |
| Higiene | Upaya pengelolaan kesehatan yang mengarah pada usaha kesehatan individu. |
| Higrofit | Tumbuhan drat yang hidup di tempat lembab. |
| Holoenzim | enzim yang tersusun atas protein dan non protein |
| Homolog | sejalan |
| Homologi | Sama bentuk dan struktur karena berasal dari asal-usul yang sama. |
| Hormon | zat tumbuh yang komponennya terdiri atas senyawa protein dengan substansi kimia |
| Hospes | Inang. |
| Implantasi | Proses penempelan zigot pada dinding rahim. |
| Imunisasi | Upaya menambah kekebalan tubuh terhadap penyakit dengan serum / vaksin. |
| Indusium | Tonjolan daun yang melindungi sorus pada tumbuhan paku. |
| Insektisida | Obat pembunuh serangga. |
| Inseminasi | Kawin suntik. |
| Intensifikasi Pertanian | Usaha peningkatan cara bertani dari yang tradisional ke cara yang lebih modern sehingga dapat meningkatkan hasil yang diperoleh. |
| Interfase | fase istirahat dari proses pembelahan |
| Interferon | Protein khusus yang dihasilkan tubuh yang dapat mencegah infeksi virus. |
| Intermediat | Sifat yang bersama-sama pada suatu organisme. |
| Inti sel (nucleus) | Bagian sel eukariot yang dilingkupi membran inti dan berisi kromosom. |
| Intron | Bagian gen yang tidak menyandi. Sebagian besar gen eukariot terdiri dari sekuens DNA intron dan ekson yang berselang seling. |
| Inversi (inversion) | Kondisi genetis ketika segmen kromosom mengalami rotasi 1800 dari orientasi linear aslinya. |
| Inversi | mutasi yang terjadi karena perubahan letak gen akibat terpilin-nya kromosom pada saat meiosis sehingga terbentuk kiasma |
| Isogami | Bentuk dan ukuran sel kelamin jantan dan betina sama. |
| Isokromosom | mutasi kromosom yang terjadi pada waktu menduplikasikan diri |
| Jamur | Organisme eukariotik dan tidak berklorofil. |
| Jantan | Alat sel kelamin yang menghasilkan sperma. |
| Jantung Koroner | Penyakit yang disebabkan oleh adanya penyempitan pembuluh darah jantung. |
| Jaring-jaring makanan | Peristiwa memakan dan dimakan yang digambarkan dalam bentuk jaring-jaring yang saling berhubungan. |
| Junk Food | Makanan sampah yang tidak baik untuk dikonsumsi. |
| Kalaza | Bagian dasar bakal buah pada Angiospermae. |
| Kapsid | Selubung virus yang tersusun atas protein. |
| Kapsomer | Suatu unit protein penyusun kapsid. |
| Kariokenesis | tahapan sel mengalami pembelahan inti |
| Karnivora | Hewan pemakan daging. |
| Kiasma | pertemuan antara kromosom yang mengalami pindah silang |
| Kloning | proses kultur jaringan pada sel hewan |
| Knidoblas | Sel-sel beracun pada ubur-ubur. |
| Kodominan | Persilangan monohibrid dominant tak penuh. |
| Konjugasi | Perkembangbiakan makhluk hidup yang belum jelas alat kelaminnya. |
| Konseptakel | Tempat anteridium / arkegonium pada Fucus. |
| Konservasi | Upaya pelestarian sumber daya alam. |
| Konvensional | tradisional artinya dilaksanakan dengan cara dan alat yang masih sangat sederhana. |
| Kopulasi | Penyimpanan sel sperma dari alat kelamin jantan ke dalam alat kelamin betina. |
| Korion | Kantong embrio. |
| Kormus | Tumbuhan yang memiliki akar, batang, dan daun sejati. |
| Korola | Mahkota bunga / tajuk bunga. |
| Kotiledon | cadangan makanan di dalam keping biji |
| Kriptomeri | suatu peristiwa di mana suatu faktor dominan seakan-akan tersembunyi oleh faktor lainnya dan baru tampak bila tidak berada bersama faktor penutup. |
| Kromatid | kromosom yang mengganda menjadi dua |
| Kromonema | Benang kromosom. |
| Kromosom | Pembawa gen. |
| Labium | Bibir. |
| Lactobacillus bulgaricus | Bakteri untuk membuat yoghurt. |
| Ladybird | Sejenis kepik yang merupakan predator alami bagi serangga hama. |
| Larva | Tingkat kehidupan suatu hewan sesudah menetas dari telur. |
| Lembar fotosintesik | Pada bakteri terdapat pelipatan membran sel ke arah sitoplasma. |
| Lentisel | sel kambium gabus di epidermis kulit yang membentuk suatu |
| Limnetik | Daerah yang terbuka dan dapat ditembus cahaya matahari. |
| Lingkaran tahun | kambium intervaskuler tersambung dengan kambium lubang/ celah menyerupai lensa |
| Lingkungan | Abiotik membentuk suatu kesatuan. |
| Lipida | Lemak. |
| Lisozim | Enzim penghancur pada virus. |
| Lokus | Letak suatu gen pada kromosom. |
| Lotik | Ekosistem yang airnya mengalir. |
| Lumbricus sp. | Cacing tanah. |
| Lumut Kerak | Hubungan simbiosis antara jamur dan alga. |
| Malakogami | Penyerbukan yang diperantai oleh siput. |
| Malnutrisi | Penyakit yang disebabkan kekurangan zat makanan tertentu. |
| Megaspora | Spora yang berukuran besar, terbentuk di dalam megasporangium. |
| Megasporogenesis | proses pembentukan ovum pada tumbuhan tinggi |
| Meiosis | pembelahan sel pada sel kelamin (pembelahan reduksi) |
| Metafase | tahap pembelahan sel di mana kromosom terletak pada bidang ekuator |
| Metagenesis | Pergiliran keturunan antara keturunan seksual dan aseksual. |
| Metamorfosis | Pergantian bentuk dan struktur hewan dalam siklus hidupnya dari bentuk larva menjadi bentuk dewasa. |
| Mikrofil | Tempat masuknya spermatozoid ke dalam bakal biji pada tumbuhan biji. |
| Mikrosporogenesis | proses pembentukan sperma pada tumbuhan tinggi |
| Mikrosporosit | Sel induk pembentuk spermatozoid. |
| Miselium | Kumpulan benang-benang hifa. |
| Monohibrid | Satu sifat beda. |
| Mortalitas | Angka kematian. |
| Mutagen | faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya mutasi |
| Mutasi germinal | mutasi yang terjadi pada sel-sel gamet |
| Mutasi | perubahan dalam gen yang mengakibatkan perubahan dalam ekskresi |
| Natalitas | Angka kelahiran. |
| Navicula | Salah satu contoh dari kelas Bacillariophyceae (Diatom). |
| Nektar | Kelenjar madu. |
| Neurospora sitophila | Jamur oncom. |
| Nikotin | Racun yang terdapat dalam tembakau. |
| Nimfa | Anak serangga yang tidak melewati tingkat larva, mirip bentuk dewasanya. |
| Nitrosomonas | Bakteri yang memecah NH3 menjadi HNO2, air, dan energi. |
| Nostoc | Sejenis Alga Hijau-Biru yang tubuhnya berbentuk bola. |
| Nukleus | Inti sel. |
| Nukula | Tempat arkegonium pada Chara. |
| Obelia | Cnidaria air laut, yang hidup secara berkoloni. |
| Onkosfera | Embrio cacing pita yang baru menetas. |
| Oogonium | Sel induk telur. |
| Ookinet | Zigot yang terbentuk. |
| Ookista | Sel telur belum matang. |
| Ordo | Tingkatan takson yang menghimpun beberapa famili. |
| Organisme | makhluk hidup |
| Ornitogami | Penyerbukan yang diperantai oleh burung. |
| Ostium | Pori-pori pada tubuh Porifera yang berfungsi sebagai jalan masuknya air. |
| Ovarium | Tempat pembentukan sel telur. |
| Ovipar | Bertelur. |
| Ovotestis | Organ pembentuk sel telur manjadi satu dengan organ pembentuk sel sperma. |
| Ovovivipar | Bertelur dan beranak. |
| Ovum | Sel telur. |
| Parental | Induk. |
| Pedikulum | Tangkai bunga. |
| Penyerbukan | Peristiwa melekatnya serbuk sari ke kepala putik. |
| Perigonium | Tenda bunga. |
| Poliploid | organisme yang memiliki banyak genom dalam sel somatiknya |
| Polusi | Pencemaran. |
| Polutan | Bahan yang mengakibatkan polusi. |
| Predator | Hewan pemangsa hewan lain. |
| Profase | tahap pembelahan sel awal |
| Proglotid | Ruas tubuh cacing pita tempat berlangsungnya fertilisasi. |
| Prokarion | Inti tanpa membran inti. |
| Protalium | Calon tumbuhan paku. |
| Protonema | Calon tumbuhan lumut. |
| Provirus | Calon virus, terdiri dari asam inti. |
| Rekombinasi | Kombinasi baru. |
| Reproduksi | Perkembangbiakan. |
| Reseptakulum | Dasar bunga |
| Resesif | sifat yang tidak muncul pada keturunan. |
| Ribosom | Organel yang berfungsi mensintesis protein. |
| Rizoid | Akar semu. |
| Rizom | Batang yang tinggal di dalam tanah. |
| Sanitasi | Upaya mengelola kebersihan lingkungan. |
| Saprofit | Cara hidup dengan menguraikan sampah / sisa-sisa zat organik. |
| Segregasi | Pembelahan. |
| Sel Hibridoma | sel sebagai hasil dari penggabungan sel limfosit dengan sel kanker. |
| Seleksi alam | Seleksi yang dilakukan alam terhadap organisme. |
| Selulase | Enzim pencerna serat tumbuhan. |
| Selulosa | Serat tumbuhan. |
| Sinergid | Sel telur cadangan. |
| Sitokinin | zat tumbuh sebagai perangsang terjadinya pembelahan sel. |
| Sorus | Kumpulan kotak spora (sporongium). |
| Species | sekumpulan tumbuhan atau hewan yang mempunyai persama-an sifat-sifat dan dapat kawin serta melaksanakan keturunan yang normal. |
| Spermatogenesis | proses pembentukan sperma pada manusia |
| Spermatozoid | Sel sperma pada tumbuhan. |
| Spesies | Jenis makhluk hidup. |
| Spora | Inti sel yang berubah fungsi manjadi alat perkembangbiakan. |
| Talus | Akar, batang dan daun belum dapat dibedakan dengan jelas. |
| Tar | Komponen dalam asap rokok yang tinggal sebagai sisa sesudah dihilangkannya komponen nikotin dan cairan. |
| Telofase | tahap pembelahan sel dimana kromosom berada pada kutub pembelahan |
| Telosentrik | kromosom yang memiliki lengan hanya satu dan terbentuk seperti batang dengan letak sentromernya di ujung. |
| Teratogen | Bahan yang menyebabkan cacat embrio. |
| Totipotensi | kemampuan sel atau jaringan untuk menumbuhkan seluruh bagian tubuh secara lengkap |
| Transduksi | Peristiwa penggabungan DNA dari bakteri satu dengan bakteri lain dengan perantara virus. |
| Transgenik | |
| Transisi | mutasi yang terjadi bila terdapat pergantian basa purin dari satu mutasi DNA dengan purin lainnya atau basa pirimidin dengan pirimidin lainnya |
| Transkripsi | pencetakan RNA duta oleh DNA. |
| Translasi | Proses penerjemahan kode-kode untuk mensintesis protein. |
| Translokasi | peristiwa perpindahan potongan kromosom menuju kromo-som lain yang nonhomolog |
| Tranversi | mutasi gen bila terdapat pergantian basa purin dengan basa pirimidin atau basa pirimidin dengan basa purin |
| Trisomi | mutasi karena kelebihan satu kromosom |
| Tropofil | Daun yang khusus berfungsi untuk fotosintesis. |
| Tubektomi | Pemandulan / sterilisasi pada perempuan. |
| Turba Fallopi | Saluran telur. |
| Ulangan | Banyaknya individu yang diberi perlakuan sama. |
| Urogenital | Gabungan antara saluran urine dal saluran kelamin. |
| Uterus | Rahim. |
| Vagina | Lubang kelamin wanita. |
| Vaksin | Patogen yang telah dilemahkan. |
| Vaksinasi | Tindakan untuk membuat seseorang menjadi kebal terhadap penyakit tertentu. |
| Variasi | Perbedaan kecil yang terdapat di antara individu sejenis. |
| Varietas | Perbedaan besar dalam satu spesies. |
| Vas deferens | Saluran sperma. |
| Vasektomi | Pemandulan / sterilisasi pad laki-laki. |
| Vegetatif | Perkembangbiakan secara tidak kawin. |
| Vertebrata | hewan yang bertulang belakang |
| Virion | Satu unit lengkap virus yang dapat menginfeksi. |
| Vivipar | Beranak. |
| Weber | Garis yang membagi wilayah Indonesia berdasarkan penyebaran flora dan fauna. |
| Wendell Meredith Stanley | Tokoh yang berhasil mangisolasi dan mengkristalkan virus mosaik tembakau, dan ia menyimpulkan bahwa virus berbeda dengan bakteri. |
| Xerofit | Tumbuhan darat yang hidup di tempat kering. |
| Xilem | Jaringan pengankut yang menyangkut zat makanan dari akar ke seluruh tubuh. |
| Yolk | kuning telur. |
| Zigospora | Hasil peleburan dua spora. |
| Zigot | Calon individu baru sebagai hasil peleburan sel kelamin jantan dan betina |
| Zoidiogami | Pernyebukan yang diperantai oleh hewan. |






