WISLAH.COM – Tulisan ini akan menjawab soal “Jelaskan perbedaan penggunaan tanda pisah dan tanda hubung sertakan contoh penggunaan kedua tanda tersebut pada sebuah kalimat.” Dalam artikel ini, akan dijelaskan secara rinci perbedaan antara tanda pisah dan tanda hubung, serta contoh penggunaannya dalam kalimat.
A. Jawaban: Jelaskan Perbedaan Penggunaan Tanda Pisah dan Tanda Hubung Sertakan Contoh Penggunaan Kedua Tanda Tersebut Pada Sebuah Kalimat
Tanda hubung (-) digunakan untuk menghubungkan kata atau bagian kata yang memiliki hubungan erat, seperti dalam kata ulang, menyambung kata yang terpenggal di akhir baris, atau menyambungkan tanggal dan tahun. Contoh: anak-anak, 12-11-2022.
Tanda pisah (—) digunakan untuk memisahkan bagian kalimat yang memberikan penjelasan tambahan, atau sebagai pengganti tanda koma dalam penegasan. Contoh: Segala hal yang menyangkut tentangmu—aku tidak mungkin melupakannya.
B. Artikel Tentang: Penggunaan Tanda Pisah dan Tanda Hubung
Dalam menulis, penting sekali untuk memperhatikan penggunaan tanda baca yang benar, termasuk tanda pisah dan tanda hubung. Panduan menulis tanda baca yang benar dapat dipelajari dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). PUEBI merupakan buku panduan yang diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbud, yang memfasilitasi perkembangan dan transformasi Bahasa Indonesia. Berikut ini penjelasan lebih lanjut tentang perbedaan tanda pisah dan tanda hubung beserta contohnya.
Tanda Hubung (-)
Menurut PUEBI, tanda hubung digunakan dalam beberapa konteks berikut:
- Mengidentifikasi Kata yang Terpenggal karena Pergantian Baris
Contoh:
- Kami harus berangkat segera, se-
belum hujan turun.
- Menyambung Unsur Kata Ulang
Contoh:
- anak-anak, kacang-kacangan, kemerah-merahan
- Menyambung Tanggal, Bulan, dan Tahun yang Ditulis dengan Angka
Contoh:
- 12-11-2022
- Menyambung Huruf yang Dieja Satu-satu
Contoh:
- N-a-k-a-m-a
- Mempertegas Suatu Hubungan Kata atau Ungkapan
Contoh:
- ber-ambisi, ke-Esa-an
Tanda Pisah (—)
Berikut adalah ketentuan penggunaan tanda pisah sesuai PUEBI:
- Memisahkan Penambahan Kata atau Kalimat yang Memberikan Penegasan di Luar Kalimat
Contoh:
- Segala hal yang menyangkut tentangmu—aku tidak mungkin melupakannya.
- Menegaskan Keterangan Aposisi atau Lainnya
Contoh:
- Sapardi Djoko Damono—penyair legendaris Indonesia—telah berpulang ke pangkuan-Nya.
- Di Antara Dua Angka, Tanggal, atau Tempat yang Artinya ‘Sampai dengan’ atau ‘Sampai ke’
Contoh:
- Tahun 2015—2022
Kesimpulan
Tanda hubung dan tanda pisah adalah dua tanda baca yang sekilas terlihat serupa, tetapi memiliki fungsi yang berbeda. Tanda hubung berguna untuk menghubungkan kata atau bagian kata yang memiliki hubungan erat, sedangkan tanda pisah digunakan untuk memisahkan bagian kalimat yang memberikan penjelasan tambahan atau sebagai pengganti tanda koma dalam penegasan.
Penutup:
Terima kasih telah membaca artikel ini. Semoga penjelasan mengenai penggunaan tanda pisah dan tanda hubung dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya penggunaan tanda baca yang benar dalam Bahasa Indonesia.


