7 Pengertian Database Management System (DBMS), Komponen, Tujuan, Fungsi, Manfaaat Keutungan, Kekurangan dan Bahasa yang Digunakan DBMS

  • Whatsapp
Database Management System

Database Management System Adalah | Pengertian Database Management System (DBMS) Menurut Para Ahli | Komponen DBMS | Tujuan DBMS | Fungsi DBMS |Manfaaat DBMS | Keutungan DBMS | Kekurangan DBMS | Bahasa yang Digunakan DBMS

Pengertian Database Management System (DBMS) Menurut Para Ahli

Berikut adalah beberapa pengertian Database Management System (DBMS) yang dikutip dari berbagai sumber:

  1. Menurut Michael Mannino, database management system adalah sebuah software yang mendukung pengambilalihan data, dissemination, maintain, retrieve, dan formatting.
  2. Menurut Kadir dan Triwahyuni, DBMS(Database Management System) adalah sistem yang secara khusus yang dibuat untuk memudahkan pemakai dalam mengelola basis data.
  3. Menurut Gordon C. Everest, Database Management System adalah manajemen yang efektif untuk mengorganisasi sumber daya data.
  4. Menurut Shalahudin, DBMS (Database Management System) adalah suatu sistem aplikasi yang digunakan untuk meyimpan, mengelola, dan menampilkan data.
  5. Menurut M. Rudyanto Arief, DBMS (Database Management System) adalah sebuah aplikasi yang menjembatani user dan data-data di dalam database.
  6. Menurut Budi Raharjo, Database Management System adalah kumpulan program yang digunakan untuk mendefinisikan mengatur, dan memproses database, sedangkan efisensi database adalah sebuah struktur yang dibangun untuk keperluan penyimpanan data. DBMS merupakan alat atau tool yang berperan untuk membangun struktur tersebut.
  7. Menurut Ramakhrisna dan Gehrke, sistem manajemen basis data (DBMS) adalah perangkat lunak yang didesain untuk membantu, memelihara, dan memanfaatkan kumpulan data yang besar”.
Baca Juga :   4 Pengertian Rasa Takut, Penyebab, dan Gejala Gejala Rasa Takut

Komponen Database Management System (DBMS)

Berikut adalah lima komponen Database Management System (DBMS) menurut Connolly dan Begg beserta penjelasannya:   

Perangkat Keras (Hardware)

DBMS dan program aplikasi membutuhkan perangkat keras untuk bisa menjalankan fungsi – fungsinya. Perangkat keras yang dimaksud adalah berkisar dari komputer tunggal pribadi ke mainframe atau jaringan dari komputer tersebut. Beberapa DBMS dapat dijalankan pada perangkat keras atau sistem operasi tertentu, sementara yang lain berjalan di berbagai perangkat keras atau sistem operasi.



Perangkat Lunak (Software)

komponen perangkat lunak terdiri dari perangkat lunak DBMS itu sendiri dan program aplikasi yang dijalankan bersamaan dengan sistem operasi, termasuk jaringan perangkat lunak jika DBMS sedang digunakan melalui jaringan.

Data

Merupakan komponen yang paling penting dalam lingkungan DBMS, tentu dari sudut pandang pengguna akhir. Data juga bertindak sebagai jembatan penghubung antara komponen mesin dengan komponen manusia

Prosedur (Procedures)

Mengacu pada instruksi dan aturan yang mengatur desain dan penggunaan basis data. Para pengguna dari sistem dan staf yang mengelola basis data membutuhkan prosedur yang mendokumentasikan bagaimana cara menggunakan atau menjalankan sebuah sistem.

Orang (People)

Komponen terakhir di dalam database management system adalah orang, orang – orang yang terlibat di dalam menggunakan sistem.

Baca Juga :   Pengertian Kinerja Guru Adalah - Indikator, dan Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Guru

Tujuan Database Management System (DBMS)

Berikut adalah beberapa tujuan Database Management System (DBMS) menurut Mudrick dalam Mardi (2011):




  • Menyediakan tempat penyimpanan data massal untuk data yang relevan,
  • Memudahkan pengaksesan data untuk pemakai,
  • Memberikan respons cepat atas permintaan data dari pemakai,
  • Menghapus data yang berlebihan,
  • Membantu penggunaan database secara serentak oleh beberapa pemakai,
  • Memungkinkan pengembangan sistem database secara fleksibel,
  • Melindungi data dari kerusakan fisik dan dapat dimanfaatkan pemakai siapapun juga, tergantuk otorisasi yang dimiliki.

Fungsi Database Management System (DBMS)

Berikut adalah beberapa fungsi Database Management System (DBMS) menurut Mardi (2011):

  • Database manajemen sistem mampu mengolah pendefinisian data secara detail.
  • Database manajemen sistem dapat menangani permintaan dari pemakai untuk mengakses data secara langsung melalui persetujuan.
  • Database manajemen sistem dapat memeriksa keamanan dan integritas data yang didefinisikan dalam administrator database (DBA= database administrator).
  • Database manajemen sistem dapat memangani kegagalan pengaksesan database yang disebabkan oleh kesalahan sistem, kerusakan disk dan lainnya.
  • Database manajemen sistem mampu menyediakan kamus data (data dictionary)
  • Database manajemen sistem mampu menangani unjuk kerja dari semua fungsi seefisien mungkin.

Manfaaat (Keuntungan) Database Management System (DBMS)

Berikut adalah beberapa manfaat (Keuntungan) Database Management System (DBMS) menurut Connolly dan Begg (2010):

  • Pengendalian redudansi data. Pendekatan basis data berupaya untuk menghilangkan redudansi dengan cara mengintegrasikan file-file sehingga beberapa salinan dari data yang sama tidak disimpan. Bagaimanapun, pendekatan basis data tidak menghilangkan redudansi sepenuhnya, tetapi mengendalikan jumlah basis data yang ada pada basis data.
  • Konsistensi data. Risiko ketidakkonsistenan data dikurangi dengan cara menghilangkan atau mengendalikan redudansi.
  • Informasi lebih lanjut dari data yang sama. Integrasi data operasional akan memungkinkan organisasi untuk memperoleh informasi tambahan dari data yang sama.
  • Berbagi data. Basis data dimiliki oleh organisasi dan dapat dibagikan kepada seluruh pengguna yang berhak.
  • Meningkatkan integritas data. Integritas dinyatakan dengan kendala yaitu aturan konsistensi bahwa basis data tidak diizinkan untuk dilanggar. Hal tersebut memungkinkan DBMS untuk menegakkan, kendala integritas.
  • Meningkatkan keamanan
  • Penegakkan standar
  • Skala ekonomi
  • Keseimbangan persyaratan yang saling bertentangan
  • Peningkatan aksestabilitas data dan respons
  • Peningkatan produktivitas
  • Peningkatan pemeliharaan melalui independensi data
  • Peningkatan konkurensi
  • Peningkatan layanan backup dan recovery
Baca Juga :   Evaluasi Pembelajaran Adalah, Pengertian, Jenis, Fungsi, Tujuan, Manfaat, Prinsip, Ruang Lingkup, Prosedur, Teknis dan Bentuk

Bahasa yang Digunakan Database Management System (DBMS)

DBMS menggunakan bahasa basis data yang telah ditentukan oleh perusahaan DBMS.

Bahasa basis data biasanya terdiri atas perintah-perintah yang diformulasikan sehingga perintah tersebut akan diproses olah DBMS. Perintah-perintah biasanya ditentukan oleh user.

Ada 2 bahasa basis data:

Data Definition Language (DDL)

DDL digunakan untuk menggambarkan desain basis data secara keseluruhan. DDLdigunakan untuk membuat tabel baru, menuat indeks, ataupun mengubah tabel. Hasil kompilasi DDL disimpan di kamus data.

Data Manipulation Language (DML)

DML digunakan untuk melakukan menipulasi dan pengambilan data pada suatu basis data seperti penambahan data baru ke dalam basis data, menghapus data dari suatu basis data dan pengubahan data di suatu basis data.




Related posts