Capaian Pembelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Kelas 1 & 2 SD (Fase A) Kurikulum Merdeka

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Kelas 1 & 2 SD | Capaian Pembelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Fase A | CP Fase A | Kurikulum Merdeka |

Capaian Pembelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Kelas 1 & 2 SD Fase A

Capaian pembelajaran secara umum dan menyeluruh dari semua mata pelajaran dalam seluruh jenjang pendidikan di Indonesia, sebenarnya bisa didapat dari “Salinan Lampiran I Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, Dan Asesmen Pendidikan Nomor 008/Kr/2022 Tentang Capaian Pembelajaran Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, Dan Jenjang Pendidikan Menengah Pada Kurikulum Merdeka”.

Namun dengan jumlah halamannya yang sangat banyak (baca: lebih dari seribu), membutuhkan waktu yang lama jika informasi yang butuhkan hanya tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Kelas 1 & 2 SD.

Karenanya pada bagian ini, wislah.com menyajikan Capaian Pembelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Kelas 1 & 2 SD yang disadur dari salinan lampiran tersebut.

Capaian Pembelajaran Umum

Peserta didik mampu menerima ajaran Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang ditunjukkan dengan budi pekerti luhur dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangganya dengan cara mengenal dirinya dengan berbagai aturan dalam ajaran Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang MahaEsa di keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitarnya. Peserta didik juga dapat memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya sebagai makhluk ciptaan Tuhan dan benda-benda di sekitarnya baik di rumah maupun di sekolah sehingga menumbuhkan rasa syukur atas adanya kekuasaan dan keberadaan Tuhan. Selain itu peserta didik juga mampu memperlihatkan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dalam karya martabat spiritual dalam tindakan yang mencerminkan anak berperilaku budi pekerti luhur. Diakhir fase ini, peserta didik mampu menunjukkan fakta dan contoh konkret terkait fenomena dan kejadian tampak mata berdasarkan pengalamannya sehari-hari melaksanakan sikap budi pekerti luhur, rasa bersyukur kepada Tuhan, serta nilai-nilai kebaikan yang dibawa dari rumah yang diaplikasikan di lingkungan sekolah. Peserta didik juga mampu menunjukkan sikap budi pekerti luhur dalam lingkungan keluarga dan sekolah.

Capaian Pembelajaran Per Elemen

Sejarah

–

Keagungan Tuhan

Pada akhir Fase A, peserta didik dapat mengenal kebesaran Tuhan melalui pengamatan tubuh. Peserta didik dapat mengenal dan menunjukkan anggota tubuh, fungsi pancaindra agar dapat menjaga kebersihan merawat anggota tubuh sebagai anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa.

Budi Pekerti

Pada akhir Fase A, peserta didik dapat mengenal budi pekerti. Peserta didik mulai mengenal hingga menunjukkan sikap-sikap dalam budi pekerti dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru.

Martabat Spiritual

Pada akhir Fase A, peserta didik dapat mengenal rasa bersyukur atas karunia ciptaan Tuhan dengan cara mengeksplorasi kecintaanya kepada dirinya orang tua, teman, dan guru, sebagai bukti ciptaan-Nya dalam lingkungan yang beragam. Peserta didik juga dapat mengikuti kegiatan ritual di tempat/bangunan peribadatan untuk memahami kapasitas dirinya sebagai ciptaanNya yang patut disyukuri yang dapat berupa martabat spiritual.

Larangan dan Kewajiban

Pada akhir Fase A peserta didik dapat belajar menahan diri terhadap larangan-larangan yang terdapat di lingkungan keluarga, teman, dan guru. Peserta didik dapat menunjukkan kewajiban dirinya dalam lingkungan keluarga, guru, dan temannya.

Related posts