Bacaan Surat Al Hajj Ayat 77 | Arti Perkata (Mufrodat) Surat Al Hajj Ayat 77 | Terjemahan Surat Al Hajj Ayat 77 | Isi Kandungan Surat Al Hajj Ayat 77 | Tafsir Surat Al Hajj Ayat 77 |
Bacaan Surat Al Hajj Ayat 77
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا ارْكَعُوْا وَاسْجُدُوْا وَاعْبُدُوْا رَبَّكُمْ وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ
Yā ayyuhallażīna āmanurka’ụ wasjudụ wa’budụ rabbakum waf’alul-khaira la’allakum tufliḥụn
Arti Perkata (Mufrodat) Surat Al Hajj Ayat 77
| dan berbuatlah | وَٱفۡعَلُواْ | ruku’lah kamu | ٱرۡكَعُواْ |
| kebaikan | ٱلۡخَيۡرَ | dan sujudlah kamu | وَٱسۡجُدُواْۤ |
| kamu beruntung | تُفۡلِحُونَ | dan sembahlah | وَٱعۡبُدُواْ |
Terjemahan Surat Al Hajj Ayat 77
Wahai orang-orang yang beriman! Rukuklah, sujudlah, dan sembahlah Tuhanmu; dan berbuatlah kebaikan, agar kamu beruntung.
Isi Kandungan Surat Al Hajj Ayat 77
Dalam ayat ini Allah memerintahkan kepada orang-orang beriman untuk beribadah kepada Allah Yang Maha Mengetahui keadaan manusia. Wahai orang-orang yang beriman, karena kamu sudah membenarkan dan meyakini bahwa sesungguhnya tidak ada tuhan selain Allah, maka rukuk, sujud, dan beribadahlah kepada Tuhanmu dengan melaksanakan salat wajib dan berbagai salat sunah, dan sebagai dampak ketekunan
Tafsir Surat Al Hajj Ayat 77
Pada ayat ini Allah memerintahkan kepada orang-orang yang beriman agar :
- Mengerjakan salat pada waktu-waktu yang telah ditentukan, lengkap dengan syarat-syarat dan rukun-rukunnya. Pada ayat ini salat disebut dengan “ruku'” dan “sujud”, karena ruku’ dan sujud itu merupakan ciri khas dari salat dan termasuk dalam rukun-rukunnya.
- Menghambakan diri, bertobat kepada Allah, dan beribadah kepada-Nya merupakan perwujudan dari keimanan di hati sanubari yang telah merasakan kebesaran, kekuasaan dan keagungan Allah, karena diri manusia sangat tergantung kepada-Nya. Hanya Dialah yang menciptakan, memelihara kelangsungan hidup dan mengatur seluruh makhluk-Nya. Beribadah kepada Tuhan ada yang dilakukan secara langsung, seperti salat, puasa bulan Ramadan, menunaikan zakat dan menunaikan ibadah haji. Ada pula ibadah yang dilakukan tidak secara langsung, seperti berbuat baik kepada sesama manusia, tolong menolong, mengolah alam yang diciptakan Allah untuk kepentingan manusia.
- Mengerjakan perbuatan-perbuatan yang baik, seperti memperkuat hubungan silaturrahmi, berbudi pekerti yang baik, hormat menghormati, kasih-mengasihi sesama manusia. Termasuk melaksanakan perintah Allah.
Jika manusia mengerjakan tiga macam perintah di atas, maka mereka akan berhasil dalam kehidupan memperoleh kebahagiaan ketentraman hidup, dan di akhirat mereka akan memperoleh surga yang penuh kenikmatan.






