Surah Al-Mujadilah Ayat 11 : Bacaan, Terjemah, Mufradat, Asbabun Nuzul dan Isi Kandungan

  • Whatsapp
Surah Al-Mujadilah Ayat 11 : Bacaan, Terjemah, Mufradat, Asbabun Nuzul dan Isi Kandungan


Surah Al-Mujadilah Ayat 11 | Bacaan Surah Al-Mujadilah Ayat 11 | Terjemah Surah Al-Mujadilah Ayat 11 | Mufradat Surah Al-Mujadilah Ayat 11 | Asbabun Nuzul Surah Al-Mujadilah Ayat 11 | Isi Kandungan Surah Al-Mujadilah Ayat 11  | Wislahcom | Referensi |

Bacaan Surah Al-Mujadilah Ayat 11

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

Terjemah Surah Al-Mujadilah Ayat 11

Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, “Berilah kelapangan dalam majelis-majelis”, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Maha teliti apa yang kamu kerjakan.



Mufradat Surah Al-Mujadilah Ayat 11

wahai orang-orangيٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ
yang berimanاٰمَنُوْٓا
apabila dikatakanاِذَا قِيْلَ
kepadamuلَكُمْ
berilah kelapanganتَفَسَّحُوْا
dalam majelis-majelisفِى الْمَجٰلِسِ
maka lapangkanlahفَافْسَحُوْا
niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmuيَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ
dan apabila dikatakanوَاِذَا قِيْلَ
berdirilah kamuانْشُزُوْا
maka berdirilahفَانْشُزُوْا
niscaya Allah akan mengangkatيَرْفَعِ اللّٰهُ
diberi ilmuاُوْتُوا الْعِلْمَ
beberapa derajatدَرَجٰتٍۗ

Asbabun Nuzul Surah Al-Mujadilah Ayat 11

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dari Muqatil bin Hayyan (seorang Tabi’in, w. 150 H) ia berkata, “Pada suatu hari, yaitu hari Jum’at, Rasulullah Saw berada di Suffah mengadakan pertemuan di suatu tempat yang sempit, dengan maksud menghormati pahlawan-pahlawan perang Badar (2 H) yang terdiri dari orang-orang Muhajirin dan Ansar.

Beberapa di antara pahlawan Badar itu terlambat datang, seperti Śabit bin Qais. Rasulullah Saw melihat mereka berdiri di luar dan mengucapkan salam, “Assalamu’alaikum Ayyuhannabi wabarakatuh.” Beliau menjawab salam, kemudian mereka mengucapkan salam pula kepada orang-orang yang hadir lebih dahulu dan dijawab pula oleh mereka.

Para pahlawan Badar itu tetap berdiri, menunggu tempat yang disediakan bagi mereka, tetapi tidak ada yang menyediakannya. Melihat itu Rasulullah Saw merasa kecewa, lalu mengatakan kepada orang-orang yang berada di sekitarnya, “Berdirilah, berdirilah.” Beberapa di antara mereka berdiri, tetapi dengan rasa enggan yang terlihat di wajah mereka.



Maka orang-orang munafik bereaksi dengan tujuan mencela Rasulullah Saw dengan berkata, “Demi Allah, Muhammad tidak adil, ada orang yang terlebih dahulu datang dengan maksud memperoleh tempat duduk di dekatnya, tetapi disuruh berdiri agar tempat itu diberikan kepada orang yang terlambat datang.” Rasulullah Saw mendengar kritik itu, kemudian bersabda, “Allah merahmati siapa yang memberi kelapangan bagi saudaranya.” Orang-orang beriman pun menyambut tuntunan tersebut dan turunlah ayat ini.

Isi Kandungan Surah Al-Mujadilah Ayat 11

Dalam Surah Al-Mujadilah Ayat 11, dapat dipahami bahwa para sahabat berlomba-lomba mencari tempat duduk dekat dengan Rasulullah Saw agar mereka mudah mendengar apa yang beliau sampaikan. Jika Rasulullah Saw duduk dalam majelis, maka Abu Bakar Ra dan ‘Umar bin Khaṭṭab Ra ada di kanan kiri beliau, sedangkan ‘Uṣman bin ‘Affan Ra. dan ‘Alĭ bin Abĭ Ṭalib Ra ada di hadapannya, sebab keduanya termasuk penulis wahyu, maka disuruh oleh beliau supaya duduk di depannya.

Orang yang hadir dalam suatu majelis hendaklah mematuhi ketentuan yang berlaku atau mematuhi perintah orang yang mengatur majelis itu, menjaga suasana dengan baik, penuh persaudaraan dan tenggang rasa. Bagi yang lebih dahulu datang hendaklah memenuhi tempat di depan, sehingga orang yang baru datang tidak melangkahi/mengganggu orang yang sudah hadir. Bagi yang terlambat datang, hendaklah rela dengan keadaan yang ditemuinya. Rasulullah Saw bersabda: Janganlah seseorang menyuruh temannya berdiri dari tempat duduknya, lalu ia duduk di tempat tersebut, tetapi hendaklah bergeser dan berlapang-lapang.” (HR. Muslim dari Ibnu ‘Umar).



Pada akhir ayat ini menerangkan bahwa Allah Swt akan mengangkat derajat orang beriman yang patuh kepada-Nya dan mampu menciptakan suasana damai di masyarakat, dan juga orang-orang yang berilmu yang menggunakan ilmunya untuk menegakkan kalimat-Nya serta perintah Rasul-Nya. Allah Swt. juga menegaskan bahwa Dia Maha Teliti terhadap semua yang dilakukan oleh manusia, dan akan memberi balasan secara adil.

Related posts