Surah Al-Alaq: Bacaan, Mufrodat, Terjemah dan Isi Kandungan

Surah Al-Alaq: Bacaan, Mufrodat, Terjemah dan Isi Kandungan

Cari bahan referensi untuk menyelesaikan tugas sekolah, tentang materi Surah Al-Alaq yang berkaitan dengan tugas-tugas yang diberikan oleh guru di Madrasah Ibtidaiyah.

Wislah.com: hadir sebagai salah satu referensi untuk mempermudah mencari bahan tentang: Bacaan Surah Al-Alaq, Mufrodat Surah Al-Alaq, Terjemah Surah Al-Alaq dan Isi Kandungan Surah Al-Alaq.

Simak ulasan dibawah ini.


 

Bacaan Surah Al-Alaq

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

“bismillahirrahmanirrahim

اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَۚ

“Iqra` bismi rabbikallaz khalaq”

خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍۚ

“khalaqal-insana min ‘alaq”

اِقْرَأْ وَرَبُّكَ الْاَكْرَمُۙ

“iqra` wa rabbukal-akram”

الَّذِيْ عَلَّمَ بِالْقَلَمِۙ

“allazi ‘allama bil-qalam”

عَلَّمَ الْاِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْۗ

“‘allamal-insana ma lam ya’lam”

كَلَّآ اِنَّ الْاِنْسَانَ لَيَطْغٰىٓ

“kalla innal-insana layatga”

اَنْ رَّاٰهُ اسْتَغْنٰىۗ

“ar ra’ahustagna”

اِنَّ اِلٰى رَبِّكَ الرُّجْعٰىۗ

“inna ila rabbikar-ruj’a”

اَرَاَيْتَ الَّذِيْ يَنْهٰىۙ

“a ra`aitallazi yan-ha”

عَبْدًا اِذَا صَلّٰىۗ

“‘abdan iza salla”

اَرَاَيْتَ اِنْ كَانَ عَلَى الْهُدٰىٓۙ

“a ra’aita ing kana ‘alal-huda”

اَوْ اَمَرَ بِالتَّقْوٰىۗ

“au amara bit-taqwaa”

اَرَاَيْتَ اِنْ كَذَّبَ وَتَوَلّٰىۗ

“ara`aita ing kazzaba wa tawalla”

اَلَمْ يَعْلَمْ بِاَنَّ اللّٰهَ يَرٰىۗ

“a lam ya’lam bi’annallaha yara”

كَلَّا لَىِٕنْ لَّمْ يَنْتَهِ ەۙ لَنَسْفَعًاۢ بِالنَّاصِيَةِۙ

“kalla la’il lam yantahi lanasfa’am bin-nasiyah”

نَاصِيَةٍ كَاذِبَةٍ خَاطِئَةٍۚ

“nasiyating kazibatin khati’ah”

فَلْيَدْعُ نَادِيَهٗۙ

“falyad’u nadiyah”

سَنَدْعُ الزَّبَانِيَةَۙ

“sanad’uz-zabaniyah”

كَلَّاۗ لَا تُطِعْهُ وَاسْجُدْ وَاقْتَرِبْࣖ

“kalla, la tuti’hu wasjud waqtarib”

 

Mufrodat Surah Al-Alaq

shalat

صَلّٰىۗ

bacalah

اِقْرَأْ

jika itu benar

اِنْ كَانَ

dengan menyebut

بِاسْمِ

di atas

عَلَى

yang

الَّذِيْ

petunjuk

الْهُدٰىٓۙ

menciptakan

خَلَقَۚ

atau

اَوْ

manusia

الْاِنْسَانَ

dia menyuruh

اَمَرَ

dari

مِنْ

bertaqwa

بِالتَّقْوٰىۗ

mulia

الْاَكْرَمُۙ

mendustakan

كَذَّبَ

mengajar

عَلَّمَ


berpaling

تَوَلّٰىۗ

dengan pena

بِالْقَلَمِۙ

golongannya

نَادِيَهٗۙ

sekali-kali tidak

كَلَّآ

malaikat Zabaniyah

الزَّبَانِيَةَۙ

melampaui batas

لَيَطْغٰىٓ

jangan/tidak

لَا

tempat kembali

الرُّجْعٰىۗ

kamu patuh kepadanya

تُطِعْهُ

bagaimana pendapatmu

اَرَاَيْتَ

dan sujudlah

وَاسْجُدْ

melarang

يَنْهٰىۙ

serta dekatkanlah

وَاقْتَرِبْ

seorang hamba

عَبْدًا

    apabila

اِذَا

 

Terjemah Surah Al-Alaq

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

  1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.
  2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
  3. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Mulia
  4. Yang mengajar (manusia) dengan pena.
  5. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.
  6. Sekali-kali tidak! Sungguh, manusia itu benar-benar melampaui batas,
  7. Apabila melihat dirinya serba cukup.
  8. Sungguh, hanya kepada Tuhanmulah tempat kembali(mu).
  9. Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang?
  10. Seorang hamba ketika dia melaksanakan Shalat,
  11. Bagaimana pendapatmu jika dia (yang dilarang Shalat itu) berada di atas kebenaran (petunjuk).
  12. Atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?
  13. Bagaimana pendapatmu jika dia (yang melarang) itu mendustakan dan berpaling?
  14. Tidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat (segala perbuatannya)?
  15. Sekali-kali tidak! Sungguh, jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya, (ke dalam neraka),
  16. (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan dan durhaka.
  17. Maka biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya).
  18. Kelak Kami akan memanggil Malaikat Zabaniyah, (penyiksa orang-orang yang berdosa),
  19. Sekali-kali tidak! Janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah serta dekatkanlah (dirimu kepada Allah).

 

Isi Kandungan Surah Al-Alaq

Surah al-‘Alaq adalah surah yang ke 96, yaitu setelah surah at-Tīn dan sebelum surah al-Qadr, yang di dalamnya terdapat wahyu yang pertama kali turun yaitu ayat 1-5. Ayat ini turun bertepatan dengan malam 17 Ramadan. Oleh karena itu pada setiap tanggal 17 Ramadan kita peringati sebagai Nuzulul Qur’an. Semua ayatnya turun di Makkah maka disebut surah Makkiyyah. Dinamakan al-‘Alaq karena diambil dari ayat kedua. Al-‘Alaq artinya segumpal darah.

Pada ayat 1-5 kita diperintahkan untuk membaca, dalam hal ini kita dituntut untuk mempelajari ilmu pengetahuan baik ilmu umum maupun ilmu agama. Apalagi saat ini perkembangan teknologi yang begitu pesat, maka kita sebagai seorang muslim harus mampu menguasai teknologi. Kita jangan merasa puas terhadap ilmu pengetahuan yang telah kita peroleh, karena ilmu pengetahuan itu sangat luas. Kita dituntut untuk mencari dan menguasainya. Di samping itu, dengan menguasai Ilmu pengetahuan iman kita kepada Allah Swt akan semakin tebal, sehingga kita akan mengenal hakikat penciptaan manusia.

Ayat selanjutnya berisi peringatan kepada Abu Jahal yang pernah melarang Nabi Muhammad Saw untuk melaksanakan shalat, bahkan Abu Jahal mengancam untuk menginjak leher dan membenamkan wajah Nabi Muhammad Saw ke tanah apabila dia mendapati Rasulullah Saw shalat. Namun kenyataannya setelah Abu Jahal melihat Nabi Muhammad Saw sedang shalat, ia mundur tidak bisa mendekati Rasulullah Saw apalagi sampai menginjak leher dan membenamkan wajahnya. Karena dia merasa ada parit dari api yang menakutkan dan menyala-nyala.

Manusia seringkali melupakan kenikmatan dari Allah Swt ketika merasa dirinya kaya dan berkecukupan, bahkan ia menjadi takabur dan menganggap orang lain rendah, karena merasa orang lain tidak ada yang mampu menandinginya. Allah Swt pasti akan mengazab orang-orang yang merintangi orang lain untuk berbuat baik dan beribadah di akhirat kelak. Hal ini seperti Abu Jahal yang diancam oleh Allah Swt karena selalu merintangi Nabi Muhammad Saw yang hendak melaksanakan shalat. Pada ayat terakhir berisi larangan untuk mengikuti perilaku orang jahat dan berisi perintah untuk mendekatkan diri dan beribadah kepada Allah Swt.

 

Sumber: Buku Guru & Buku Siswa Al-Qur’am Hadis Kelas VI MI

Related posts