Strategi Penyusunan Rapor P5 dalam Satuan Pendidikan

Logo Guru Penggerak

A. Pengertian Rapor P5

Rapor P5 adalah sebuah dokumen yang berisi penilaian terhadap proses dan hasil belajar peserta didik yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Rapor P5 ini disusun berdasarkan kurikulum yang berlaku dan disampaikan secara periodik kepada orang tua atau wali peserta didik.

B. Tujuan Penyusunan Rapor P5

Tujuan penyusunan rapor P5 adalah untuk memberikan gambaran objektif tentang perkembangan belajar peserta didik kepada orang tua atau wali. Selain itu, rapor P5 juga dapat digunakan sebagai bahan evaluasi bagi guru dan sekolah dalam upaya peningkatan kualitas proses dan hasil belajar.

C. Komponen Rapor P5

Komponen utama dalam rapor P5 meliputi nilai akademik, nilai non-akademik, dan deskripsi perkembangan peserta didik. Nilai akademik mencakup nilai pengetahuan dan keterampilan, sedangkan nilai non-akademik mencakup nilai sikap dan perilaku. Deskripsi perkembangan peserta didik berisi catatan tentang perkembangan peserta didik dalam aspek-aspek tertentu.


D. Strategi Penyusunan Rapor P5

Strategi penyusunan rapor P5 melibatkan beberapa tahapan, yaitu:


  1. Pengumpulan Data: Guru mengumpulkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik dari berbagai sumber, baik itu hasil observasi, tes, tugas, maupun sumber lainnya.
  2. Analisis Data: Guru menganalisis data yang telah dikumpulkan untuk menentukan nilai akademik dan non-akademik peserta didik.
  3. Penyusunan Rapor: Guru menyusun rapor berdasarkan data dan analisis yang telah dilakukan. Rapor disusun secara sistematis dan objektif dengan mempertimbangkan berbagai aspek belajar peserta didik.
  4. Komunikasi Rapor: Guru menyampaikan rapor kepada orang tua atau wali peserta didik secara periodik. Komunikasi ini penting untuk memberikan pemahaman yang jelas tentang perkembangan belajar peserta didik.

E. Evaluasi dan Penyempurnaan Rapor P5

Setelah rapor disampaikan, guru dan sekolah perlu melakukan evaluasi untuk melihat efektivitas rapor P5 yang telah disusun. Evaluasi ini penting untuk melakukan penyempurnaan dan peningkatan kualitas rapor P5 di masa mendatang. Evaluasi dapat dilakukan melalui diskusi dengan orang tua atau wali peserta didik, pertemuan guru, maupun melalui feedback dari peserta didik itu sendiri.

Dengan strategi yang tepat, penyusunan rapor P5 dapat menjadi alat yang efektif untuk mendukung proses belajar mengajar dan membantu peserta didik mencapai potensi mereka secara maksimal.

Related posts