Soal Tes Diagnostik Non Kognitif SMA dan Jawaban

Test Diagnostik

Tes Diagnostik Non Kognitif SMA | Contoh Soal Tes Diagnostik SMA (Kelas) | Jawaban | Wislah Indonesia | Wislah.Com |

Tes Diagnostik Non Kognitif SMA

Apakah kamu sedang mencari contoh soal diagnostik Non Kognitif SMA? Kamu sekarang berada di tempat yang tepat. Karena ini adalah edisi khusus dari wislah.com, yang fokus pada kumpulan contoh soal tes diagnostik (Non Kognitif). 

Tulisan yang sedang kamu kunci ini, beriisi kumpulan contoh soal tes diagnostik khusus Non Kognitif SMA. Semoga ini sesuai dengan apa yang sedang kamu butuhkan…  

Contoh Soal Tes Diagnostik Non Kognitif SMA

1. Saya sering berselisih pendapat dengan orang tua terkait aktivitas belajar saya selama belajar di rumah

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

2. Saya kurang bisa membagi waktu belajar di rumah

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

3. Saya sulit mengekspresikan emosi yang saya rasakan sejak pembelajaran daring berlangsung

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

4. Saya tidak tahu bagaimana cara-cara yang bisa saya lakukan untuk mengekspresikan emosi saya

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

5. Saya merasa bahwa diri saya mengidap depresi

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

6. Saya mudah memberikan penilaian terhadap kondisi kesehatan mental  saya berdasarkan apa yang saya baca di internet/media sosial

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

7. Bermain game lebih penting dari pada mengerjakan tugas

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

8. Bermain tiktok atau media sosial lainnya lebih penting dari pada bersekolah/mengerjakan tugas

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

9. Saya menghabiskan hari-hari saya dengan bermain game atau tiktok

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

10. Saya belum mengetahui apa kelebihan saya

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

11. Saya belum mengetahui apa kekurangan saya

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

12. Saya belum mengetahui apa bakat saya

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

13. Sampai dengan hari ini saya belum merasa nyaman terhadap perubahan-perubahan di hidup saya akibat pandemi COVID

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

14. Saya tidak mengenal banyak teman di sekolah

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

15. Saya jarang berkomunikasi dengan teman sekolah

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

16. Saya senang bila pembelajaran dilakukan secara offline (tatap muka)

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

17. Saya kesulitan mengutarakan pikiran/pendapat saya saat berkomunikasi dengan guru, orangtua, orang lain dan teman

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

18. Saya mengutarakan sesuatu tanpa berfikir terlebih dahulu

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

19. Saya senang mengutarakan kebencian kepada teman

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

20. Saya senang mengomentari penampilan orang lain di media sosial

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

21. Saya sering berkata kotor di internet

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

22. Saya sering menunda-nunda dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

23. Saya senang mengerjakan tugas dekat dengan waktu tenggat

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

24. Saya sulit memahami materi yang saya peroleh di sekolah

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

25. Tidak semua materi mata pelajaran mudah dipahami saat diberikan guru

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

26. Saya mudah emosional saat tugas sekolah menumpuk

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

27. Karena terlalu banyaknya tugas yang diberikan oleh guru, membuat saya frustasi dan tidak tahu harus memulai mengerjakan dari mana

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

28. Kondisi rumah saya tidak mendukung saya untuk belajar

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

29. Saya mudah mengabaikan perintah dan penugasan-penugasan yang diberikan oleh guru

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

30. Tidak masalah bagi saya jika gagal memenuhi penyelesaian tugas yang diberikan

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

31. Sampai saat ini saya belum yakin akan pilihan sekolah lanjutan yang akan saya tempuh setelah lulus SMP

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

32. Saya sudah mempunyai gambaran pilihan sekolah lanjutan yang akan saya tempuh setelah lulus SMP

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

33. Orang tua memiliki harapan yang berbeda dari saya terkait pilihan sekolah lanjutan

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

34. Saya ingin nantinya mendapatkan kemandirian finansial seperti influencer  yang saya ikuti di Instagram, TikTok atau YouTube

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

35. Saya merasa bahwa saya sudah meraih nilai secara maksimal

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

36. Saya bimbang apakah bisa masuk sekolah lanjutan yang saya inginkan melihat hasil prestasi belajar selama ini

a. Ya

b. Tidak

Jawaban:

Jawaban sebaiknya dipilih satu jawaban yang paling sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

37. Apakah kamu merasa nyaman selama belajar di kelas?

Jawaban:

Jawaban sebaiknya sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

38. Bagaimana pendapatmu tentang pembelajaran jarak jauh yang diterapkan selama Pandemi Covid-19?

Jawaban:

Jawaban sebaiknya sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

39. Bagaimana jadwal kegiatan belajarmu di rumah?

Jawaban:

Jawaban sebaiknya sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

40. Apa kendala yang kamu hadapi ketika belajar di kelas?

Jawaban:

Jawaban sebaiknya sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

41. Apakah kamu menemui kendala terkait tugas yang diberikan guru di kelas?

Jawaban:

Jawaban sebaiknya sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

42. Bagaimana hubunganmu dengan keluarga?

Jawaban:

Jawaban sebaiknya sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

43. Apakah orang tua mengawasi kamu ketika belajar di rumah?

Jawaban:

Jawaban sebaiknya sesuai dengan kondisi atau kemampuan diri sendiri.

Tes Diagnostik Non Kognitif untuk Guru dan Siswa

Tes diagnostik non kognitif untuk guru dan siswa adalah alat evaluasi yang dirancang untuk mengukur aspek-aspek non kognitif atau psikososial siswa, seperti sikap, motivasi, kepribadian, keterampilan sosial, dan kemandirian. Tes ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih holistik tentang siswa dan memberikan wawasan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi belajar dan perkembangan mereka.

Pengertian

Tes diagnostik non kognitif adalah metode penilaian yang digunakan untuk mengukur aspek non kognitif atau psikososial siswa. Tes ini berfokus pada aspek-aspek seperti sikap, motivasi, keterampilan sosial, kepribadian, kemandirian, dan faktor-faktor lain yang mempengaruhi pembelajaran dan perkembangan siswa.

Tujuan

Tujuan utama dari tes diagnostik non kognitif adalah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang siswa, termasuk sikap mereka terhadap belajar, motivasi, kemandirian, keterampilan sosial, dan faktor-faktor lain yang mempengaruhi keberhasilan akademik dan perkembangan pribadi mereka. Tes ini membantu guru dan staf sekolah untuk merencanakan dan melaksanakan strategi pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan individu siswa.

Fungsi

  • Identifikasi kebutuhan psikososial: Tes diagnostik non kognitif membantu mengidentifikasi kebutuhan psikososial siswa, seperti motivasi yang rendah, kecemasan, atau keterampilan sosial yang perlu ditingkatkan. Informasi ini membantu guru dan staf sekolah dalam merancang program pendukung yang tepat.
  • Pembinaan kepribadian dan keterampilan sosial: Tes diagnostik non kognitif dapat membantu guru dalam merencanakan kegiatan pembinaan kepribadian dan keterampilan sosial. Tes ini memberikan gambaran tentang keterampilan komunikasi, kerjasama, kepemimpinan, dan resolusi konflik siswa.
  • Pemantauan perkembangan siswa: Dengan melakukan tes diagnostik non kognitif secara berkala, guru dapat memantau perkembangan siswa dalam hal sikap, motivasi, kemandirian, dan keterampilan sosial. Hal ini membantu dalam mengevaluasi efektivitas program pendidikan dan intervensi yang diberikan.
  • Pengembangan program pendidikan yang holistik: Tes diagnostik non kognitif memberikan informasi yang diperlukan untuk mengembangkan program pendidikan yang holistik, yang tidak hanya fokus pada aspek kognitif, tetapi juga aspek psikososial siswa. Hal ini membantu dalam meningkatkan kesejahteraan siswa secara keseluruhan.

Manfaat

  • Pemahaman yang holistik: Tes diagnostik non kognitif membantu guru dan staf sekolah untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang siswa. Dengan mengetahui aspek non kognitif siswa, guru dapat merespon secara tepat dan mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh.
  • Penyusunan program pendidikan yang personal: Tes diagnostik non kognitif memberikan data yang berguna untuk menyusun program pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu siswa. Hal ini membantu dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan memenuhi kebutuhan siswa secara individu.
  • Peningkatan kesejahteraan siswa: Dengan memahami faktor-faktor psikososial yang mempengaruhi siswa, tes diagnostik non kognitif membantu dalam mengidentifikasi dan mengatasi masalah yang dapat memengaruhi kesejahteraan siswa, seperti kecemasan, motivasi rendah, atau masalah sosial.
  • Evaluasi program pendidikan: Tes diagnostik non kognitif memberikan data yang penting untuk mengevaluasi efektivitas program pendidikan dan intervensi yang diberikan. Hal ini membantu dalam mengidentifikasi keberhasilan program dan mengidentifikasi area yang membutuhkan perbaikan.

Dengan menggunakan tes diagnostik non kognitif, guru dan staf sekolah dapat mengakses informasi yang lebih komprehensif tentang siswa, memahami kebutuhan mereka secara lebih baik, dan merancang program pendidikan yang sesuai untuk meningkatkan pembelajaran dan perkembangan mereka.

Related posts