Polusi Udara (Pencemaran Udara) Adalah, Pengertian, Penyebab, dan Dampak Pencemaran Udara

POLUSI UDARA

Polusi Udara (Pencemaran Udara) Adalah | Pengertian Polusi Udara | Penyebab Polusi Udara | Dampak Polusi Udara |

Pengertian Polusi Udara Menurut Para Ahli

Berikut beberapa definisi / pengertian menurut para ahli dari berbagai sumber:

  • Menurut Chambers, Pencemaran Udara adalah bertambahnya bahan atau substrat fisik atau kimia ke dalam lingkungan udara normal yang mencapai sejumlah tertentu, sehingga dapat dideteksi oleh manusia atau yang dapat dihitung dan diukur, serta dapat memberikan efek pada manusia, binatang, vegetasi dan material.
  • Menurut Parker, Pencemaran Udara adalah perubahan atmosfer oleh karena masuknya bahan kontaminan alami atau buatan ke dalam atmosfer tersebut.
  • Menurut Kumar, Pencemaran Udara ialah adanya bahan polutan di atmosfer yang dalam konsentrasi tertentu akan mengganggu keseimbangan dinamik atmosfer dan mempunyai efek pada manusia dan lingkungannya.
  • Menurut Corman, Pencemaran Udara adalah terdapat bahan kontamina di atmosfer karena perbuatan manusia. Hal ini untuk membedakan dengan pencemaran udara alamiah dan pencemaran udara di tempat kerja.
Baca Juga :   Gadai : Pengertian, Dasar Hukum, Rukun, Syarat, Ketentuan, Pemanfaatan, Perawatan, Pelunasan dan Hikmah

Penyebab Polusi Udara

Berikut adalah penjelasan tentang asal dari polusi udara :

  • Atrisi,
  • Penguapan;
  • Pembakaran

Dari ketiga proses pencemaran udara tersebut, pembakaran merupakan proses yang sangat dominan dalam kemampuannya menimbulkan bahan polutan.


Sedangkan penyebab dari polusi udara, adalah :

Faktor Alam

Pencemaran udara dapat terjadi oleh faktor alam/alami yaitu aktifitas alam disekitar kita seperti aktifitas gunung berapi yang mengeluarkan abu dan gas vulkanik, Kebakaran hutan, Dan kegiatan mikroorganisme.


Faktor Manusia

  • Pembakaran ; Semisal pembakaran sampah, pembakaran pada kegiatan rumah tangga, kendaraan bermotor, dan kegiatan industri. Polutan yang dihasilkan antara lain asap, debu, grit (pasir halus), dan gas (CO dan NO).
  • Proses Peleburan : Semisal proses peleburan baja, pembuatan soda, semen, keramik, aspal. Polutan yang dihasilkannya meliputi debu, uap, dan gas.
  • Pertambangan dan penggalian : Polutan yang dihasilkan terutama adalah debu.
  • Proses pengolahan dan pemanasan : Semisal proses pengolahan makanan, daging, ikan, dan penyamakan. Polutan yang dihasilkan meliputi asap, debu, dan bau.
  • Pembuangan limbah : Baik limbah industri maupun limbah rumah tangga. Polutannya adalah gas H2S yang menimbulkan bau busuk.
  • Proses kimia : Semisal pada pemurnian minyak bumi, pengolahan mineral, dan pembuatan keris. Polutan yang dihasilkan umunya berupa debu, uap dan gas.
  • Proses pembangunan : Semisal pembangunan gedung-gedung, jalan dan kegiatan yang semacamnya. Polutannya seperti asap dan debu.
  • Proses percobaan atom atau nuklir : Polutan yang dihasilkan terutama adalah gas dan debu radioaktif.
Baca Juga :   Penyembelihan : Pengertian, Syarat, Perhatian, Kewajiban, Makruh dan Cara

Dampak Pencemaran Udara

Berikut adalah beberapa dampak pencemaran udara :

  • Dampak Kesehatan, Substansi pencemar yang terdapat di udara dapat masuk ke dalam tubuh melalui sistem pernafasan.
  • Dampak terhadap tanaman, Tanaman yang tumbuh di daerah dengan tingkat pencemaran udara tinggi dapat terganggu pertumbuhannya dan rawan penyakit, antara lain klorosis, nekrosis,bintik hitam.
  • Hujan asam, PH normal air hujan adalah 5,6 karena adanya CO2 di atmosfer.
  • Efek rumah kaca, Efek rumah kaca disebabkan oleh keberadaan CO2, CFC, metana, ozon, dan N2O di lapisan udara kita
  • Kerusakan lapisan ozon, Lapisan ozon yang berada di stratosfer (ketinggian 20-35 km) merupakan pelindung alami bumi yang berfungsi memfilter radiasi ultra violet B dari matahari


Related posts