6 Pengertian Perkembangan Motorik, Fungsi dan Jenisnya

  • Whatsapp
Pengertian Perkembangan Motorik, Fungsi dan Jenisnya

Motorik Adalah | Pengertian Perkembangan Motorik Adalah | Fungsi Perkembangan Motorik | Jenis Motorik |

Pengertian Perkembangan Motorik Menurut Para Ahli

Berikut adalah beberapa pengertian perkembangan motorik menurut para ahli :

  1. Menurut Elizabeth B Hurlock, perkembangan motorik adalah sebagai perkembangan dari unsur kematangan pengendalian gerak tubuh dan otak sebagai pusat gerak. Gerak ini secara jelas dibedakan menjadi gerak kasar dan halus.
  2. Menurut Emdang Rini Sukamti, perkembangan motorik adalah sesuatu proses kemasakan atau gerak yang langsung melibatkan otot-otot untuk bergerak dan proses pensyarafan yang menjadi seseorang mampu menggerakkan dan proses persyarafan yang menjadikan seseorang mampu menggerakan tubuhnya.
  3. Menurut Bambang, perkembangan motorik adalah proses seorang anak belajar untuk terampil menggerakkan anggota tubuh.
  4. Menurut Santrock, perkembangan motorik adalah penggunaan tangan, pilihan menggunakan satu tangan tertentu dan bukan lainnya.
  5. Menurut Rini dkk, perkembangan motorik adalah perubahan secara progresif pada kontrol dan kemampuan untuk melakukan gerakan yang diperoleh melalui interaksi antara faktor genetik (bawaan) dan kematangan (maturation) serta latihan/pengalaman (experiences) selama kehidupan yang dapat dilihat melalui perubahan/ pergerakan yang dilakukan.
  6. Menurut Lismadiana, perkembangan motorik adalah proses yang sejalan dengan bertambahnya usia secara bertahap dan berkesinambungan, dimana gerakan individu meningkat dari keadaan sederhana, tidak terorganisir, dan tidak terampil kearah pengusaan ketrampilan motorik yang kompleks dan terorganisasi dengan baik.
Baca Juga :   Kepemimpinan (Leadership) : Pengertian, Tugas, Tipe dan Gaya

Fungsi Perkembangan Motorik

Berikut adalah penjelasan tentang fungsi perkembangan motorik.




Fungsi Perkembangan Motorik Hurlock

  • Perkembangan motorik yang berkembang dengan baik, menandakan kesehatan fisik dalam kondisi baik. Kondisi fisik motorik yang tidak baik akan membuat anak merasa minder untuk dan tidak optimal dalam melakukan kegiatan sehingga hasilnyapun menjadi tidak maksimal.
  • Melalui kegiatan fisik motorik, anak dapat melakukan katarsis emosional untuk melepaskan emosi yang tertahan dan membebaskan tubuh dari ketegangan, kegelisahan dan keputusasaan, sehingga mereka dapat merasa lebih rileks secara fisik maupun psikologis.
  • Anak yang perkembangan fisik motoriknya baik akan dapat melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri, hal tersebut akan membuat anak merasa lebih bahagia dan percaya diri. Namun sebaliknya, bila kondisi fisik motorik anak tidak berkembang dengan baik, anak akan banyak bergantung pada orang lain untuk melakukan aktivitas sehari-harinya dan hal tersebut bisa membuat anak merasa sedih dan minder dengan teman-teman sebayanya.
  • Kondisi fisik motorik yang baik, akan membuat anak mampu melakukan kegiatan atau hobi yang diamatinya dengan perasaan senang walaupun dilakukan sendiri misalnya memainkan alat musik piano.
  • Perkembangan fisik motorik yang baik akan membantu anak untuk dapat bersosialisasi, bermain dan memainkan perannya diantara teman sebayanya. Berbeda dengan anak yang memiliki hambatan fisik motorik, mereka tetap dapat bersosialisasi namun kesulitan untuk bisa bermain dan memainkan perannya saat dibutuhkan keterampilan motorik dalam melakukannya.
  • Perkembangan fisik motorik yang baik, akan menumbuhkan rasa aman secara psikologis. Hal tersebut akan menimbulkan rasa percaya diri pada anak dan membentuk diri yang positif bagi anak
Baca Juga :   9 Pengertian Perkembangan Sosial Emosional, Aspek, Ciri, Tahapan dan Faktor yang Mempengaruhinya Pada Anak

Jenis Perkembangan Motorik

Ada dua jenis perkembangan motorik pada anak yang meliputi motorik kasar dan halus.



Motorik Kasar

  • Menurut Bambang Sujiono, motorik kasar adalah kemampuan yang membutuhkan koordinasi sebagian besar bagian tubuh anak.
  • Menurut Hurlock, motorik kasar adalah gerakan tubuh yang menggunakan otot-otot besar atau sebagian besar atau seluruh anggota tubuh yang dipengaruhi oleh kematangan anak itu sendiri. Dorong anak berlari, melompat, berdiri di atas satu kaki, memanjat, bermain bola, mengendarai sepeda roda tiga. Perkembangan motorik adalah perkembangan pengendalian gerakan jasmaniah melalui kegiatan pusat syaraf, urat syaraf, dan otot yang terkoordinasi

Motorik Halus

  • Menurut Sujiono, motorik halus adalah gerakan yang hanya melibatkan bagian-bagian tubuh tertentu saja dan dilakukan oleh otot-otot kecil, seperti keterampilan menggunakan jari jemari tangan dan gerakan pergelangan tangan yang tepat.15
Baca Juga :   Biografi Singkat Yusuf Qardhawi: Profil, Pendidikan, Karya dan Pemikiran



Related posts