Perilaku Agresif Adalah ? Pengertian, Jenis, Bentuk dan Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Agresif

  • Whatsapp
Perilaku Agresi Adalah


Perilaku Agresif Adalah | Pengertian Perilaku Agresif | Jenis Perilaku Agresif | Bentuk Perilaku Agresif  |Faktor yang Mempengaruhi |

Perilaku Agresif Adalah segala perilaku yang disengaja terhadap orang lain dengan tujuan untuk melukainya dan pihak yang dilukai tersebut berusaha menghindarinya.

Pengertian Perilaku Agresif di atas adalah definisi yang diungkap oleh Peets & Hodges.



Penjelasan dari ahli lainnya tentang perilaku agresif dibahas di bawah ini.

Pengertian Perilaku Agresif Menurut Para Ahli

Menurut Happ & Melzer, Perilaku Agresi Adalah kecendrungan perilaku negatif berupa perilaku fisik atau verbal baik secara akti atau pasif, langsung atau tidak langsung, cenderung merusak berbagai nilai, etika, dan tatanan sosial yang berlaku secara normal.

Menurut Baron dan Branscombe, Perilaku Agresif merupakan suatu perilaku yang dimaksud untuk menyakiti orang lain, di mana orang tersebut mempunyai keinginan untuk menghindari perilaku semacam itu.



Menurut Baumeister dan Bushman, Perilaku Agresif merupakan perilaku yang bertujuan untuk menyakiti orang lain yang tidak menginginkan adanya perilaku tersebut.

Menurut Taylor, Sears, dan Peplau, Perilaku Agresif Adalah tindakan yang dimaksudkan untuk menyakiti orang lain.

Menurut Buss dan Perry, Perilaku Agresif adalah sebagai perilaku atau kecenderungan perilaku yang diniati untuk menyakiti orang lain, baik secara fisik maupun psikologis.



Menurut Sarwono, Perilaku Agresif Adalah setiap perilaku yang merugikan atau menimbulkan korban pada pihak orang lain.

Menurut Scheneiders, Perilaku Agresif merupakan luapan emosi sebagai reaksi terhadap kegagalan seseorang yang ditampakkan dalam bentuk pengrusakan terhadap orang atau benda dengan unsur kesengajaan yang diekspresikan dengan kata-kata (verbal) dan perilaku non verbal.

Menurut Koeswara, Perilaku Agresif Adalah tingkah laku yang dijalankan orang dengan maksud melukai atau mencelakakan orang lain dengan ataupun tanpa tujuan tertentu.

Menurut Berkowitz, Perilaku Agresif Adalah segala bentuk perilaku yang dimaksudkan untuk menyakiti seseorang, baik secara fisik maupun maupun psikis.

Menurut Dayaksini dan Hudaniah, Perilaku Agresif ini secara umum diartikan sebagai suatu bentuk sebagai suatu bentuk penyaluran yang dapat merugikan orang lain maupun diri sendiri, karena pemyaluran ini bersifat menganggu atau merusak.

Jenis Perilaku Agresif

Empat jenis perilaku agresif menurut Buss dan Perry:

1. Agresi fisik (physical aggression), merupakan bentuk perilaku agresif yang dilakukan dengan cara menyerang seseorang atau sesuatu secara fisik dengan tujuan untuk melukai atau membahayakan objek yang diserang tersebut.perilaku agresif ini ditandai dengan adanya kontak fisik antara penyerang atau pelaku dengan korban atau objek yang diserang.

2. Agresi verbal (verbal aggression), adalah bentuk perilaku agresif yang dilakukan dengan cara menyerang secara verbal atau dengan kata lain menyerang menggunakan kata-kata. Agresif verbal ini berupa umpatan, sindiran, fitnah, dan sarkasme.

3. Kemarahan (anger), merupakan bentuk agresi tidak langsung (indirect aggression), berupaperasaan benci kepada orang lain maupun sesuatu hal atau karena seseorang tidak dapat mencapai tujuannya.

4. Permusuhan (hostility), adalah komponen kognitif dalam perilaku agresif yang terdiri dari perasaan ingin menyakiti seseorang atau sesuatu dan perasaan ketidakadilan terhadap sesuatu hal.

Bentuk Perilaku Agresif

Delapan bentuk perilaku agresif menurut Buss dan Perry:

1. Agresi fisik-aktif-langsung, yaitu perilaku atau tindakan agresif yang dilakukan secara fisik aktif dan langsung, misalnya memukul, mencubit, menendang orang lain, dan sebagainya.

2. Agresi fisik-aktif-tidak langsung, yaitu perilaku agresif yang dilakukan secara fisik aktif tapi tidak langsung, misalnya membuat jebakan untuk mencelakai orang lain, menyuruh orang lain untuk melakukan tindakan menyakiti seseorang, dan sebagainya.

3. Agresif fisik-pasif-langsung, yaitu perilaku agresif fiski pasif dan dilakukan secara langsung, misalnya tidak memberikan jalan pada orang lain.

4. Agresif fisik-pasif-tak langsung, yaitu agresi yang dilakukan secara fisik pasif, dan tidak langsung, misalnya, menolak melakukan sesuatu, berdiam diri dan tidak melakukan apapun, dan sebagainya.

5. Agresi verbal-aktif-langsung, yaitu perilaku agresif yang dilakukan secara aktif dan langsung, misalnya mengejek, memaki, mengancam dengan ucapan, dan sebagainya.

6. Agresi verbal-aktif-tidak langsung, yaitu perilaku agresif yang dilakukan secara verbal aktif dan tidak langsung, misalnya menyebarkan gossip, memfitnah, dan sebagainya.

7. Agresi verbal-pasif-langsung, yaitu perilaku agresif yang dilakukan secara verbal pasif dan langsung. Misalnya tidak menjawab pertanyaan orang lain, menolak untuk berbicara, dan sebagainya.

8. Agresi verbal-pasif-tidak langsung, yaitu perilaku agresif yang dilakukan secara pasif dan tidak langsung, misalnya mengumpat dalam hati, memakimaki orang lain didalam hati, dan sebagainya.

Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Perilaku Agresif

Enam faktor yang mempengaruhi perilaku agresif, adalah :

Sosial

Berasal dari provokasi verbal atau fisik yang dilakukan lingkungan sosial seseorang yang melakukan perilaku agresif. Perilaku provokasi yang berbentuk verbal maupun fisik ini terkadang membuat orang berperilaku agresif.

Personal

Berasal dari pola tingkah berdasar kepribadian seseorang. Kepribadian seseorang ini yang membuat seseorang mengendalikan dirinya atau mudah untuk berperilaku agresif ini.

Budaya

Berdasarkan nilai norma lingkungan sekitar, terkadang norma sosial yang berada di suatu budaya membuat seseorang untuk berperilaku agresif. Budaya yang keras membuat seseorang yang berada di dalamnya menjadi mudah untuk berperilaku agresif.

Situasi

Berasal dari suasana cuaca yang ada, beberapa penelitian yang dilakukan terkadang menjadikan cuaca menjadi penyebab terjadinya perilaku agresif. Cuaca yang panas membuat seseorang mudah marah dan akhirnya melakukan perilaku agresif.

Sumber daya

Berasal dari daya dukung alam, terkadang seseorang membutuhkan sesuatu yang berasala dari alam, akan tetapi sumber daya alam yang ada belum tentu selalu mencukupi. Hal ini dapat membuat perilaku agresif muncul lebih besar dibanding apabila sumber daya terpenuhi semua, dalam bentuk apapun itu.

Media massa

Berasal dari tontonan terkait apa yang ada di media, walaupun belum bisa dipastikan bahwa media menyebabkan agresi, tetapi banyak yang mulai meneliti apakah media dengan segala bentuk informasi yang disampaikan dapat membuat perilaku agresif muncul atau tidak.

Related posts