Pengertian Kesulitan Belajar Adalah: Definisi Para Ahli, Ciri Ciri, Cara Mengenali dan Faktor-faktor Penyebab Kesulitan Belajar

Pengertian Kesulitan Belajar Adalah: Definisi Para Ahli, Ciri Ciri, Cara Mengenali dan Faktor-faktor Penyebab Kesulitan Belajar
Pengertian Kesulitan Belajar Adalah: Definisi Para Ahli, Ciri Ciri, Cara Mengenali dan Faktor-faktor Penyebab Kesulitan Belajar

WISLAH.COM – “Pengertian Kesulitan Belajar Adalah: Definisi Para Ahli, Ciri Ciri, Cara Mengenali dan Faktor-faktor Penyebab Kesulitan Belajar” merupakan topik yang sangat penting dalam dunia pendidikan.

Kesulitan belajar adalah suatu kondisi yang dapat dialami oleh siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Kondisi ini dapat menghambat proses pembelajaran dan pencapaian tujuan akademik seseorang.

Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai pengertian kesulitan belajar, ciri-ciri yang menunjukkan adanya kesulitan belajar, cara mengenali kesulitan belajar, serta faktor-faktor yang dapat menyebabkan kesulitan belajar. Dengan memahami hal-hal tersebut, diharapkan dapat membantu kita untuk lebih peka terhadap adanya kesulitan belajar pada diri sendiri atau orang lain, serta dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengatasinya.


Pengertian Kesulitan Belajar Adalah:
Definisi Para Ahli, Ciri Ciri, Cara Mengenali dan Faktor-faktor Penyebab Kesulitan Belajar


A. Pengertian Kesulitan Belajar Secara Umum dan Para Ahli

Secara umum, kesulitan belajar dapat didefinisikan sebagai suatu kondisi yang menyebabkan seseorang tidak dapat belajar secara optimal sebagaimana mestinya. Kondisi ini dapat ditandai dengan adanya hambatan-hambatan tertentu dalam proses belajar, baik yang disadari maupun tidak disadari. Hambatan-hambatan tersebut dapat bersifat sosiologis, psikologis, maupun fisiologis.

Berikut adalah beberapa definisi kesulitan belajar menurut para ahli:

  • Ilham dkk: Kesulitan belajar adalah suatu permasalahan yang menyebabkan seorang siswa tidak dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik layaknya siswa lain pada umumnya yang disebabkan oleh faktor-faktor tertentu sehingga ia terlambat atau bahkan tidak dapat mencapai tujuan belajar dengan baik sesuai dengan apa yang diharapkan.  
  • Widdiharto: Kesulitan belajar merupakan kurang berhasilnya siswa dalam memahami konsep, prinsip, ataupun algoritma penyelesaian masalah, meskipun telah berusaha untuk mempelajarinya.
  • Mulyadi: Kesulitan belajar adalah suatu kondisi dalam suatu proses belajar yang ditandai dengan adanya hambatan-hambatan tertentu untuk mencapai hasil belajar.  

Dari definisi-definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa kesulitan belajar adalah suatu kondisi yang kompleks dan multifaktorial, yang dapat menghambat proses pembelajaran dan pencapaian tujuan akademik seseorang.

B. Ciri-Ciri Kesulitan Belajar

Siswa yang mengalami kesulitan belajar dapat menunjukkan beberapa ciri-ciri, antara lain:

  • Prestasi belajar rendah, yaitu nilai yang diperoleh siswa di bawah dari nilai rata-rata siswa secara keseluruhan.
  • Usaha yang dilakukan dalam kegiatan belajar tidak sesuai dengan hasil yang dicapai.
  • Lamban dalam mengerjakan tugas dan lambat dalam menyelesaikan atau menyerahkan tugas.
  • Sikap acuh dalam mengikuti pelajaran dan sikap kurang pantas lainnya.
  • Menunjukkan perilaku menyimpang dari perilaku temannya yang seusia, misalnya suka membolos, malas mengerjakan tugas, tidak punya semangat dan sebagainya
  • Emosional, misalnya mudah tersinggung, mudah emosi, marah-marah dan sebagainya.

C. Cara Mengenali Kesulitan Belajar

Untuk mengenali kesulitan belajar pada siswa, dapat dilakukan dengan menggunakan dua teknik, yaitu teknik nontes dan teknik tes.

Teknik nontes meliputi:

  • Wawancara: yaitu suatu cara yang digunakan untuk memperoleh data atau keterangan dengan cara menjalin komunikasi dengan sumber data atau responden.
  • Observasi: yaitu suatu teknik pengumpulan data yang dilakukan secara sistematis dan sengaja diadakan dengan menggunakan alat indera pada suatu kegiatan yang tengah berlangsung.
  • Angket: yaitu alat pengumpul data yang berisikan daftar pertanyaan yang harus dijawab atau dikerjakan oleh orang yang diselidiki (responden).
  • Sosiometri: yaitu suatu cara untuk mengetahui hubungan sosial seseorang.
  • Dokumentasi: yaitu suatu teknik pengumpulan data dengan cara mengutip dari sumber catatan yang sudah ada.
  • Pemeriksaan fisik dan kesehatan: yaitu pemeriksaan yang berhubungan dengan kondisi dan perkembangan fisik serta masalah kesehatan yang diderita seseorang.

Sedangkan teknik tes merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan memberikan tes kepada siswa.

D. Faktor-faktor Penyebab Kesulitan Belajar

Kesulitan belajar dapat disebabkan oleh berbagai faktor, baik dari dalam diri siswa (faktor internal) maupun dari luar diri siswa (faktor eksternal).

Faktor internal meliputi:

  • Kondisi fisik, seperti sakit, kurang sehat, atau cacat tubuh.
  • Kondisi psikologis, seperti intelegensi, bakat, minat, motivasi, kesehatan mental, dan tipe-tipe khusus seorang pelajar.

Faktor eksternal meliputi:

  • Faktor keluarga, seperti cara orang tua mendidik, hubungan orang tua dan anak, contoh/bimbingan dari orang tua, suasana rumah/keluarga, dan keadaan ekonomi keluarga
  • Faktor sekolah, seperti kualitas guru, hubungan guru dengan siswa, metode mengajar guru, alat/media pembelajaran, kondisi gedung, kurikulum, waktu sekolah dan disiplin.
  • Faktor media massa dan lingkungan sosial, seperti pengaruh media massa (bioskop, televisi, surat kabar, majalah, handphone, dan buku komik), teman bergaul, lingkungan tetangga, dan kegiatan dalam masyarakat.

Penutup

Demikian artikel “Pengertian Kesulitan Belajar Adalah: Definisi Para Ahli, Ciri Ciri, Cara Mengenali dan Faktor-faktor Penyebab Kesulitan Belajar“. Semoga bermanfaat bagi para pembaca, khususnya bagi para pendidik, orang tua, dan siswa, untuk lebih memahami tentang kesulitan belajar serta dapat mengambil langkah-langkah yang tepat dalam mengidentifikasi dan mengatasi kesulitan belajar.

DOWNLOAD DI SINI

Related posts