Penelitian Sosial, Pengertian, Tahapan, Metode, Sumber dan Etika (Rangkuman Materi IPS SMA/MA Kelas 10 Bab 2 ) Kurikulum Merdeka

  • Whatsapp
Menyederhanakan Bentuk Aljabar, Struktur, Penyederhanaan Suku Banyak, Perkalian dan Pembagian Suku Tunggal (Rangkuman Materi Informatika SMP/MTS Kelas 8 Bab 1 ) Kurikulum Merdeka

Rangkuman Materi IPS SMA/MA Kelas 10 Bab 2 | Kurikulum Merdeka | Penelitian Sosial | Pengertian Penelitian | Tahapan Penelitian Sosial | Metode Penelitian | Sumber Penelitian | Etika Penelitian |

Pengertian Penelitian

Penelitian menurut KBBI adalah 1). pemeriksaan yang teliti; penyelidikan; 2 kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis, dan penyajian data yang dilakukan secara sistematis dan objektif untuk memecahkan suatu persoalan atau menguji suatu hipotesis untuk mengembangkan prinsip-prinsip umum;~ dasar penelitian dengan tujuan mengembangkan teori-teori ilmiah atau prinsip-prinsip dasar suatu disiplin yang lebih baik daripada hanya memecahkan persoalan praktis.

Tahapan Penelitian Sosial

Secara umum, tahapan dari penelitian sosial adalah membuat rumusan masalah terlebih dahulu berupa pertanyaan-pertanyaan penelitian. Pertanyaan penelitian akan memandu kalian untuk fokus pada apa yang akan kalian teliti. Tetapi sebelum merumuskan masalah hendaknya kalian membaca berbagai buku dan hasil penelitian sebelumnya yang terkait dengan topik penelitian kalian. Rumusan masalah yang baik adalah yang mempertanyakan bagaimana dan mengapa bukan hanya tentang apa. Karena dengan kata tanya bagaimana dan mengapa, kalian akan dapat memperoleh temuan baru dan fakta baru sehingga mampu menjelaskan suatu topik yang kalian teliti. Sebagai contoh, kalian tertarik membuat penelitian tentang grup musik Indie dan minat remaja. Contoh pertanyaan yang dapat kalian buat yaitu “Mengapa remaja tertarik dengan grup musik indie? Bagaimana grup musik indie dapat menarik minat remaja?”

Metode Penelitian

Pendekatan dan cara untuk melakukan penelitian sosial secara umum terbagi menjadi tiga metode yaitu penelitian kuantitatif, kualitatif dan campuran dari kedua metode kuantitatif dan kualitatif (mixed methods).



Metode Penelitian Kuantitatif

Pengertian Metode Penelitian Kuantitatif

John W. Creswell dalam bukunya yang berjudul Desain Riset: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran (2017:4-5), menjelaskan bahwa penelitian metode kuantitatif adalah metode penelitian yang menguji teori tertentu dan mencari data penelitian dengan cara meneliti hubungan antarvariabel. Berbagai variabel itu diukur secara matematis dan statistik sehingga data yang berbentuk angka-angka dianalisis berdasarkan prosedur statistika. Kalian dapat melakukan metode penelitian kuantitatif melalui penelitian survei dengan menggunakan angket atau kuesioner.

  • Variabel dapat dipahami sebagai faktor-faktor yang dapat dipengaruhi atau memengaruhi dalam suatu topik penelitian.
  • Variabel bebas (independent variable) dapat dipahami sebagai faktor yang memengaruhi.
  • Variabel terikat (dependent variable) dapat dipahami sebagai faktor yang dipengaruhi oleh faktor lainnya.
Baca Juga :   Menghindari Sifat Hidup Berfoya-Foya, Pengertian, Contoh, Dampak dan Cara Menghindari (Tabdzir atau Isrof) (Rangkuman Materi PAI SMA Kelas 10 Bab III) Kurikulum Merdeka

Langkah-Langkah Penelitian Kuantitatif

  • Menentukan topik riset, misalnya topik tentang kebiasaan merokok di kalangan pelajar.
  • Mencari informasi dari berbagai sumber, baik buku maupun penelitian sebelumnya, tentang topik yang hendak diteliti.
  • Membuat rumusan masalah dengan menyusun pertanyaan penelitian seperti contoh di bawah ini
    • Mengapa pelajar merokok?
    • Faktor apa saja yang paling memengaruhi kebiasaan merokok pelajar?
  • Menentukan metode penelitian yang hendak dipakai, misalnya dengan metode kuantitatif. Ciri khas dari metode ini adalah melakukan pengukuran, pengujian hubungan antar variabel. Kalian harus membuat variabel yang kalian prediksi mampu menjawab pertanyaan penelitian.

Untuk menjawab pertanyaan penelitian seperti contoh sebelumnya, yaitu:

  • Mengapa pelajar merokok?
  • Faktor apa saja yang paling memengaruhi kebiasaan merokok pelajar?

Maka, contoh berikut dapat digunakan sebagai variabel.

  • Contoh variabel bebas (Y) adalah 1) pengaruh iklan rokok; 2) meniru orang dewasa; 3) pengaruh teman sebaya; 4) kemampuan keuangan pelajar.
  • Contoh variabel terikat (X) adalah kebiasaan merokok pelajar.
  • Teori yang hendak diuji adalah hubungan antarvariabel bebas dan variabel terikat.
  • Contoh pengujian jika X maka Y (hubungan sebab-akibat/ kasualitas), maka contoh teori yang hendak diuji dari pertanyaan pertama dan kedua adalah: “Jika pelajar merokok maka kemungkinan dipengaruhi oleh iklan rokok, perokok dewasa, teman sebaya dan uang jajan berlebih.”
  • Selanjutnya dari keempat faktor tersebut mana yang paling memengaruhi kebiasaan merokok pelajar, perlu kalian teliti lebih jauh.
  • Untuk menjawab pertanyaan penelitian dan menguji teori serta hubungan antar variabel di atas, kalian dapat melakukan survei dengan memberikan angket, kuesioner kepada responden. Penelitian survei dapat dilakukan secara langsung atau secara daring. Hal yang harus diperhatikan sebelum membagikan angket, kalian sebaiknya membuat surat yang menyatakan kesediaan responden untuk terlibat atau tidak terlibat dalam penelitian. Hal ini dilakukan sebagai bentuk menjalankan etika penelitian.
  • Mengolah data dan analisis data penelitian. Setelah data terkumpul, kalian dapat melakukan analisis data penelitian dengan mengukur hubungan antar variabel dari angket yang telah dijawab responden. Data statistik akan menunjukkan dan menjawab pertanyaan kalian.
  • Membuat laporan penelitian, apa saja temuan dari penelitian kalian sesuai dengan pertanyaan penelitian kalian. Tentu dalam proses penulisan laporan, kalian dapat menggunakan berbagai teori untuk menjelaskan dan menguatkan argumen yang terkait dengan topik riset kalian. Misalnya dengan memperhatikan variabel yang kalian tulis, kalian dapat menggunakan teori sosialisasi.
  • Setelah membuat analisis dan menuliskan hasil penelitian, kalian dapat membuat kesimpulan dan rekomendasi.
Baca Juga :   Download Buku Guru PAI SMA / SMK / MA Kelas 10, 11, 12 Kurikulum Merdeka

Metode Penelitian Kualitatif

Pengertian Penelitian Kualitatif

Metode ini mengeksplorasi dan memahami makna, simbol, motivasi, pengalaman individu yang menjadi subyek penelitian. Metode penelitian kualitatif mengutamakan kualitas data. Bentuk data dari metode kualitatif adalah pernyataan, pendapat, serta gambaran (deskripsi) dari subyek penelitian. Teknik pengumpulan data pada metode kualitatif diperoleh melalui pengamatan (observasi) dan wawancara dengan subyek penelitian.




Berbagai pendekatan dalam metode penelitian kualitatif di antaranya metode etnografi, studi kasus, fenomenologi, penelitian sejarah, dan lain-lain.

Langkah-Langkah Penelitian Kualitatif

  • Menentukan minat riset, topik apa yang menarik untuk diteliti? Contoh: Motivasi pelajar berprestasi.
  • Membaca dari berbagai sumber dan hasil penelitian sebelumnya terkait dengan topik yang hendak diteliti.
  • Membuat rumusan masalah dengan menyusun pertanyaan penelitian, misalnya: Mengapa pelajar termotivasi untuk berprestasi?
  • Menentukan metode penelitian, yaitu dengan metode kualitatif, menyusun rencana pengumpulan data dengan melakukan pengamatan (observasi) dan wawancara dengan subyek penelitian yaitu pelajar yang dianggap berprestasi. Hal yang mesti dilakukan sebelum melakukan wawancara adalah membuat daftar pertanyaan yang akan ditanyakan kepada subyek penelitian. Hal ini dilakukan agar wawancara yang dilakukan fokus pada data yang hendak digali.
  • Melakukan pengamatan (observasi) proses belajar dan melakukan wawancara dengan subyek penelitian. Sebelum melakukan penelitian, kalian wajib membuat surat izin penelitian dan meminta kesediaan subyek penelitian untuk terlibat dalam proses pengambilan data. Ini merupakan hal penting dalam etika penelitian.
  • Mengolah data dan analisis data. Khusus untuk metode kualitatif dapat menggunakan berbagai cara. Berdasarkan Miles dan Huberman (1992), langkah-langkah untuk melakukan analisis data dimulai dengan pengumpulan data, mereduksi data (mengurangi/memilah data yang dianggap tidak relevan), penyajian data berupa pendapat, pengalaman dari subyek penelitian yang menjawab pertanyaan penelitian, dan penarikan kesimpulan.
  • Menyusun laporan penelitian dengan menyajikan temuan penelitian dan menjelaskan temuan dengan teori yang relevan. Misalnya teori perilaku sosial atau teori tindakan sosial dari Max Weber untuk menjelaskan motivasi pelajar sehingga dapat berprestasi.
  • Menuliskan kesimpulan dan rekomendasi. Rekomendasi dapat berupa penelitian selanjutnya yang dapat dilakukan oleh pembaca. Hal ini dilakukan karena setiap penelitian memiliki keterbatasan.

Metode Penelitian Campuran

Pengertian Penelitian Campuran

Setiap penelitian bertujuan untuk mendapatkan data yang valid, terpercaya dan objektif, Metode penelitian campuran (mixed methods) adalah campuran antara metode kuantitatif dan metode kualitatif. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan data dan temuan yang komprehensif karena masing-masing metode penelitian memiliki kelemahan dan kelebihan. Biasanya peneliti menggunakan metode penelitian campuran untuk menguatkan datadatanya, baik yang berupa angka maupun pernyataan subyek penelitian.

Baca Juga :   Penulisan Sejarah (Historiografi), Hakikat, Jenis, Menghindari Bias dan Cara (Rangkuman Materi IPS SMA/MA Kelas 10 Bab 1 ) Kurikulum Merdeka

Teknik pengumpulan data dari metode campuran adalah dengan penelitian survei, melakukan pengamatan (observasi), dan wawancara. Analisis data dari metode ini juga menggabungkan kedua metode penelitian tersebut.

Sumber Penelitian

Sumber penelitian adalah rujukan yang berupa data dan informasi yang terdiri atas data primer dan data sekunder. Adapun data primer adalah informasi yang didapat dari hasil wawancara, pengamatan, dan survei yang diperoleh secara langsung dari subyek penelitian. Sedangkan data sekunder, biasanya disebut sebagai data pendukung yang diperoleh dari berbagai sumber, misalnya data statistik, informasi, atau data dari penelitian sebelumnya, dokumen, foto, video, laporan, dan bentuk-bentuk lainnya. Hal yang perlu diperhatikan dalam mengolah data sekunder adalah memastikan kesahihan data, yaitu diperoleh dari sumber yang terpercaya. Sumber informasi yang berbeda dapat menentukan validitas data dan menghasilkan data yang berbeda-beda.

Etika Penelitian

Ketika kalian melakuan penelitian, terdapat etika yaitu aturan yang seharusnya dilakukan selama proses kegiatan hingga pelaporan penelitian. Etika penelitian meliputi: integritas bahwa penelitian yang kalian lakukan bukan hasil plagiasi (menjiplak) karya orang lain serta mencantumkan berbagai sumber informasi baik dari buku, internet, jurnal, laporan penelitian sebelumnya, dan lain-lain.

Hal yang penting dilakukan selama kegiatan penelitian adalah memperhatikan hak subyek penelitian. Ketika melakukan pengumpulan data, kalian wajib menyediakan surat kesediaan (informed consent) subyek penelitian untuk terlibat dalam penelitian. Peneliti tidak boleh memaksa subyek penelitian apabila tidak bersedia untuk terlibat dalam penelitian. Selama proses pengumpulan data, baik dengan wawancara maupun observasi, peneliti harus menjaga perilaku santun dan menghormati pendapat atau pandangan subyek penelitian. Hal lain yang harus dijaga adalah menjaga kerahasiaan identitas subyek penelitian ketika menuliskan hasil wawancara di laporan penelitian. Beberapa kesepakatan harus dibuat dengan subyek penelitian, misalnya menjaga kerahasiaan identitas, melakukan perjanjian dengan subyek penelitian tentang kesediaan dan waktu untuk wawancara. Informasi tentang penelitian, seperti apa yang hendak diteliti atau tujuan penelitian, sebaiknya disampaikan kepada subyek penelitian sebagai bentuk transparansi.

Di samping itu, terkait dengan etika dan integritas penelitian, seorang peneliti tidak boleh memanipulasi data penelitian. Apabila data yang diperoleh tidak sesuai harapan atau hipotesis peneliti, maka data tidak boleh direkayasa. Dalam melakukan uji coba hipotesis, seringkali data tidak sesuai temuan di lapangan. Dalam hal ini, kalian sebagai peneliti dapat mengevaluasi dan merefleksikan kembali proses pengumpulan data kalian maupun teori dan perspektif yang digunakan.

Baca Kumpulan: Rangkuman IPS Kelas 10 SMA




Related posts