Melihat karena Cahaya, Bagian Mata dan Ganguan (Rangkuman Materi IPAS SD/MI Kelas 5 Bab 1) Kurikulum Merdeka

Perkalian dan Pembagian Bilangan Desimal, Contoh dan Cara Menghitungnya (Rangkuman Materi Matematika SD/MI Kelas 4 Bab 16) Kurikulum Merdeka

Rangkuman Materi IPAS SD/MI Kelas 5 Bab 1 | Kurikulum Merdeka | Melihat karena Cahaya | Bagian Mata dan Fungsinya | Gangguan Penglihatan pada Manusia |

Bagian Mata dan Fungsinya

Bagian Mata yang Terlihat dan Fungsinya

  • Alis: Melindungi mata kita dari air atau keringat agar tidak masuk ke dalam mata.
  • Bulu mata: Melindungi mata kita dari benda asing seperti debu atau kotoran.
  • Pupil: Bagian mata di tengah iris. Merupakan celah tempat masuknya cahaya ke bagian dalam mata.
  • Iris: Bagian mata yang berwarna. Berfungsi untuk mengatur jumlah cahaya yang masuk ke mata.
  • Sklera atau selaput putih: Bagian berwarna putih dan keras pada bola mata. Otot-otot yang membuat mata kita bergerak menempel pada sklera. Berfungsi juga untuk melindungi bagian penting dalam mata.
  • Lipatan mata: Kulit yang melindungi bagian depan bola mata. Berfungsi juga untuk membasahi bagian depan mata dengan air mata saat mengedip.

Bagian Dalam Mata dan Fungsinya

  • Kornea: Selaput bening yang melindungi bagian depan mata. Berfungsi seperti jendela mata, yaitu tempat masuknya cahaya ke dalam mata.
  • Lensa: Berfungsi memfokuskan dan meneruskan cahaya yang masuk ke mata agar jatuh tepat pada retina. Saat melihat benda jauh dan dekat, lensa mata akan berubah bentuk. Terlalu sering melihat objek dekat atau jauh dapat membuat mata lelah dan kaku. Lensa mata memiliki kemampuan menebal dan menipis. Saat melihat benda yang mendekat, lensa mata akan menebal. Demikian sebaliknya, saat melihat benda yang menjauh, lensa mata akan menipis.
  • Otos siliaris: Otot di dekat lensa berfungsi mengubah bentuk lensa mata
  • Retina: Selaput yang terletak paling belakang dan peka terhadap rangsang cahaya. Retina menerima cahaya dan menyampaikan informasi pada saraf mata.
  • Saraf mata: Saraf ini meneruskan sinyal bayangan yang ditangkap retina beserta warna dan menghubungkan ke bagian khusus di otak. Otak kemudian menerjemahkan sinyal menjadi gambar yang kita lihat.

Gangguan Penglihatan pada Manusia

  • Rabun jauh

Rabun jauh merupakan ketidakmampuan mata melihat benda dalam jarak jauh secara jelas. Penyebabnya bisa perilaku tidak sehat, seperti: membaca sambil tiduran, membaca dengan penerangan minim, terlalu lama melihat layar televisi, komputer, telepon pintar, melihat layar atau buku terlalu dekat, atau kurang mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin A. Gangguan ini bisa juga terjadi karena faktor keturunan. Penderita rabun jauh dapat dibantu dengan menggunakan kacamata minus.

  • Rabun dekat

Rabun dekat merupakan ketidakmampuan mata melihat benda dalam jarak dekat secara jelas. Rabun dekat bisa disebabkan karena faktor usia dan umumnya mulai terjadi pada usia 40 tahun. Disebut juga dengan mata tua. Namun, rabun dekat bisa juga disebabkan karena faktor keturunan. Gangguan mata ini dapat dibantu dengan menggunakan kacamata rangkap (untuk mata tua) dan kacamata plus (untuk rabun dekat).

  • Mata silindris

Mata silindris merupakan kondisi kelainan lengkungan pada kornea menyebabkan cahaya yang masuk tidak fokus pada retina. Penyebabnya bisa karena kebiasaan buruk, seperti membaca atau menonton televisi dengan posisi miring, membaca dan menonton sambil tiduran, atau karena faktor keturunan. Gangguan tersebut bisa dibantu dengan penggunaan kacamata silindris.

Baca Kumpulan: Rangkuman IPAS Kelas 5 SD

Related posts