Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 11 Halaman 68 Kurikulum Merdeka

KUNCI JAWABAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR

Pada postingan ini, Anda akan menemukan kunci jawaban dari Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 11 SMA, MA Halaman 68 yang terdapat dalam Kurikulum Merdeka. Informasi ini sangat berguna bagi siswa yang sedang belajar dan memerlukan panduan dalam mengerjakan tugas atau memahami materi pelajaran. Namun, perlu diingat untuk bijak dalam memanfaatkan kunci jawaban ini. Fungsi pertanyaan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas 11 adalah untuk mengukur tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang sedang diajarkan.

Penting bagi guru untuk dapat menilai secara objektif sejauh mana siswa memahami materi yang disampaikan. Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 11 SMA, MA seharusnya dianggap sebagai bagian dari proses pembelajaran siswa, membantu mereka dalam memahami materi dan menjawab pertanyaan dengan benar. Bagi orang tua yang membantu anaknya dalam mengerjakan tugas, proses tersebut diharapkan menjadi bagian dari pendidikan anak agar mereka dapat berkembang dengan baik dalam memahami materi Pendidikan Pancasila Kelas 11 SMA, MA.

Jika Anda adalah seorang guru dari mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 11 SMA, MA, Anda dapat memanfaatkan wislah.com sebagai sumber referensi yang lebih luas. Selain menyediakan kunci jawaban dari buku siswa, situs ini juga aktif berpartisipasi dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Dengan membagikan berbagai materi, seperti buku paket siswa dan guru, modul ajar guru, materi ajar semua mata pelajaran, dan lainnya, situs ini berusaha mendukung guru dalam penyelenggaraan pembelajaran yang lebih efektif dan bermanfaat.


Semoga informasi ini tidak hanya menjadi bantuan bagi siswa, tetapi juga memberikan dukungan kepada guru dan orang tua dalam mendukung perkembangan pendidikan di Indonesia. Doa kami agar wislah.com terus tumbuh dan berkembang, sehingga niat baik mereka dalam menyebarkan referensi pendidikan dapat tercapai dan memberikan manfaat yang maksimal.

Baca Juga : Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 11 Halaman 122, 123, 124 Kurikulum Merdeka

Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 11 Halaman 68

Uji Kompetensi

1. Berikan contoh konkret perilaku demokratis yang dapat kalian tunjukkan sesuai periodisasi berlakunya UUD di Indonesia!

Jawaban:

a. Pelaksanaan demokrasi pada periode 18-8-1945 s.d. 27-12-1949

1) Komitmen para pendiri bangsa untuk mewujudkan demokrasi politik

2) Memasukkan asas kerakyatan, mufakat, dan demokrasi

3) Pers yang independen

4) Tumbuhnya partai politik

b. Pelaksanaan demokrasi pada periode 27-12-1949 s.d. 17-8-1950

1) Adanya kebebasan individu

2) Kekuasaan pemerintahan terbatas

3) Pemerintah bisa membentuk hukum sesuai suara mayoritas parlemen

c. Pelaksanaan demokrasi pada periode 17-8-1950 s.d. 5-7-1959

1) Parlemen berperan tinggi dalam proses politik

2) Akuntabilitas pemegang jabatan sangat tinggi

3) Kehidupan kepartaian mendapat peluang besar untuk berkembang

4) Pemilu dilakukan dengan prinsip demokrasi

5) Hak-hak dasar masyarakat diakui 6) Daerah memperoleh hak otonomi

d. Pelaksanaan demokrasi pada periode 5-7-1959 s.d. 19-10-1999

1) Kebebasan berbicara dibatasi

2) Lembaga negara hanya berfungsi sebagai alat kekuasaan pemerintah

2. Salah satu alasan dilakukannya amandemen adalah sejumlah pasal-pasal dalam UUD NRI Tahun 1945 menjadi dasar Presiden Soeharto mempertahankan kekuasaan hingga 32 tahun pada era Orde Baru. Benarkah demikian? Uraikan alasan kalian!

Jawaban:

1) Alasan historis. Sejak semula, UUD 1945 dibuat oleh para pendiri bangsa sebagai UUD yang bersifat sementara karena dibuat dan ditetapkan dalam suasana tergesa-gesa.

2) Alasan filosois. Dalam UUD 1945 terdapat berbagai gagasan yang saling bertentangan, yaitu antara paham kedaulatan rakyat dan paham integralistik, antara negara hukum dan paham negara kekuasaan.

Baca Juga : Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 11 Halaman 112 Kurikulum Merdeka

3) Alasan teoritis. Dari padangan teori konstitusi, keberadaan konstitusi bagi suatu negara pada hakikatnya adalah untuk membatasi kekuasaan negara agar tidak bertindak sewenang-wenang.

3. Bagaimana jika dalam rapat MPR untuk mengadakan perubahan terhadap UUD NRI Tahun 1945 tidak memenuhi kuorum seperti yang tertuang dalam Pasal 37 UUD NRI Tahun 1945?

Jawaban:

Pasal 109

(1) Sidang Paripurna MPR sebagaimana dimaksud dalam Pasal 108 ayat (1) dihadiri oleh paling sedikit 2/3 (dua per tiga) dari jumlah Anggota MPR.

(2) Sidang Paripurna MPR sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat memutuskan pengubahan pasal Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dengan persetujuan sekurang-kurangnya 50% (lima puluh persen) ditambah 1 (satu) dari jumlah anggota.

(3) Jika usulan tersebut tidak mendapat persetujuan pada Sidang Paripurna MPR sebagaimana dimaksud pada ayat (2), usulan tersebut tidak dapat diajukan kembali pada masa keanggotaan yang sama.


(4) Usulan pengubahan terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 tidak dapat diajukan dalam 6 (enam) bulan sebelum berakhirnya masa keanggotaan MPR.

4. Seperti apa hasil perubahan UUD NRI Tahun 1945? Buatlah bagan untuk memudahkan pemahaman kalian mengenai perbedaan UUD NRI Tahun 1945 sebelum dan sesudah diamandemen.

Jawaban:

a. ditegaskannya demokrasi konstitusional dan negara hukum;

b. kesetaraan antarlembaga negara dengan sistem pemisahan kekuasaan dan check and balances;

c. restukturisasi dan refungsionalisasi kelembagaan negara serta dihapuskannya sistem mandataris MPR;

d. pergeseran kekuasaan membentuk undang-undang dari tangan Presiden ke tangan DPR;

e. sistem pemerintahan presidensial dengan pemilihan Presiden langsung oleh rakyat;

Baca Juga : Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 11 Halaman 105, 106, 107 Kurikulum Merdeka

f. lembaga perwakilan yang unik terdiri dari DPR dan DPD serta MPR yang terdiri dari anggota DPR dan Anggota DPD;

g. kekuasaan kehakiman yang merdeka dilakukan oleh sebuah Mahkamah Agung dan peradilan yang berada di bawahnya dalam lingkungan Peradilan Umum, Peradilan Agama, Peradilan Militer, Peradilan Tata Usaha Negara, dan oleh sebuah Mahkamah Konstitusi;

h. peran partai politik dalam pemilihan umum untuk memilih anggota DPR, DPRD, serta Presiden dan Wakil Presiden;

i. penyelenggaraan pemilihan umum secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil setiap 5 (lima) tahun sekali oleh suatu Komisi Pemilihan Umum yang bersifat nasional, tetap, dan mandiri;

j. APBN dilaksanakan secara terbuka dan bertanggung jawab untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat;

k. NKRI negara kepulauan yang berciri nusantara;

l. perluasan jaminan hak asasi manusia;

m. pemisahan TNI dengan Kepolisian Negara RI;

n. anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari APBN dan APBD;

o. demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, eisiensi, berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional;

p. Pemerintahan Daerah menjalankan otonomi seluas-luasnya kecuali urusan pemerintahan yang oleh undang-undang ditentukan sebagai urusan Pemerintah Pusat;

q. negara memiliki suatu bank sentral independen;

r. BPK yang bebas dan mandiri untuk memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab tentang keuangan negara;

s. syarat dan tata cara perubahan pasal-pasal UUD NRI Tahun 1945 serta khusus mengenai bentuk NKRI tidak dapat dilakukan perubahan; dan

t. dengan ditetapkannya perubahan UUD NRI Tahun 1945 tersebut, UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 terdiri atas Pembukaan dan pasal-pasal.

Baca Juga : Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 11 Halaman 100, 101, 102 Kurikulum Merdeka

5. Bagaimana membiasakan berperilaku demokratis dalam kehidupan? Berikan contoh-contoh konkret perilaku demokratis yang pernah kalian lakukan atau yang pernah dilakukan orang lain di lingkungan sekitar kalian.

Jawaban:

Untuk berperilaku demokratis sesuai UUD NRI Tahun 1945 dan Pancasila, perlu adanya pembiasaan. Pembiasaan ini diawali dari keluarga masingmasing. Kebiasaan-kebiasaan yang ditanamkan sejak dini di keluarga akan menjadi fondasi yang menguatkan perilaku anak. Jika dalam lingkungan sekolah dan masyarakat mendukung, hal ini akan semakin menguatkan perilaku demokratis peserta didik. Berawal dari kebiasaan yang dilakukan berulang-ulang, akan menjadi budaya positif.

Penutup

Demikianlah rangkuman kunci jawaban untuk Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 11 SMA, MA Halaman 68 dari Kurikulum Merdeka. Informasi ini disediakan sebagai panduan bagi siswa dalam mengerjakan tugas dan memahami materi pelajaran dengan lebih baik. Namun, penting untuk diingat bahwa kunci jawaban ini seharusnya digunakan secara bijak, sebagai alat bantu untuk meningkatkan pemahaman dan bukan sebagai cara untuk menghindari usaha belajar.

Bagi para guru, evaluasi objektif terhadap pemahaman siswa tetap menjadi aspek krusial dalam proses pembelajaran. Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 11 SMA, MA dapat mendukung upaya ini dengan memberikan petunjuk tambahan kepada siswa. Orang tua juga diingatkan untuk memandu anak-anak mereka dengan bijak dalam menggunakan kunci jawaban ini, sehingga proses pembelajaran tetap berjalan efektif.

Bagi para pengajar dan peminat Pendidikan Pancasila Kelas 11 SMA, MA, wislah.com adalah sumber referensi yang dapat diandalkan. Selain menyediakan kunci jawaban, situs ini aktif berperan dalam mendukung Kurikulum Merdeka, menyediakan beragam materi untuk siswa dan guru, guna menjadikan pembelajaran lebih efektif dan bermanfaat. Kami berharap semoga informasi ini memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan.

Akhir kata, semoga wislah.com terus berkembang sebagai sarana edukasi yang memberikan kontribusi positif pada pendidikan di Indonesia. Doa kami untuk kesuksesan dan kebermanfaatan yang terus bertambah, sehingga niat baik dalam penyelenggaraan pendidikan dapat terwujud sepenuhnya.

Related posts